Tes Kesehatan yang Diperlukan Wanita Usia 20 Hingga 30-an Tahun

Kesehatan merupakan investasi terbaik tiap individu. Yuk, persiapkan diri menjalani hari-hari kini dan mendatang dengan lebih matang dengan pemeriksaan rutin ini!

Kesehatan merupakan investasi terbaik tiap individu. Yuk, persiapkan diri menjalani hari-hari kini dan mendatang dengan lebih matang dengan pemeriksaan rutin ini!

Salah satu investasi terbaik yang dapat seseorang lakukan adalah terhadap kesehatannya sendiri. Hal ini pun meliputi banyak hal, mulai dari asupan nutrisi harian, aktivitas fisik rutin, istirahat cukup dan berkualitas, gaya hidup sehat dan aman, hingga pemeriksaan kesehatan berkala.

Terkait pemeriksaan kesehatan berkala, setiap orang mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda. Adapun beberapa tes medis rutin yang diperlukan untuk kelompok wanita usia 20 hingga 30-an tahun adalah seperti berikut.

Skrining Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit dengan angka kematian tertinggi bagi wanita di seluruh dunia. Maka dari itu, tindakan pencegahan ini penting dilakukan kendati Anda tidak memiliki riwayat keluarga yang mengalami kanker payudara maupun mempunyai beberapa gejala seperti benjolan, nyeri, keabnormalan puting payudara, dan lainnya.

Anda bisa melakukan pemeriksaan mandiri (SADARI) untuk langkah paling awal. Di samping hal itu, American Cancer Society juga membuat panduan bagi wanita usia 20 hingga 30-an tahun untuk melakukan pemeriksaan klinis setiap tiga tahun sekali.

Pap smear

Satu lagi penyakit paling mematikan bagi wanita adalah kanker serviks. Atas dasar itulah, pap smear disarankan untuk dilakukan sebagai tindakan preventif sebelum kondisi yang lebih gawat terjadi. Adapun pap smear merupakan prosedur pengambilan dan pemeriksaan sampel sel serviks (leher rahim).

Pap smear sangat disarankan bagi wanita dalam rentang usia subur (21 hingga 45 tahun) yang telah menikah atau aktif secara seksual. Pemeriksaan dilakukan secara berkala tiga tahun sekali. Tes ini biasanya juga dapat dikombinasikan dengan tes lebih spesifik untuk mendeteksi keberadaan HPV. Dalam beberapa kasus tertentu (penderita yang mempunyai faktor risiko khusus seperti HIV, kanker serviks, dan kelemahan sistem imunitas), dokter dapat menganjurkan untuk pemeriksaan yang lebih sering.

Kolesterol

Kini, tak jarang kelompok usia muda yang memiliki keluhan kolesterol tinggi. Kondisi ini memang banyak terjadi, tetapi bukan berarti dapat dimaklumi dan diabaikan begitu saja. Kadar kolesterol tinggi berpotensi besar dalam peningkatan risiko penyakit jantung, stroke, dan sirkulasi darah yang buruk.

Anda dapat melakukan tes kolesterol secara berkala setiap empat sampai enam tahun sekali sejak usia 21 tahun. Hal ini terutama penting dilakukan apabila Anda mempunyai kebiasaan merokok, berat badan berlebih, tekanan darah tinggi, riwayat diabetes, dan catatan keluarga yang mempunyai riwayat penyakit jantung. Pun apabila hasil tes kolesterol yang diperoleh tinggi apalagi melebihi batas normal, Anda akan memerlukan lebih sering pemeriksaan.

Tekanan Darah

Pemeriksaan kesehatan ini sangat lazim dilakukan sebagai pemeriksaan awal saat Anda berobat ke dokter. Pasalnya, tes tekanan darah akan menunjukkan seberapa kuatnya jantung memompa darah ke seluruh tubuh.

Mengecek tekanan darah dapat dilakukan tiap dua tahun sekali. Namun jika Anda mempunyai kondisi kesehatan tertentu, dokter akan menyarankan pemeriksaan yang lebih rutin hingga tiap tiga sampai enam bulan sekali.

Mata

Fungsi mata relatif akan menurun seiring bertambahnya usia. Hal ini tentu akan sangat mengganggu khususnya bagi Anda yang masih dalam usia produktif. Selain beraktivitas jadi tak nyaman, pandangan yang tak jelas juga dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Lakukanlah pemeriksaan mata dua tahun sekali. Namun apabila Anda memiliki kondisi tertentu seperti mata minus, pemeriksaan bisa diperlukan lebih sering menjadi setidaknya satu tahun sekali.

Gigi

Kendati telah diingatkan berkali-kali, masih banyak orang yang menyepelekan tes kesehatan satu ini. Padahal, gigi dan mulut merupakan gerbang utama makanan yang kita konsumsi setiap hari. Sebagai pintu utama masuknya beraneka macam hal (makanan, minuman, obat, dan sebagainya) ke dalam tubuh, organ ini layak mendapat perawatan lebih ekstra.

Pemeriksaan gigi dilakukan setiap enam bulan sekali. Namun jika memiliki keluhan tertentu, pemeriksaan tentu diperlukan lebih banyak dan rutin.

Itulah beberapa pemeriksaan yang diperlukan khususnya bagi wanita usia 20 hingga 30-an tahun. Kalau bisa tetap sehat dan dicegah, mengapa harus menunggu sakit dan diobati, bukan?


Massager Cushion Massage Yoga Mat Acupressure Relieve Stress Back Body Pain Spike Mat Acupuncture Mat

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka