Wisata Sejarah Menara Air Kereta Api di Indonesia, Bukti Sejarah Era Penjajahan

Tahukah Anda tentang sejarah perkeretaapian di negeri ini? Jika belum, sekilas sejarahnya lewat 6 menara air kereta api di Indonesia

Menara Air Kereta Api

Tikum.id Travel – Tahukah Anda tentang sejarah perkeretaapian di negeri ini? Jika belum, pelajari sekilas sejarahnya lewat 6 menara air kereta api di Indonesia berikut!

Perkeretaapian Indonesia memiliki sejarah yang panjang. Negeri kita ini bahkan punya jalur kereta api tertua kedua di Asia—setelah India. Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, hasil pertanian setelah periode tanam paksa mulai dipasarkan secara internasional. Demi mendukung rencana tersebut, para pejabat Hindia Belanda memutuskan untuk membangun kereta api sebagai transportasi pengangkut hasil pertanian ke daerah-daerah pelabuhan.

Ada yang unik dari pembangunan jalur kereta api di masa penjajahan. Saat itu, pejabat Hindia Belanda menugaskan para pekerja untuk membangun menara air. Bangunan ini berfungsi sebagai penampungan air bersih untuk memperlancar sistem perkeretaapian. Meski sudah lebih dari seabad, menara-menara air tersebut masih berdiri hingga sekarang.

Ingin tahu di mana saja lokasi menara air kereta api di Indonesia? Mari cari tahu lewat pembahasan berikut!

Menara Air Balai Yasa Yogyakarta

<img data-lazyloaded=
Menara Air Kereta Api Balai Yasa Yogyakarta

Pertama, ada menara yang terletak di Balai Yasa Yogyakarta. Berbentuk seperti benteng, menara ini telah mengalami pemugaran dan berfungsi memasok air untuk kebutuhan operasional stasiun.

Menara Air Rangkasbitung

<img data-lazyloaded=
Menara Air Kereta Api Rangkasbitung

Menara air ini berada di dalam area Stasiun Rangkasbitung yang beralamat di Muara Ciujung Timur, Rangkasbitung, Lebak, Banten. Pada 1901, Stasiun Rangkasbitung menjadi satu-satunya stasiun besar di Banten dan terbilang sangat ramai di Daerah Operasi 1 Jakarta.

Menara Air Rangkasbitung kini dalam keadaan yang sudah usang. Bentuknya seperti benteng pertahanan serta memiliki pintu berwarna biru muda dan tiga ventilasi di setiap pintu. Walau tampak kuno, menara air ini termasuk aset bersejarah yang bisa Anda kunjungi.

Menara Air Semarang Poncol

<img data-lazyloaded=
Semarang Poncol

Menara air kereta api di Indonesia ini tampak berdiri kukuh dari kejauhan dengan tulisan “PONCOL” di bagian dindingnya. Menara Air Semarang Poncol masih sangat terawat dan bermanfaat untuk keperluan stasiun.

Menara Air Stasiun Cirebon

<img data-lazyloaded=
Stasiun Cirebon – courtesy: Kereta Api Indonesia

Berada di seberang bangunan utama Stasiun Cirebon, menara air ini beralamat di Kebon Baru, Cirebon, Kota Madya Cirebon. Pada sisi bangunannya, terdapat kata “CIREBON +4 M” yang menunjukkan bahwa menara air tersebut terletak 4 meter di atas permukaan laut.

Menara Air Stasiun Cirebon didirikan sekitar 1910–1912 bersamaan dengan pembangunan jalur kereta api Cikampek–Cirebon. Pembangunan ini diprakarsai oleh perusahaan kereta api negara, Staatsspoorwegen. Menara Air Stasiun Cirebon baru dipakai secara resmi pada 3 Juni 1912.

Menara air ini berukuran sangat besar dan tampak masih sangat terawat. Dahulu, Menara Air Stasiun Cirebon digunakan untuk menggerakkan lokomotif uap. Namun, setelah lokomotif uap tidak lagi beroperasi, menara ini masih dimanfaatkan sebagai penampungan pasokan air untuk keperluan operasional stasiun.

Menara Air Ketanggungan

<img data-lazyloaded=
Menara Air Ketanggungan

Staatsspoorwegen membangun menara air ini pada 1914–1915. Menara Air Ketanggungan memiliki struktur beton, berbentuk segi enam, dan memiliki ketinggian 12 meter di atas permukaan laut.

Menara Air Stasiun Sindanglaut

<img data-lazyloaded=
Stasiun Sindanglaut

Menara yang terletak di Sindanglaut, Lemabahang, Cirebon, ini punya ketinggian 14 meter di atas permukaan laut dan sudah berteknologi beton. Sejak dibangun pada 1914–1915, Menara Air Stasiun Cirebon masih difungsikan untuk memenuhi kebutuhan air di stasiun.

Itulah 6 menara air kereta api di Indonesia yang masih berdiri hingga saat ini. Bangunan-bangunan ini tidak diruntuhkan karena pemerintah Indonesia memutuskan untuk menjadikannya sebagai aset bersejarah. Anda pun bisa mengecek info terkait menara air kereta api tadi di situs web KAI.

Tertarik untuk menengok bangunan-bangunan tersebut? Langsung saja kunjungi stasiun dari masing-masing menara air dan ajak orang-orang terdekat Anda untuk berwisata sejarah!

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka