Transfer Pelatih Termahal Dunia 2022, Graham Potter Nomor 2

Berikut adalah 5 teratas daftar pelatih dengan nilai transfer paling mahal pasca Graham Potter tinggalkan Brighton untuk Chelsea

Berikut adalah 5 teratas daftar pelatih dengan nilai transfer paling mahal pasca Graham Potter tinggalkan Brighton untuk Chelsea.

<img data-lazyloaded=

Baru-baru ini, Graham Potter meninggalkan Brighton demi menjadi pelatih baru Chelsea usai ditebus dengan harga yang tidak murah. Alhasil, dia sekarang masuk dalam jajaran lima besar transfer pelatih paling mahal sepanjang sejarah. Selain Potter, siapa saja empat pelatih lainnya? Berikut daftarnya.

1. Julian Nagelsmann (RB Leipzig ke Bayern Munchen)

Sejauh ini, Julian Nagelsmann masih bertahan di urutan pertama dalam daftar pelatih dengan biaya transfer termahal. Hal itu bermula sejak tahun 2021 saat Bayern Munchen menebus 25 juta euro untuk memboyong pelatih asal Jerman ini dari RB Leipzig.

Mengingat dampak besar yang dimiliki Nagelsmann di Bundesliga dan Liga Champions, tentu tidak mengejutkan jika Bayern sangat yakin kalau pria 35 tahun itu sepadan dengan harganya.

2. Graham Potter (Brighton ke Chelsea)

Posisi kedua transfer pelatih termahal ditempati oleh Graham Potter yang menggeser Andre Villas-Boas ke posisi 3. Pelatih dan mantan pemain asal Inggris itu belum lama ini resmi jadi pelatih baru Chelsea menyusul pemecatan mendadak Thomas Tuchel.

Menurut laporan dari Transfermarkt, Chelsea menggelontorkan uang sebesar 20 juta pounds (23 juta euro) untuk membujuk Brighton agar berpisah dengan bos mereka.

Konon, reputasi Potter sebagai pelatih adalah salah satu yang terbaik dalam permainan Inggris. Dalam siaran pers yang mengumumkan penunjukannya, Boehly menyebut bos baru Chelsea itu sebagai pelatih yang terbukti dan inovator di Liga Premier yang sesuai dengan visi mereka untuk klub.

3. Andre Villas-Boas (Porto ke Chelsea)

Pelatih mahal umumnya diyakini bakal membawa kesuksesan tim. Namun, kepindahan Boas ke Chelsea bisa jadi bukti kalau biaya fantastis tidak selalu membuahkan hasil yang menggembirakan.

Andre Villas-Boas seharusnya jadi penerus Mourinho dan Chelsea secara sigap merebutnya dari Porto dengan tebusan 15 juta euro pada tahun 2011.

Villas-Boas yang saat itu baru berusia 33 tahun telah membawa Porto meraih quadruple dengan memenangkan liga, piala, Piala Super dan Liga Eropa serta tak terkalahkan di tingkat domestik sepanjang musim. Bos Portugal itu datang dengan janji besar tetapi terbukti jadi kesalahan mahal. Dia hanya sembilan bulan bertugas di Chelsea sebelum akhirnya didepak.

4. Brendan Rodgers (Celtic ke Leicester)

Leicester City perlu move on setelah masa stagnasi di bawah Claude Puel. Mereka lalu menunjuk Rodgers yang meninggalkan Celtic untuk kembali ke Liga Premier dengan bayaran tinggi.

Biaya 10.5 juta euro yang digelontorkan Leicester jadi terlihat murah setelah Rodgers berhasil mengubah tim yang kurang bersemangat di bawah asuhan Claude Puel menjadi lebih bersemangat dan hampir mengamankan kualifikasi Liga Champions dua tahun berturut-turut.

5. Ruben Amorim (Braga ke Sporting CP)

Mantan gelandang Benfica Amorim banting setir jadi pelatih setelah pensiun di awal usia 30-an. Kiprahnya yang kurang dari tiga bulan di Braga sudah cukup untuk meyakinkan Sporting agar mau membayar 10 juta euro untuk mendapatkan tanda tangannya pada Maret 2020 silam.

Ruben Amorim telah berhasil memimpin Braga meraih 10 kemenangan dari 13 pertandingan. Namun, penunjukannya yang tergesa-gesa tersebut cukup mengejutkan seluruh Portugal.

Tampaknya Sporting telah melakukan langkah yang tepat. Ruben Amorim mampu mempertahankan rasio kemenangannya di angka lebih dari 70%. Dia juga berhasil membawa tim Sporting ke puncak Liga NOS dan ke jalur untuk gelar liga pertama mereka sejak 2002.

Nah, itulah tadi lima transfer pelatih termahal sepanjang sejarah pasca Graham Potter resmi jadi pelatih baru Chelsea. Mari, kita nantikan siapa sosok yang akan menggeser posisi mereka di masa depan.

Anda mungkin suka