5 Tips Menjaga Mobil Listrik Tetap Prima

Tikum.id EV – Semua jenis kendaraan, termasuk mobil listrik, akan memiliki masa pakai yang lebih lama pada performa terbaiknya dengan cara pemeliharaan yang tepat.

Mobil listrik sebenarnya telah diproduksi massal sejak awal abad ke-20, tetapi popularitasnya kian meredup tergeser mobil konvensional yang bahan bakarnya dinilai lebih ekonomis. Satu abad kemudian, electric vehicle atau kendaraan listrik kembali digandrungi seiring lonjakan harga minyak bumi. Dengan berbagai pertimbangan, sebagian masyarakat pun akhirnya beralih pada kendaraan listrik untuk menunjang aktivitas harian mereka. Lalu, bagaimana cara merawat kendaraan listrik supaya masa pakainya lebih lama dan tetap dalam kondisi yang prima? Simak tips berikut ini!

1. Pastikan Baterai Terpelihara dengan Baik

Pemeliharaan baterai menjadi hal pertama yang harus diperhatikan para pemilik mobil listrik. Baterai merupakan komponen penting tempat menampung energi listrik. Bila terjadi kerusakan pada baterai, maka biaya untuk menggantinya tidak murah. Sementara, garansi baterai yang diberikan oleh mayoritas produsen mobil listrik adalah 8 tahun atau 100 ribu mil.

Untuk pengisian daya, disarankan maksimal hingga 90 persen saja. Dengan hanya satu kali pengecasan, mobil bisa dibawa menempuh jarak hingga beratus kilometer. Agar baterai tahan lama, idealnya kapasitas dijaga di kisaran 40-60 persen. Usahakan tidak lebih rendah dari 40 persen, apalagi sampai kosong sama sekali. Daya baterai juga harus tetap diisi meski mobil tidak dipakai.

Lakukan pengisian daya setidaknya dua hari sekali dengan mode slow charging menggunakan pengisi daya standar. Terlalu sering mengisi daya sampai 100 persen dengan pengisi daya cepat justru bisa menjadi penyebab baterai tidak awet. Untuk menjaga performa mobil tetap baik, pemilik mobil harus mengetahui kapan saatnya baterai perlu diganti.

2. Hindarkan dari Paparan Sinar Matahari Langsung

Suhu panas yang berasal dari paparan sinar matahari langsung bisa membawa dampak buruk pada baterai mobil, bahkan berisiko memperpendek masa pemakaiannya. Ketika harus parkir di tempat terbuka, gunakan cover yang bahannya dapat menangkal panas. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya overheat pada interior maupun eksterior mobil.

Agar suhu mobil tetap sejuk dan stabil, hendaknya tidak mengabaikan kondisi radiator. Minimal air radiator diganti setiap jarak 60.000 km pada pemakaian di dalam kota.

3. Rajin Melakukan Pengecekan Software

Untuk mobil listrik yang sistem pengoperasiannya menggunakan software, lakukan pengecekan secara berkala. Pelajari buku panduan untuk benar-benar memahami mengenai spesifikasi serta fitur-fitur yang dimiliki. Ketahui juga kapan harus melakukan pembaruan software, agar mobil dapat dioperasikan dengan lancar dan memperoleh manfaat yang optimal dari berbagai fitur yang ada.

4. Perhatikan Komponen Penunjang Keamanan dan Keselamatan

Salah satu komponen penunjang keamanan dan keselamatan pada kendaraan adalah kampas rem. Selalu cek keadaan kampas rem dan kualitas minyak rem. Jangan biarkan kampas rem sampai tipis karena berpotensi membuat rem kurang pakem dan bisa membahayakan saat berkendara.

5. Luangkan Waktu untuk Melakukan Perawatan Kendaraan

Electric vehicle masih menjadi alat transportasi yang tidak terlalu umum di negara kita. Supaya kinerjanya tetap terjaga, pemilik mesti meluangkan waktu untuk melakukan perawatan mobil listrik di bengkel resmi yang direkomendasikan dealer. Di sana, mobil akan mendapatkan pemeriksaan mekanis oleh ahlinya. Perawatan mencakup penggantian filter udara pada kabin, pengisian cairan washer, rotasi ban, termasuk balancing dan spooring.

Itulah tadi beberapa tips memelihara mobil listrik, yang jika dibandingkan mobil konvensional bisa dibilang jauh lebih simpel dan hemat biaya. Tidak usah sering-sering mengganti koil, busi, oli, atau air radiator. Masing-masing jenis kendaraan pastinya memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri. Intinya, kendaraan jenis apa pun membutuhkan perawatan yang tepat untuk senantiasa dalam kondisi yang prima.

Anda mungkin suka