Bersepeda di Tengah Pandemi? Manfaatkan Virtual Indoor Cycling Apps Berikut!

Tikum Tech – Mengayuh sepeda atau bicycle telah menjadi gaya hidup bagi sebagian orang. Ya, dewasa ini, masyarakat umumnya memfungsikan sepeda dengan beragam tujuan, mulai dari sarana penyaluran hobi hingga alat transportasi harian. Itulah mengapa Anda kerap melihat pesepeda lalu-lalang di jalanan tiap harinya.

Sayangnya, peningkatan kasus Covid-19 serta Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat ini memaksa masyarakat untuk membatasi aktivitas luar ruangan, termasuk kegiatan bersepeda. Namun begitu, Anda tidak perlu merasa khawatir karena kecanggihan teknologi sekarang ini bisa memfasilitasi siapa pun yang ingin terus aktif bersepeda dari dalam rumah melalui layanan virtual indoor cycling apps.

<img data-lazyloaded=

Apa Itu Virtual Indoor Cycling?

Bila diterjemahkan secara bebas, virtual indoor cycling adalah bersepeda dalam ruangan secara virtual. Tenang! Walaupun dilakukan di dalam sebuah tempat tertutup, seperti rumah, kantor ataupun gym, pesepeda tetap bisa merasakan sensasi bersepeda di luar ruangan secara nyata dengan menggunakan aplikasi khusus.

Menariknya lagi, dengan bantuan apps tersebut, Anda bahkan dapat menentukan rute bersepeda sesuai keinginan, misalnya jalan raya perkotaan, pegunungan, kawasan wisata luar negeri, dan lain-lain.

Jadi, sudah pasang virtual indoor cycling apps?

5 Aplikasi Virtual Indoor Cycling Terbaik buat Dicoba
Bawa kesenangan bersepeda ke dalam rumah dengan lima aplikasi berikut. Akan tetapi, sebelum memulai, pastikan Anda memiliki perangkat yang mendukung teknologi ini, yaitu smartphone dan smart TV.

Zwift

Dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan cyclist, Zwift menyediakan analisis performa, mulai dari perhitungan jarak, heart rate, kekuatan kayuhan, dan sebagainya. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan pengalaman di lebih dari 130 rute keren, seperti di jalanan kota Inggris, Pegunungan Alpen, dan berbagai tempat menakjubkan lainnya.

Rouvy

Aplikasi ini sudah tersedia di Apple Store dan Google Play Store sejak Februari 2020 lalu. Satu tahun berjalan, pengembang menawarkan banyak fitur menarik bagi penggunanya, antara lain augmented routes, 4k-ready video quality, avatars, intuitive UI, dan masih banyak lagi. Intinya, bersepeda indoor dengan Rouvy menghadirkan pengalaman nyata tidak terlupakan.

The Sufferfest

Didesain khusus oleh pakar olahraga kelas dunia, The Sufferfest sangat cocok buat Anda yang mengidamkan sesi latihan sepeda dengan kecepatan dan kekuatan. Selain itu, The Sufferfest juga menantang penggunanya untuk bergabung di berbagai ajang lomba balap sepeda terbesar dunia, seperti Le de Tour France, Giro d’Italia, dan UCI (Union Cycliste Internationale).

FulGaz

Simulator bersepeda realistis ini sudah bisa diunduh melalui Google Play Store sejak Desember 2019 lalu. Anda perlu meng-upgrade akun jika ingin mengakses FulGaz secara penuh. Namun, bila hanya ingin uji coba saja, pengembang menyediakan 14 hari free trial buat pelanggan barunya.

Bkool

First-person view, 3D avatar, atau peta adalah tiga opsi tampilan yang bisa Anda manfaatkan di aplikasi ini. Selanjutnya, BKool memanjakan penggunanya dengan penawaran rute bersepeda terbaik tiap benua di dunia. Jika Anda tertarik untuk jadi anggota premium, siapkan dana berlangganan bulanan.

Keunggulan Bersepeda dalam Ruangan

Tidak kalah bermanfaatnya dengan bersepeda di luar ruangan, virtual indoor cycling juga memberikan banyak kelebihan, antara lain:

Aktivitas bersepeda bisa dilakukan kapan pun, pagi, siang, sore, bahkan malam hari tanpa perasaan waswas akan faktor keamanan.

Bebas dari rasa khawatir akan kondisi cuaca saat bersepeda.

Cocok dilakukan oleh pesepeda dengan keterbatasan waktu.

Bersepeda jadi lebih fokus dan aman karena tidak akan terganggu dengan keadaan lalu lintas sekitar, seperti motor, mobil, lubang, traffic lights, dan sebagainya.

Sesi latihan jadi makin terarah dan terstruktur dengan bantuan hasil analisis aplikasi.

Kesimpulannya, dengan kelima virtual indoor cycling apps di atas, hobi Anda akan olahraga sepeda (bicycle) tetap bisa tersalurkan meski pandemi masih mengintai. Nah, aplikasi mana yang jadi pilihan?

Anda mungkin suka