Pilihan Training Mask saat Olah Raga di Masa Pandemi

Training Mask dapat mengefisiensi latihan dengan cara mengatur sistem udara yang dihirup paru-paru. Masker ini dapat meningkatkan kinerja fisik dengan menyimulasikan kondisi tubuh, karena memiliki saluran atau katup yang dapat disesuaikan untuk membatasi jumlah keluar masuknya oksigen

Tikum Olahraga – Penggunaan masker saat berolahraga di masa pandemi sempat menjadi kontroversi dan menimbulkan pro & kontra. Salah satunya adalah kendala pernafasan yang mungkin terjadi saat olahraga.

Pandemi covid-19 membuat semua orang melakukan berbagai perubahan pada gaya hidup. Penggunaan masker saat ini menjadi salah satu hal yang wajib dilakukan untuk menjaga penyebaran maupun penularan virus. Kekhawatiran masyarakat pada kondisi ini membuat aktivitas dilakukan masyarakat dengan menggunakan masker, termasuk berolahraga di ruang publik.

Perlu dipahami, kegiatan olahraga yang dilakukan akan membuat tubuh membutuhkan oksigen lebih banyak. Semakin intens olahraga yang dilakukan, semakin bertambah pula kebutuhan oksigen dalam tubuh. Namun kini ada Training Mask yang bisa menjadi solusinya.

Training Mask dapat mengefisiensi latihan dengan cara mengatur sistem udara yang dihirup paru-paru. Masker ini dapat meningkatkan kinerja fisik dengan menyimulasikan kondisi tubuh, karena memiliki saluran atau katup yang dapat disesuaikan untuk membatasi jumlah keluar masuknya oksigen. Berikut rekomendasi training mask:

1. Masker Bedah

Training Mask 1

Masker ini adalah jenis masker untuk pengunaan sekali pakai yang digunakan oleh tenaga medis saat menangani pasien. selain memiliki harga terjangkau dan mudah didapatkan, masker ini cocok juga untuk digunakan sehari-hari. Masker bedah dapat mencegah masuknya partikel besar yang berasal dari percikan dan paparan cairan tubuh orang lain saat batuk atau bersin.

2. Masker Kain

Training Mask 2

Masker dengan bahan kapas dan kain sutra sangat direkomendasikan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) setidaknya bisa dengan penggunaan dua lapis. Untuk kain masker kain tidak diperbolehkan menggunakan bahan kulit, vinil, atau denim. CDC menawarkan penggunaan bahan kapas, kain sutra, spandex dan polipropilen.

Dan untuk masker yang tidak direkomendasikan dipakai sambil berolahraga adalah:

Masker N95

Umumnya masker N95 ini digunakan oleh orang yang bekerja atau meneliti di sekitar zat berbahaya atau saat menangani asap akibat kebakaran hutan. Perlu diketahui bahwa penggunaaan N95 pun tidak boleh sembarangan. Beberapa orang masker ini tidak nyaman karena terlalu ketat sehingga membuat sulit bernafas dengan baik. Oleh karena itu, apabila seseorang menggunakan masker N95 dan tetap merasa nyaman saat bernafas maka dipastikan pemakaian masker ini salah.

Setelah tahu akan pilihan training mask, berikut beberapa tips olah raga saat pandemic yang bisa Anda praktikan.

  1. Hindari berolahraga secara berkelompok. Namun, jika ingin jogging atau bersepeda usahakan lakukan seorang diri.
  2. Selalu jaga jarak sesuai yang disarankan dan hindari berada segaris lurus dengan orang lain jika harus berolahraga secara berkelompok diluar keluarga inti di rumah.
  3. Selalu memilih rute olahraga yang sepi untuk menghindari kerumunan orang. Karena dengan begitu Anda dapat melepas masker saat olah raga.

Sebaiknya olah raga tetap rutin dilakukan guna membantu tubuh tetap fit dan prima sehingga daya tahan tubuh tetap optimal. Tapi pastikan jenis olah raga yang Anda lakukan masuk dalam kategori ringan, sedang atau berat, agar bisa menyesuaikan masker yang dipakai selama berolahraga dan tetap merasa nyaman.

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka