Tingkat Pengangguran Yang Melonjak Tinggi Di Negara Inggris

Dilansir dari Kantor Statistik Nasional (ONS) Inggris, jumlah klaim pengangguran melonjak 126 persen menjadi 2,8 juta orang hingga Mei 2020. kebijakan lockdown di tengah pandemi Covid-19 membuat ribuan toko-toko dan bisnis terpaksa tutup.

Sebagai salah satu negara berpengaruh di benua Eropa yaitu Inggris, dikabarkan mengalami permasalahan pengangguran terburuk dalam sejarah di bulan April 2020 ini. Hal ini dikarenakan juga oleh kebijakan Lockdown yang diterapkan di negeri Ratu Elizabeth II itu.

Dilansir dari Kantor Statistik Nasional (ONS) Inggris, jumlah klaim pengangguran melonjak 126 persen menjadi 2,8 juta orang hingga Mei 2020. kebijakan lockdown di tengah pandemi Covid-19 membuat ribuan toko-toko dan bisnis terpaksa tutup.

Sementara itu, jumlah lowongan pekerjaan juga semakin jatuh ke rekor terendah karena aktivitas ekonomi terhenti. Namun, sejak aktivitas ekonomi ditutup pada 23 Maret lalu, pemerintah Inggris juga meluncurkan skema retensi bagi para pekerja, di mana mereka tetap diberikan sebagian dari upahnya selama dirumahkan.

Para Ekonom berpendapat, tak ada yang tahu secara pasti kapan penyebaran virus corona akan berakhir. Sementara, industri harus mulai beroperasi kembali pada bulan Agustus 2020 demi menjaga stabilitas ekonomi.

Anda mungkin suka