Yuk, Coba Jalur Sepeda Baru di Kota Palembang!

Sama seperti kota-kota besar lainnya, Palembang kini juga memiliki rute sepedanya sendiri.

Kegiatan bersepeda saat ini menjadi salah satu tren berolahraga yang digandrungi seluruh elemen masyarakat, baik tua dan muda. Sama seperti kota-kota lainnya, Palembang juga telah menyediakan rute bersepeda khusus untuk Tur Sepeda Palembang.

Tidak hanya rutenya saja yang disiapkan, pemerintah Kota Palembang juga menyediakan 15 titik parkir sepeda untuk memudahkan dan menambah kenyamanan para pesepeda yang ingin menelusuri keindangan Kota Palembang ini.

Jalur Khusus Sepeda di Palembang

Penetapan jalur tur sepeda Palembang ini berdasarkan SK Walikota Palembang bernomor 19/KPTS/DISHUB/2020 mengenai penetapan kawasan tanpa kendaraan bermotor dan jalur khusus untuk sepeda. Jalur sepeda tersebut berlaku pada Senin hingga Minggu yang dibuka pada pagi dan sore hari.

Jalur dibuka pada pagi hari dari pukul 05.00 hingga pukul 10.00 WIB sedangkan pada sore hari, jalur dibuka mulai pukul 15.00 sampai pukul 19.00 WIB. Keputusan tersebut telah berlaku sejak tanggal 28 Juli 2020 lalu.

Rute Sepeda di Palembang

Rute tur sepeda Palembang sendiri terdiri dari 3 rute, yaitu :

Rute 1

Rute 1 sendiri memiliki panjang sekitar 4 km yang melewati Jalan Tasik lalu Jalan Merdeka hingga simpang kantor wali kota dilanjutkan melewati Jalan Rumah Bari kemudian Jalan Palembang Darussalam, Jalan Sekanak, Jalan Merdeka, dan kembali lagi di Jalan Tasik.

Rute 2

Panjang rute kedua mencapai 12 km, lebih panjang daripada dua rute lainnya, melewati kawasan Jakabaring Sport City kemudian Jalan Gubernur A. Bastari dilanjutkan ke Jalan HM Ryacudu, lalu melewati Jembatan Ampera dan Jalan Merdeka, lalu ke Jalan Rumah Bari dan berakhir di Jalan BKB.

Rute 3

Total panjang rute mencapai 6 km dan melalui Jalan Kambang Iwak kemudian Jalan Tasik, lalu Jalan Ki Renggo Wirosantiko, melalui Jalan Kapten A. Rivai, Jalan POM IX, melewati Jalan Sumpah Pemuda dan Jalan Angkatan 45, kembali ke Jalan Kapten A. Rifai lalu Jalan Ahmad Dahlan hingga kembali lagi ke Jalan Tasik.

Tidak hanya rute sepeda saja, pemkot Palembang juga menetapkan jalur bebas kendaraan bermotor untuk kegiatan car free day yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berolahraga atau berjalan-jalan santai. Kawasan car free day sendiri ditetapkan di Jalan Tasik dan Jalan Palembang Darussalam, tepatnya dekat area Benteng Kuto Besak.

Tersedia Area Parkir

Area parkir sepeda khusus untuk memfasilitasi tur sepeda Palembang juga dibangun. Tempat parkir ini sudah dibangun di beberapa lokasi, seperti di Jalan Merdeka, Jakabaring Sport City, Jalan Kapten A. Rivai, dan POM IX. Tempat parkir memiliki struktur bangunan menggunakan besi dan bercat biru. Tempat parkir juga dilengkapi atap untuk melindungi sepeda dari panas terik matahari dan hujan.

Area parkir sepeda ini diharapkan dapat lebih memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para pesepeda, baik masyarakat lokal maupun turis dari luar Kota Palembang.

Bila ingin menjajal jalur sepeda yang lebih menantang, kita bisa berkunjung ke Gandus Bike Park. Di Gandus, tersedia trek sepeda yang cukup menantang, adanya tanjakan dan turunan hingga jalur berlumpur. Trek yang tersedia memang cukup menguji adrenalin sehingga menjadi favorit para pesepeda off road.

Di Gandus sendiri masih terdapat lahan yang luas dan masih terdiri dari hutan. Jenis rutenya sendiri termasuk single track dengan keluar dan masuk hutan dengan jarak sekitar 16 km.

Bagaimana? Tertarik untuk menjajal bersepeda di Kota Palembang? Jangan lupa tetap jaga keamanan dan keselamatan saat bersepeda ya.

Berminat Gabung dengan Komunitas Sepeda? Sebelum Join, simakdulu profilnya.

Bintaro LoopCilodong Bikers 1alam sutera cycling club logo
Komunitas Bintaro LoopKomunitas Cilodong BikersAlam Sutera Cycling Club
bike2work logokomunitas 301 Cycling Club Jakartabike Brownsugar Cycling Club
BIKE TO WORK INDONESIA301 Cycling Club JakartaBrownsugar Cycling Club

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka
Tinggalkan komen