Komunitas Saint Seiya Indonesia dari Saint Cloth Myth Indonesia

Saint Seiya adalah karakter serial manga dan Anime Jepang legenda di tanah air, simak kisah komunitas Saint Cloth Myth Indonesia (SCMI)

Tikum.id Hobby – Saint Seiya adalah karakter serial manga dan Anime Jepang yang melegenda di tanah air, simak kisah komunitas para penggemarnya di Indonesia yaitu Saint Cloth Myth Indonesia (SCMI).

<img data-lazyloaded=

Saint Seiya karakter fiksi dari serial manga Jepang yang ditulis dan diilustrasikan oleh Masami Kurumada, yang sebelumnya dirilis pada Weekly Shonen Jump sebuah majalah kumpulan Manga dari tahun 1986 hingga 1991. Kemudian, manga ini diadaptasi menjadi anime TV oleh Toei Animation. Seri anime pertama muncul perdana pada tahun 1986 dengan judul adaptasi “Saint Seiya: Knight of the Zodiac” yang tayang sejak tahun 1986-1989 sebanyak 114 episode. Kemudian berlanjut dengan berbagai judul dan versi baru seperti, Saint Seiya: Evil Goddess Eris (1987), Saint Seiya: The Heated Battle of the Gods (1988), Saint Seiya: Legend of Crimson Youth (1988), Saint Seiya: Warriors of the Final Holy Battle (1989), Saint Seiya: Heaven Chapter -Overture- (2004), hingga versi anime terbaru di tahun 2022.

Alur cerita dimulai pada tokoh sentral tentang seorang anak laki-laki bernama Seiya. Dia pergi ke Sanctuary untuk mendapatkan Pegasus Bronze Cloth, baju besi pelindung yang dikenakan oleh 88 prajurit dewi Yunani Athena yang dikenal sebagai Saints. Hingga kemudia Seiya berhasil mendapatkan Pegasus Bronze Cloth dan pergi ke Jepang untuk menemui adiknya. Namun, Seiya mengetahui bahwa saudara perempuannya menghilang pada saat yang sama ketika dia pergi ke Sanctuary. Hingga akhirnya Saori Kido, cucu dari Mitsumasa Kido membuat kesepakatan dengan Seiya untuk berpartisipasi dalam turnamen bernama perang Galaxian untuk pertempuran untuk zirah yang paling kuat yaitu Gold Cloth Sagitarius. Jika Seiya berpartisipasi dan berhasil memenangkan turnamen, Saori akan membantu mencari saudara perempuan Seiya yang hilang. Akan tetapi, turnamen diinterupsi secara brutal oleh Phoenix Ikki yang menyebabkan masalah. Disinilah cerita semakin berkembang hingga mencapai ratusan episode.

Tak dipungkiri bahwa serial ini menjadi anime paling populer sepanjang masa di seluruh dunia terutama di Eropa dan Amerika Latin, seperti seri Dragon Ball Z dan Sailor Moon. Namun sayangnya Saint Seiya tidak turut populer di Amerika Serikat, sebab anime lama cenderung sangat sulit dijual di pasar Amerika. Ditambah faktor lain yaitu anak-anak USA tidak begitu tertarik dengan versi adaptasi produksi DiC Entertainment Corporation. Akan tetapi di Indonesia, serial anime ini begitu terkenal hingga lintas generasi dengan segala memori dan koleksinya. Hal ini dapat dibuktikan dari keberadaan komunitas Saint Cloth Myth Indonesia.

Saint Cloth Myth Indonesia (SCMI) berawal dari forum diskusi online kaskus pada sekitar tahun 2007-2008, akan tetapi deklarasi secara resmi adalah tanggal 1 Maret 2009. Komunitas Hobi ini terbentuk atas inisiasi beberapa penggemar anime Saint Seiya yaitu Aidem Hernandez, Satip Hellzfire, Arief Vogl, Rico Kwe, Fabian, dan beberapa founder lain.

<img data-lazyloaded=
(Founders Saint Cloth Myth Indonesia)

VISI dari SMCI adalah ingin menjadi komunitas action figure dari karakter anime saint seiya yang terbesar di Indonesia dan berkelas internasional.
MISI dari komunitas adalah sebagai berikut:

  • Memperkenalkan berbagai koleksi action figure dan semua yang berhubungan dengan anime saint seiya kepada masyarakat Indonesia.
  • Menjadi wadah bagi para members untuk berkumpul (saling tukar menukar informasi, curahan hati)
  • Melakukan kegiatan sosial dan menambah wawasan tentang anime Saint Seiya, serta tetap menjalin hubungan baik dengan komunitas action figure lainnya

Walaupun koleksi hobi mereka adalah produk impor, akan tetapi budaya yang diterapkan dalam berkomunitas tetap mengusung Bhineka Tunggal Ika, gotong royong, dan toleransi khas bangsa Indonesia loh. Itulah sebabnya di SCMI tidak ada pelantikan Ketua Umum atau Presiden komunitas. Karena komunitas ini dikelola bersama-sama dan tidak ada hierarki atau kepengurusan di dalamnya.

Latar belakang para penghobi di SCMI sangat menarik untuk kita ketahui, karena mereka bergabung dari berbagai kalangan. Karena anime Saint Seiya hadir di era tahun 80-an, tentu saja mayoritas members adalah mereka yang lahir pada era tahun 70an-90an terhitung dari tahun sekarang.

Akan tetapi ada juga beberapa generasi Z yang juga jadi members, dengan profesi seperti pegawai negeri sipil, pegawai swasta profesional, wirausahawan, tenaga medis dan kesehatan, praktisi pendidikan, dll.

<img data-lazyloaded=

Sejak komunitas terbentuk di tahun 2009, jumlah members yang bergabung di SCMI sudah lebih dari 5000 orang dan mereka tidak hanya berasal dari kota Jakarta dan sekitarnya. Members SCMI juga ada di kota Bandung, Medan, dan beberapa kota besar lain Indonesia, bahkan ada yang berasal dari Amerika, Perancis, dan Italia.

Kami bertanya kepada perwakilan komunitas, tentang mengapa memilih karakter Cloth Warrior dari mitologi Yunani ini sebagai pilihan Hobi? jawaban Bro Yoga adalah: “Hal ini Karena tontonan masa kecil kami, pada waktu itu tontonan televisi mayoritas adalah Anime Jepang, seperti Doraemon, Satria baja hitam, Candy Candy, dan Saint Seiya yang notabene adalah produk Jepang.”

Masih ada lagi “Salah satu anime yang paling membekas ya tentu saja karakter Saint Seiya dan kawan-kawan ini. sebab dari dramanya, pertarungannya, dan tentu saja armor dari cloth mereka sangat eye catchy sekali, keren. Kemudian, jika bisa melihat tokoh idola masa kecil (terutama gold saint dan bronze saint) secara nyata didalam lemari pajang itu bagi kami menyenangkan, kami selalu teringat akan jurus-jurus dan karakter dari masing-masing tokohnya setiap kali melihat action figurnya.” Pungkas Yoga.

<img data-lazyloaded=

Punya hobi pastinya juga berkaitan dengan ‘harga,’ Para members SCMI hampir semuanya memiliki lini action figure maupun statue yang berhubungan dengan Saint Seiya, seperti Saint Cloth Myth (SCM) seri reguler dan EX, vintage series, statue dari berbagai pabrikan, bahkan aksesoris lainnya juga ada. Bahkan, harga koleksi termahal kira-kira senilai Rp. 32 juta, dalam wujud statue Athena. Sedangkan untuk koleksi action figure, harga termahal sekitar Rp. 6-7 juta karena sudah jarang ada di pasaran dan produk limited edition.

Selain itu SCMI juga punya banyak kegiatan dan event seru. Berikut beberapa kegiatan yang pernah dilakukan:

  • Review SCM yang baru release, untuk kegiatan ini beberapa kali SCMI juga diundang untuk memberikan pendapat tentang produk SCM yang akan diluncurkan ke masyarakat.
  • Gathering kecil biasanya dilakuan bersamaan dengan event toys fair, membuka booth komunitas untuk memperkenalkan SCM dan anime Saint seiya kepada generasi Z yang mungkin masih menganggap Saint Seiya kurang terkenal, sambil mengadakan game atau kuis berhadiah untuk pengunjung booth.
  • Gathering besar diadakan bersamaan dengan perayaan hari jadi komunitas setiap tanggal 1 Maret. Hal ini untuk mempererat tali silaturahmi, SCMI juga sering mengadakan acara touring bersama para keluarga members.
  • Partisiapasi event seperti: Jak Toys setiap awal tahun, Indonesia Comic Con, Animetoku Con, Battle of The Toys, dll. tak hanya di Jakarta, SCMI di Bandung, Jogja juga pernah mengikuti pameran.
  • Kegiatan sosial, santunan ke beberapa panti asuhan. Kegiatan terakhir pernah dilaksanakan di bulan Ramadhan tahun 2018 sebelum masa pandemic Covid-19.
<img data-lazyloaded=
<img data-lazyloaded=
<img data-lazyloaded=
<img data-lazyloaded=

Bagaimana Sobat Tikum, menarik dan keren bukan komunitas ini. Nah, jika anda berniat untuk bergabung caranya sangat mudah dan tidak ada syarat khusus, yang penting memang suka dengan anime Saint Seiya. Masalah belum punya atau belum koleksi action figure Saint Seiya itu urusan nanti, yang penting kita punya kesenangan yang sama, bisa diskusi bersama, dan yang terpenting tidak ada pungutan biaya apa pun, karena menjadi members SCMI Gratis. Sebelum memutuskan bergabung, silahkan juga mampir ke halaman resmi sosial media SCMI di beberapa akun ini Facebook groups: SaintClothMythIndonesia dan Instagram @scmindo smp

Tips tambahan untuk para kolektor pemula, mainan lebih dari sekedar mainan. Mereka adalah perjalanan singkat ke masa kecil kita dan mereka adalah investasi potensial. Sobat Tikum perlu melakukan lebih dari sekadar membersihkan debu atau membersihkannya sesekali untuk memastikan figure aksi anda dalam kondisi prima jika ingin memorabilia memiliki kualitas yang sama seperti saat pertama kali membelinya. Berikut adalah beberapa tips yang berguna:

  1. Jauhkan dari sinar Matahari
  2. Hapus debu secara teratur
  3. Simpan pada suhu yang Tepat
  4. Mencuci menggunakan sikat gigi dan air hangat
  5. Lindungi tampilan dengan menggunakan wadah tertutup, etalase kaca, atau penutup cangkang plastik.

Mudah bukan Tips dan Trik ini. Selamat mencoba untuk para pencinta Hobi action figure dan Diecast.

“Today a new generation of knight control the fate of the world. They are called the nights of the Zodiac

Masami Kurumada
Anda mungkin suka