Wanita yang Mencatat Sejarah di Awal 2022

Untuk memperingati Hari Wanita Internasional, mari kita lihat siapa saja wanita hebat yang berhasil mencatatkan sejarah di awal tahun ini!

Wanita yang Mencatat Sejarah

Untuk memperingati Hari Wanita Internasional, mari kita lihat siapa saja wanita hebat yang berhasil mencatatkan sejarah di awal tahun ini!

<img data-lazyloaded=
Wanita yang Mencatat Sejarah di Awal 2022

Setiap bulan Maret tepatnya tanggal 8, selalu diperingati sebagai Hari Wanita Internasional atau International Women’s Day. Ini menjadi waktu terbaik bagi para wanita untuk merayakan keberhasilan dan pencapaian-pencapaian mereka. Meski tahun 2022 belum lama berjalan, tapi ternyata sudah banyak wanita-wanita di berbagai belahan dunia yang mencetak sejarah.

Siapa saja nama-nama wanita hebat yang berhasil mengukir prestasi di awal tahun 2022 ini? Yuk simak beberapa di antaranya berikut ini!

Maya Angelou

Mendiang penulis sekaligus aktivis asal Amerika Serikat, Maya Angelou menjadi wanita kulit hitam pertama yang muncul di kepingan koin 25 sen. United States Mint sendiri mulai meluncurkan koin tersebut pada 11 Januari 2022.

Koin itu merupakan bagian dari American Women Quarters Program yang juga menampilkan beberapa wanita berprestasi lainnya di Amerika Serikat termasuk Anna May Wong, bintang film Hollywood Tionghoa-Amerika pertama dalam sejarah.

Antonette Wemyss Gorman

Ada banyak sosok wanita hebat di dunia ini yang berjuang demi kesetaraan gender. Antonette Wemyss Gorman. Dia diangkat pada bulan Januari lalu sebagai wanita pertama yang memimpin militer di Jamaika. Selama 29 tahun kariernya, Laksamana Muda Antonette Wemyss Gorman telah menghadapi berbagai bahaya termasuk seksisme.

Gorman menyebut bahwa selama ini dia tidak pernah fokus pada kenyataan bahwa dirinya adalah seorang perempuan. Menurutnya adalah sebuah kesalahan jika menganggap jenis kelamin sebagai sebuah batasan untuk melakukan sesuatu.

Xiomara Castro

Xiomara Castro dilantik sebagai presiden wanita pertama di Honduras pada akhir Januari. Di antara sekian banyak pendukungnya, ada Wakil Presiden Amerika Serikat, Kamala Harris yang ikut bersorak atas kemenangannya. Harris menjanjikan dukungan pemerintah Amerika Serikat untuk membendung migrasi dan memerangi korupsi di Amerika Tengah.

Preet Chandi

Ketika Preet Chandi, seorang perwira tentara Inggris memulai ekspedisi solonya ke Kutub Selatan, dia melakukannya untuk menginspirasi keponakannya yang berusia 8 tahun. Chandi ingin agar sang keponakan tumbuh tanpa batas dan mengetahui bahwa ada begitu banyak kemungkinan yang bisa diraihnya dalam hidup.

Dengan menyelesaikan tantangan ekspedisinya ini, Chandi berharap bisa menginspirasi generasi muda untuk terus berjuang meraih apa yang mereka inginkan. Chandi menjadi wanita kulit berwarna pertama yang menyelesaikan perjalanan solo tanpa dukungan dari siapapun.

Ayesha Malik

Hakim Ayesha Malik diangkat sebagai Hakim Mahkamah Agung Wanita pertama di Pakistan pada bulan Januari lalu. Ini merupakan sebuah sejarah penting, tidak hanya bagi kaum wanita di Pakistan, tapi juga bagi negara tersebut secara keseluruhan. Sekretaris Parlemen dari partai Pakistan yang berkuasa, Tehreek-e-Insaf menganggap bahwa ini adalah sebuah langkah untuk ‘menghancurkan langit-langit kaca’.

Jane Campion

Sutradara film asal Selandia Baru, Jane Campion menjadi wanita pertama yang menerima beberapa nominasi Oscar untuk kategori sutradara terbaik saat dia dinominasikan untuk The Power of the Dog pada bulan Februari. Ini tepat 20 tahun setelah dia dinominasikan pada tahun 1993 untuk film The Piano.

Dalam sejarah Oscar, hanya ada 7 wanita yang dinominasikan untuk sutradara terbaik dan hanya 2 orang yang memenangkannya yakni Kathryn Bigelow untuk The Hurt Locker pada tahun 2010 dan Chloé Zhao untuk Nomadland pada tahun 2021.

Itu dia beberapa wanita yang sukses mencatatkan sejarah di awal tahun 2022 ini. Siapa yang paling Anda favoritkan?

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka