Xiaomi Investasikan 1,55 Miliar Dolar untuk Bisnis Mobil Elektrik

Xiaomi cucurkan modal miliaran Dolar untuk memulai bisnis mobil elektrik dengan fitur automatic driving. Berikut ringkasan kabar terkininya.

Tikum EV – Kalau dengar kata “Xiaomi”, apa yang ada di pikiran SobatTikum? Mungkin ponsel pintar murah yang cukup populer di Indonesia. Akan tetapi, nama Xiaomi mungkin akan identik dengan produk lain: mobil elektrik. Setelah menanamkan modal yang cukup besar dan membuat pengumuman resmi, Xiaomi siap bersaing dengan produsen mobil elektrik lain untuk merebut pasar yang semakin meluas di masa depan, baik di Tiongkok maupun negara lain.

Modal dan Rencana Bisnis Xiaomi

Lei Jun, CEO Xiaomi, mengumumkan keputusan bisnis Xiaomi dalam konferensi pers tanggal 30 Maret di Beijing. Xiaomi menanamkan modal sebesar 1,55 miliar Dolar atau sekitar 10 triliun Yuan. Xiaomi juga telah secara resmi mendaftarkan nama Xiaomi EV, Inc. sebagai divisi kendaraan elektrik perusahaan tersebut. Modal tersebut rencananya akan menopang rencana bisnis mobil elektrik Xiaomi hingga minimal 10 tahun ke depan.

Menurut Lei Jun, Xiaomi EV, Inc. telah memiliki karyawan sejumlah 300 orang yang siap melaksanakan rencana inovasi, penelitian, pemasaran, serta produksi hingga mobil Xiaomi memasuki pasar. Tim inovasi Xiaomi EV juga diklaim telah melakukan riset pasar selama lima bulan sebelum Lei Jun mengumumkan keputusan bisnis baru Xiaomi tersebut.

Xiaomi kabarnya juga telah menghubungi beberapa rekan industri untuk menyegel kerja sama dalam pengembangan teknologi mobil elektrik. Walau saat ini Xiaomi masih identik dengan ponsel pintar, perusahaan ini berencana mengurangi ketergantungan pemasukan pada produk ini dengan membuat produk-produk terkait teknologi internet. Xiaomi berharap bahwa mobil elektrik bisa menjadi salah satu sumber laba di masa depan.

Akuisisi untuk Dukung Investasi

Riset pasar dan penanaman modal bukan satu-satunya strategi Xiaomi dalam memulai bisnis kendaraan elektrik pertamanya. Pada tanggal 25 Agustus lalu, Xiaomi secara resmi mengumumkan bahwa mereka telah melakukan akuisis terhadap Deepmotion, perusahaan yang memproduksi teknologi mengemudi otomatis (automatic driving). Proses akuisisi tersebut menghabiskan modal sejumlah 77,37 miliar Dolar dan membuktikan keseriusan Xiaomi dalam memulai perjalanan menuju bisnis barunya.

Mengapa melakukan akuisisi besar bahkan sebelum mengumumka produk pertama yang akan diluncurkan? Hal ini karena Xiaomi ingin meningkatkan daya saing mereka di tengah pasar mobil elektrik yang semakin ramai oleh pesaing. Fitur kemudi otomatis jelas akan menambah poin positif pada fitur yang akan ditawarkan produk masa depan Xiaomi.

Dengan akuisisi Deepmotion, Xiaomi berharap untuk ikut memasuki tren kendaraan masa depan. Langkah ini juga dilakukan untuk menyusul raksasa bisnis seperti Amazon yang telah melakukan akuisisi terhadap perusahaan serupa Deepmotion, Zoox, pada tahun 2020.

Model Apa yang Akan Diproduksi?

Xiaomi belum mengumumkan model resmi kendaraan yang akan diproduksi. Akan tetapi, Xiaomi tampaknya sudah siap untuk bersaing dengan Tesla serta raksasa otomotif Tiongkok pembuat kendaraan elektrik, seperti Xpeng dan Nio. Ada kemungkinan Xiaomi akan menelurkan model sedan elektrik untuk bersaing dengan produk yang sudah ada, walau hal ini belum pasti.

Walau menghadapi persaingan ketat, Xiaomi yakin akan mampu berjaya di pasar mobil elektrik yang semakin meluas, terutama dengan fitur kemudi otomatis. Hal ini ditunjukkan lewat beberapa hasil studi terkait teknologi tersebut, misalnya semakin banyaknya bisnis dengan armada yang mengadopsi fitur self-driving, serta kebangkitan Tiongkok sebagai salah satu raksasa kendaraan elektrik berfitur kemudi otomatis.

Kesimpulannya? Xiaomi mungkin masih populer sebagai merek ponsel pintar zaman sekarang. Akan tetapi, SobatTikum bisa ikuti perjalanan perusahaan ini dalam sepuluh tahun ke depan. Siapa tahu, SobatTikum bisa melihat langsung atau bahkan menjadi pemilik pertama mobil elektrik buatan Xiaomi!

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka