Vespa 60’s Jabodetabek, Markas Komunitas Penggemar Vespa Klasik

Vespa yang diproduksi tahun 60an ternyata sangat populer di Indonesia. Walau masuk kategori barang klasik, Namun kendaran ini tetap punya daya tarik tersendiri bagi para penggemar Vespa60s

Vespa 60’s Jabodetabek

Tikum Motor – Vespa pertama kali diluncurkan pada tahun 1946. Namun, jika kita ingin membahas tentang sejarah sepeda motor asal negeri Sphagetti ini di dunia, mari kita mulai lebih dulu dari sang ‘Founder’ Vespa yaitu Piaggio.

Piaggio adalah produsen sepeda motor yang sudah berdiri lebih dari seabad, tepatnya pada tahun 1884 yang didirikan di Genoa, Italia oleh Rinaldo Piaggio. Pada awalnya Piaggio memang tidak langsung memproduksi motor atau skuter, melainkan produsen Kereta Api, Gerbong Kereta, Body Truck, hingga Mesin Berkapasitas besar.

<img data-lazyloaded=
Vespa 60’s Jabodetabek

Dibalik kesuksesan skuter, ternyata Enrico Piaggio pernah meminta kepada seorang insinyur handal bernama Corradino D’Ascanio, untuk merancang mesin baru dan membuat kendaraan roda dua yang berbeda. Hingga akhirnya D’Ascanio memindahkan perseneling ke setang kemudi, membuat pelindung kaki, dan alas kaki sehingga wanita juga bisa mengendarainya dengan rok, hingga menyembunyikan bagian mesin untuk menjaga pengendaranya dan pakaian mereka tetap bersih.

Beberapa Vespa klasik yang ikonik pada era 60an adalah Vespa 150 (VBA), Vespa Dali, Vespa 50, Vespa 90 Super Sprint, Vespa Alpha, Vespa 125 Primavera, Vespa 180 Rally. Bahkan, bagi sebagian orang mereka rela ‘berburu’ Vespa ini ke daerah hingga luar negeri. Apa lagi jika berhasil merestorasi dari keadaan rusak hingga menjadi seperti baru kembali. Wah, menarik ya Sobat Tikum!

Lalu seperti apa perkembangan kendaran klasik ini di Indonesia? apakah sudah terlupakan?
Ternyata jawabannya adalah Tidak. Karena ternyata di Indonesia terdapat sekumpulan penggemar Vespa 60s yang berasal dari komunitas Vespa 60s Jabodetabek.

Komunitas Vespa 60s Jabodetabek resmi terbentuk pada 17 Agustus 2021 di Yogyakarta bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Vespa 60s berdiri atas prakarsa beberapa orang, yaitu: M. Husni, Kisay, Bangkit, Regy, dan Denis. Saat ini komunitas Vespa 60s diketuai oleh Muhammad Husni Budiman atau yang akrab disapa Uniel.

<img data-lazyloaded=
(Ketua Umum Vespa 60s Jabodetabek)

VISI Vespa 60’s adalah ingin menjadi wadah yang menghimpun para pengendara vespa
tahun 60an yaitu (VBA, VBB, VNA, VNB, VGLA, VGLB, GS) dengan ciri khas kepala bulat, tepong bulat/endog sekaligus sebagai sarana silaturahmi dan kreativitas.
MISI komunitas terdiri dari:

  • Mempererat tali persaudaraan dengan pertemuan rutin dan kegiatan touring bulanan atau tahunan dengan konsep solidaritas.
  • Menjadi contoh dalam etika berkendara yang baik dan benar sesuai dengan peraturan yang berlaku bagi sesama pengendara vespa khususnya dan masyarakat luas pada umumnya.
  • Melakukan kegiatan edukatif dan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi alam dan sesama.

Kami bertanya kepada Bro Uniel mengapa memilih vespa tahun 60an sebagai pilihan tunggangan dan hobi dibanding seri Vespa lain yang mungkin tergolong baru dan modern?

Uniel menjawab “Selain Vespa 60s adalah sebuah hobi yang menarik tentunya merawat kendaraan ini bagi saya merupakan sebuah ‘Investasi’ yang butuh ketelitian dan penuh cinta dalam merawatnya”

<img data-lazyloaded=
Vespa 60’s Jabodetabek

Sejak terbentuk jumlah members Vespa 60s sudah mencapai 200 orang yang tersebar di berbagai Provinsi dan kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.

Latar belakang para members juga sangat beragam dari berbagai usia dan profesi. Mulai dari usia remaja hingga usia senior, dengan profesi seperti pelajar, mahasiswa, aparatur sipil negara, professional swasta, pengusaha, dll. Semua perbedaan ini mampu dipersatukan dalam sebuah hobi Vespa.

Agenda kegiatan komunitas ini terbagi dalam tiga periode, mulai dari mingguan, bulanan, dan tahunan. Berikut beberapa kegiatan Vespa 60s

  • Mingguan: kumpul bersama (Kopdar) dan Berkendara keliling kota (Sunday Morning Ride/Sunmori)
  • Bulanan: Touring jarak pendek, sedang, atau jauh
  • Tahunan: kegiatan family gathering, wisata ke tempat-tempat baru, hingga perayaan ulang tahun komunitas
  • Kegiatan khusus: melakukan bakti sosial, charity, dan turut mensukseskan program pemerintah yaitu vaksin covid-19 saat pandemic seperti saat ini

Rute terjauh yang pernah dilakukan komunitas ini adalah mencapai kota Bandung. Namun, bukan tidak mungkin seiring waktu nanti mereka akan menjangkau berbagai kota lain di Indonesia, sambil menunggu situasi pandemi covid-19 mereda.

<img data-lazyloaded=
Vespa 60’s Jabodetabek
<img data-lazyloaded=
Vespa 60’s Jabodetabek
<img data-lazyloaded=
Vespa 60’s Jabodetabek
<img data-lazyloaded=
Vespa 60’s Jabodetabek

Walau vespa itu memang butuh ‘Ketelitian’ dalam merawatnya. Namun, justru hal itu yang menjadi kelebihan motor klasik ini. Anda juga wajib kreatif jika vespa-mu rusak di tengah jalan. Akan tetapi, walau mesin sudah tergolong tua, dengan bernaung dibawah komunitas seperti ini maka kebutuhan dan informasi tentang spare part vespa rasanya akan mudah dicari dengan cara-cara yang juga kreatif.

Bagaimana Sobat Tikum, Anda penggemar atau pemilik Vespa khususnya produksi tahun 60an?
Jika Anda ingin bergabung menjadi anggota resmi komunitas ini, silahkan menghubungi akun resmi sosial media Instagram @60s_jabodetabek untuk mendapatkan keterangan selengkapnya tentang proses menjadi anggota resmi.

Kami bangga bisa menjadi bagian dalam mensosialisasikan klub vespa yang keren ini. Semoga melalui hobi otomotif Vespa dapat terus mempererat tali silaturahmi dan memperpanjang rejeki ya.

Satu Vespa, Sejuta Saudara.

“To some people, riding a Vespa is a spiritual experience.”

Queen Latifah

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka