Todd Boehly, Si Pemilik Baru Chelsea FC Pasca Abramovich

Tikum.id Bola – Deal! Chelsea FC resmi dilepas Abramovich kepada Todd Boehly seharga Rp75 triliun. Siapa sosok Todd Boehly, bos Chelsea FC yang baru ini?

<img data-lazyloaded=
Todd Boehly Pemilik Chealse

Karena invasi Rusia ke Ukraina, Roman Abramovich—pemilik sebelumnya dari Chelsea FC—terpaksa menjual klub kepada orang lain. Abramovich terpaksa menjual the Blues karena dikenal memiliki kedekatan dengan Presiden Vladimir Putin.

Setelah santer terdengar beberapa nama yang berminat membeli Chelsea FC, akhirnya Todd Boehly-lah yang berhasil membeli klub besar Inggris ini.

Siapa Todd Boehly, sosok pemilik Chelsea FC yang sanggup membeli Chelsea seharga 75 triliun rupiah ini? Yuk, kenalan dengan pemilik Chelsea FC yang baru ini berikut ragam usaha yang ia jalani!

Mengenal Todd Boehly, Pemilik Chelsea FC yang Baru

Nama Todd Boehly seketika naik daun pasca keputusan Abramovich untuk melepas Chelsea FC. Pasalnya, Abramovich berhasil menjual Chelsea kepada Boehly dengan harga 2,5 miliar pounds atau setara dengan 44,72 triliun rupiah pada kurs Rp17.890,00.

Tak hanya itu, Boehly juga menyisihkan uangnya sebesar 1,75 miliar pounds untuk kepentingan lain Chelsea FC. Sejumlah uang tersebut akan diinvestasikan untuk perbaikan Stadion Stamford Bridge, pengelolaan akademi tim, serta untuk mendanai Chelsea Foundation.

Sehingga, total dana yang digelontorkan Boehly untuk membeli Chelsea FC adalah 4,25 miliar pounds atau setara dengan 75 triliun rupiah.

Siapakah Todd Boehly?

Todd Boehly merupakan pengusaha, investor, serta filantropis asal Amerika Serikat. Ia merupakan pendiri serta CEO dari Eldridge Industries yang bergerak di bidang manajemen aset, asuransi, real estate, media, serta consumer goods.

Sebelum menjadi CEO di Eldridge Industries, pria kelahiran 1976 ini menjadi salah satu pendiri Guggenheim Partners pada 1999. Perusahaan ini juga bergerak di bidang manajemen aset, pasar modal, asuransi, dan perbankan komersial.

Dikutip dari Forbes, saat ini kekayaan Boehly mencapai 4,5 miliar dolar atau setara dengan 64,3 triliun rupiah. Pundi-pundi ini Boehly peroleh tentunya dari beragam korporasi yang ia bangun dan besarkan. Akan tetapi, sumber kekayaan Boehly tidak hanya berasal dari situ.
Boehly juga merupakan salah satu pemegang saham di klub basket kenamaan Los Angeles Lakers. Tak puas hanya memegang saham LA Lakers, Boehly merentangkan sayapnya dengan memegang saham tim bisbol Los Angeles Dodgers. Ditambah lagi, Boehly juga memegang sebagian saham tim bola basket wanita Los Angeles Sparks.

Beli Chelsea FC, Boehly Bekerja Sama dengan Pihak Lain

Jika mengacu pada data yang dari Forbes, jumlah kekayaan Boehly seharusnya tidak mencukupi untuk membeli klub sepak bola asal Inggris, Chelsea FC. Lalu, dari mana Boehly memperoleh dana untuk membayar harga yang diminta Abrahamovich?

Rupanya, Todd Boehly punya pendana lain yang ia ajak kerja sama. Beberapa di antaranya adalah milyuner Austria Hansjörg Wyss, co-owner LA Dodgers Mark Walter, investor real estate asal Inggris Jonathan Goldstein, serta perusahaan investasi AS Clearlake Capital.

Bersama dengan Boehly, empat pihak tersebut membuat sebuah konsorsium. Todd Boehly sendiri didapuk sebagai pimpinan konsorsium tersebut. Tak heran, nama Boehly sering kali muncul sebagai nama pemilik Chelsea FC yang baru.

Meski Sudah Deal, PR Masih Cukup Banyak

Meski sudah deal dengan harga 75 triliun rupiah, hal ini tidak menjadikan Abramovich langsung turun dari kepemilikan Chelsea FC. Boehly dan konsorsiumnya pun menjumpai kesukaran sendiri saat ingin melakukan pengambilalihan klub sepak bola tersebut.

Hal ini dikarenakan Abramovich butuh persetujuan dari pemerintah Inggris dan Liga Premier (Premier League) untuk menerima dana dari pemilik baru klub tersebut. Mereka pun perlu persetujuan dua pihak tersebut terkait pengambilalihan klub.

Sesuai peraturan yang berlaku, Boehly perlu menjalani uji pemilik terlebih dahulu sebelum Liga Premier ‘mengunci’ kepemilikannya atas Chelsea FC. Campur tangan pemerintah pun diperlukan untuk mengizinkan pengalihan dana ke rekening bank Inggris milik Abramovich yang saat ini dibekukan.

Terkait segala hal menyangkut penjualan klub, Liga Premier hanya memberi tenggat waktu hingga akhir Mei 2022 saja. Lewat dari itu, Chelsea tidak lagi menjadi bagian dari Liga Premier sejak musim mendatang.

Bagaimana menurut Anda? Kira-kira, sanggupkah Boehly dan Abramovich mempertahankan kursi Chelsea FC di Liga Premier Inggris?

Anda mungkin suka