Ini Perbedaan Sepeda Downhill dengan Sepeda Gunung, Sudah Tahu Belum?

Sekilas memang tampak serupa. Namun, ternyata sepeda gunung tidak sama dengan sepeda downhill. Lalu, apa saja perbedaan yang terdapat pada dua model sepeda ini?

Tikum.id Bicycle – Sekilas memang tampak serupa. Namun, ternyata sepeda gunung tidak sama dengan sepeda downhill. Lalu, apa saja perbedaan yang terdapat pada dua model sepeda ini?

<img data-lazyloaded=
(Downhill Bicycle)

Sepeda menjadi alat transportasi yang membawa konsep ramah lingkungan dan sangat menyehatkan. Tidak heran jika kini tak sedikit orang yang memilih untuk menjadikan bersepeda sebagai hobi baru, bahkan menjadi pilihan kendaraan untuk menuju ke lokasi kerja alih-alih memakai kendaraan bermotor. Bahkan, apabila dilihat kembali pada awal masa pandemi, sepeda menjadi tren yang begitu kuat di masyarakat. Tujuannya tentu saja relaksasi sekaligus berolahraga. Jadi, imunitas tubuh tetap terjaga baik secara fisik maupun mental.

Biasanya, masyarakat lebih cenderung memilih jenis sepeda lipat. Namun, masih ada lagi jenis sepeda yang bisa dipakai, yaitu sepeda downhill dan sepeda gunung. Memang benar, kedua jenis sepeda ini lebih nyaman digunakan untuk tracking di kontur jalan khas pegunungan dan dataran tinggi. Akan tetapi, sepeda downhill bisa dikatakan dibekali spesifikasi yang lebih khusus dibandingkan dengan sepeda gunung. Sebab, sepeda downhill bergantung pada gaya gravitasi bumi untuk bisa meluncur sehingga tidak membutuhkan banyak setelan gigi.

<img data-lazyloaded=
(Mountain Bicycle)

Secara umum, berikut perbedaan antara sepeda downhill dan sepeda gunung yang perlu Anda ketahui:

Rangka

Sepeda downhill memiliki rangka yang lebih kuat dan berat daripada sepeda gunung. Pasalnya, sepeda downhill memang dirancang khusus untuk menahan beban dan tekanan saat rider hendak menuruni area perbukitan. Apalagi ditambah dengan tarikan yang berasal dari gaya gravitasi bumi. Sedangkan sepeda gunung umumnya punya rangka yang cenderung lebih ringan. Tujuannya tentu untuk menunjang kelincahan saat digunakan untuk menaklukkan kontur jalan pegunungan.

Roda

Umumnya, baik roda sepeda downhill maupun sepeda gunung punya ciri khas tapak yang kuat dan dapat mencengkeram tanah dengan baik. Akan tetapi, jika dilihat dari besar roda, ternyata ukuran roda sepeda downhill cenderung lebih kecil dibandingkan dengan sepeda gunung. Ini karena sepeda downhill lebih berfokus pada kelincahan saat digunakan untuk menuruni area perbukitan. Sementara sepeda gunung lebih berfokus pada kecepatan saat menaiki bukit.

Stang

Tak berbeda dengan roda, stang pada sepeda downhill maupun sepeda gunung juga mirip. Meski demikian, sepeda downhill punya stang yang ukurannya lebih lebar, kira-kira 80 sentimeter. Tujuannya adalah supaya rider terap stabil saat berkendara. Sedangkan stang dari sepeda gunung panjangnya sekitar 70 sentimeter.

Setelan Gigi

Biasanya, sepeda mempunyai setelan gigi guna mengendalikan kecepatan ketika sedang digunakan. Semakin tinggi setelan gigi, tentu sepeda akan menjadi semakin berat saat dikayuh. Namun, kecepatannya justru semakin besar. Oleh karena dipakai untuk menuruni jalan perbukitan, sepeda downhill umumnya tidak memiliki setelan gigi yang rumit. Jenis sepeda satu ini cenderung bergantung pada tarikan gaya gravitasi dalam hal kecepatan.

Berbeda dengan sepeda gunung yang dapat mempunyai ragam setelan gigi sampai 12 nomor untuk beberapa tipe. Banyaknya ragam setelan gigi ini bermanfaat bagi rider untuk menyesuaikan kecepatan saat menanjak atau menuruni gunung.

Suspensi

Supaya bisa menahan beban dan tekanan saat turun dari bukit, sepeda downhill dilengkapi dengan suspensi yang ukurannya lebih panjang dibandingkan dengan sepeda gunung. Suspensi ini bermanfaat untuk membantu mengurangi guncangan dan tekanan saat digunakan pada jalan bukit yang menurun.

Itu tadi beberapa perbedaan antara sepeda gunung dan sepeda downhill. Meski sama-sama dipakai untuk kontur jalan khas pegunungan dan dataran tinggi, ternyata kedua jenis sepeda tersebut punya spesifikasi yang tidak sama. Bahkan, sepeda downhill umumnya akan dibekali dengan sistem pengereman yang jauh lebih presisi dan kuat dibandingkan dengan sepeda gunung. Pasalnya, sepeda ini bisa memberikan laju kecepatan yang tidak terduga karena peran tarikan gravitasi. Semoga bermanfaat.

Anda mungkin suka