Fakta Piala Dunia, Trofi dan Desain Tidak Pernah Berubah Sejak 1974

Tikum.id Bola – Lantas apakah ada desain trofi Piala Dunia lainnya sebelum desain yang kita kenal sekarang? Lalu, bagaimana nasib trofi sebelumnya?

<img data-lazyloaded=

Sebagai olahraga yang paling digemari di seluruh dunia, rasanya tidak mungkin ada orang yang tidak pernah mendengar tentang Piala Dunia sepak bola. Turnamen empat tahunan dengan nama resmi FIFA World Cup ini menjadi perayaan universal yang ditunggu-tunggu di setiap sudut dunia. Akan tetapi, tahukah kamu kalau desain trofi Piala Dunia yang ikonik itu tidak pernah mengalami perubahan selama hampir 50 tahun?

Trofi Jules Rimet (1930 – 1970)

Sepanjang sejarah pergelaran Piala Dunia, trofi yang kita kenal sekarang bukanlah trofi yang pertama kali diperebutkan. Trofi pertama yang diperebutkan, Victory, dibuat oleh seorang pematung asal Perancis bernama Abel Lafleur. Pada 1946, nama Victory diganti menjadi Jules Rimet Trophy (Piala Jules Rimet) untuk menghormati Jules Rimet, Presiden FIFA yang memimpin proses pemilihan untuk menyelenggarakan kejuaraan ini.

Dalam pembuatannya Lafleur menggunakan bahan dasar perak sterling yang dilapis emas dan diletakkan di atas dasar berbahan lazuardi. Bagian kaki piala ini kemudian diganti pada 1954 untuk mengakomodir lebih banyak informasi mengenai negara-negara yang menjadi Juara Dunia.

Hak kepemilikan atas trofi Jules Rimet yang asli diserahkan kepada Brasil selaku tim yang berhasil menyabet titel Juara Dunia untuk ketiga kalinya pada 1970. Sayangnya, pada 1983, trofi ini dicuri dari etalase pamernya di markas Konfederasi Sepakbola Brasil. Sejak saat itu, keberadaan trofi ini tidak pernah diketahui.

Trofi FIFA World Cup (1974 – Sekarang)

Trofi Piala Dunia kedua yang diperebutkan sejak 1974 sampai sekarang dibuat oleh seniman Italia Silvio Gazzaniga yang terpilih di antara 52 seniman lainnya yang menawarkan jasanya. Gazzaniga membuat trofi ini menggunakan bahan dasar emas 18 karat seberat 6,175 kilogram di atas dasar yang dibuat dari dua lapis perunggu malachite. Trofi ini diproduksi oleh perusahaan GDE Bertoni yang bermarkas di Milan, Italia.

Trofi kedua ini menggambarkan bola dunia yang diusung oleh dua figur manusia. Menurut Gazzaniga, desain ini melambangkan figur dua orang atlet yang sedang melayang dalam euforia kemenangan. Berbeda dengan trofi Jules Rimet yang memungkinkan kepemilikannya berpindah tangan, kepemilikan trofi ini tidak akan diserahkan kepada Juara Dunia. Negara yang memenangkan Piala Dunia akan mendapatkan trofi replika yang dibuat dari perunggu berlapis emas. Awalnya, tim Juara Dunia berhak menyimpan trofi Piala Dunia yang asli di negaranya hingga pemenang dari Piala Dunia selanjutnya sudah ditentukan. Kini, Piala Dunia yang asli disimpan secara permanen di FIFA World Football Museum di Zurich, Swiss.

Valuasi

Berapa valuasi dari kedua trofi ini belum diketahui secara pasti. Replika trofi Jules Rimet pernah mencapai harga £254.500 dalam sebuah pelelangan tahun 1997. Penawaran fantastis ini dipengaruhi spekulasi bahwa piala yang dilelang merupakan piala asli, bukan replika. Akan tetapi, FIFA selaku pemenang lelang mengumumkan bahwa piala tersebut merupakan replika berdasarkan hasil tes secara menyeluruh.

Untuk trofi Piala Dunia yang sekarang, situs thenationalnews.com melakukan prakiraan valuasi berdasarkan harga emas yang digunakan sebagai bahan dasar trofi. Hasilnya, nilai emasnya saja menyentuh angka $250.000. Nilai keseluruhan trofi ini sendiri, mengingat nilai historis dan euforia yang melekat dalam setiap gelaran Piala Dunia, bisa saja berkali-kali lipat dari harga emasnya.

Demikian pembahasan mengenai trofi Piala Dunia yang desainnya tidak pernah berubah sejak 1974. Tertarik dengan informasi lainnya seputar dunia sepak bola? Simak artikel lainnya yuk!

Anda mungkin suka