Perbedaan Mie Jepang Ramen, Soba, dan Udon. Ketahui Selengkapnya Disini

Tikum.id Kuliner – Bagi sobat tikum yang suka makan mie, khususnya sajian mi khas Jepang, yuk cari tahu apa perbedaan antara mie ramen, soba, dan udon!

<img data-lazyloaded=
(Mie Ramen)

Jepang tidak cuma dikenal dengan animenya saja. Sajian kuliner khas negeri sakura juga sangat populer di mancanegara. Nah, salah satu hidangan asal Jepang yang banyak disukai adalah sajian mie ramen, soba, dan udon. Ketiganya adalah hidangan mie yang sering dijumpai di kedai makanan Jepang. Meski sekilas mirip, ketiga sajian mie tersebut sebetulnya tidaklah sama.

<img data-lazyloaded=
(Mie Udon)

Berikut adalah penjelasan seputar apa perbedaan antara mie ramen, soba, dan udon. Yuk, disimak!

<img data-lazyloaded=
(Mie Soba)

Bentuk dan Ukuran Mie

untuk mengetahui perbedaan antara hidangan ramen, soba, dan udon, kita bisa melihatnya dari bentuk serta ukuran mi. Ramen dan soba mempunyai ukuran mi yang kurang lebih serupa, seperti yang dijumpai pada jenis mi pada umumnya. Akan tetapi, hal ini berbeda pada sajian udon. Mi udon memiliki ukuran yang relatif lebih besar dan tebal.

Bahan Utama Pembuat Mie

Di sisi lain, ketiga sajian mie asal Jepang ini juga memiliki perbedaan pada bahan utama pembuat mi. Jika ramen dan udon memiliki bahan baku pembuat mi yang sama, yakni tepung gandum yang berwarna putih, hal itu berbeda pada soba. Mi yang digunakan dalam sajian soba memiliki warna yang relatif lebih gelap atau abu-abu. Hal ini karena mi soba dibuat dari tepung soba atau tepung buckwheat. Dalam pembuatan mi soba, tepung buckwheat akan dicampur dengan tepung gandum untuk bisa menciptakan tekstur mi yang cocok untuk sajian soba.

Kuah yang Dipakai dalam Menyajikan Mie

Perbedaan antara sajian mie ramen, udon, dan soba juga bisa dilihat dari kuahnya. Ketiga hidangan mi tersebut umumnya disajikan dengan kuah yang beragam. Namun, jika dibandingkan, di antara ketiga sajian mi Jepang ini, ramen adalah hidangan mi yang memiliki pilihan kuah paling beragam. Sebagai contoh, mi ramen bisa dihidangkan dengan kuah yang lebih kental, ringan, atau bahkan encer.

Sementara itu, sajian mi soba lebih dikenal dengan karakteristik kuahnya yang sedikit gelap, yang sering disebut sebagai tsuyu. Karena itu, dalam penyajiannya, antara mi dan kuah soba tidak pernah disajikan dalam satu mangkuk atau dihidangkan terpisah. Untuk menyantapnya, kita perlu mencelupkan mi terlebih dahulu ke dalam kuah. Untuk sajian udon, pilihan kuah sangat bergantung pada musim yang sedang terjadi di Jepang. Misalnya saja, saat musim dingin, mi udon akan disajikan dengan kuah yang hangat. Sementara itu, jika sedang memasuki musim panas, mi udon akan dihidangkan bersama kuah dingin yang menyegarkan.

Cara Penyajian Mie

Selain itu, perbedaan di antara ketiga sajian mie khas Jepang ini juga dapat dilihat dari cara penyajiannya. Karena memiliki karakteristik yang berbeda, ketiga sajian mi ini bisa dihidangkan dengan cara yang beragam. Sebagai contoh, ramen umumnya disajikan dengan kuah yang panas dan tambahan topping seperti telur ayam, rumput laut, dan suwiran daging. Akan tetapi, mi soba dan udon lebih sering disajikan dengan kuah yang dingin.

Kandungan Nutrisi di Dalamnya

Apabila ditinjau dari segi nutrisi, ketiga sajian mie asal Jepang ini juga memiliki kandungan gizi yang cukup berbeda. Hal ini dikarenakan bahan baku tepung yang dipakai untuk membuat mi ramen, soba, dan udon berbeda. Mie soba memiliki kandungan gluten yang lebih rendah karena tidak sepenuhnya dibuat dari tepung gandum, melainkan tepung buckwheat. Bahkan, ada jenis mi soba yang hanya menggunakan tepung buckwheat saja dalam pembuatannya. Karena itu, bagi sobat tikum yang memiliki alergi gluten, tentunya lebih dianjurkan untuk mengonsumsi mi soba yang lebih rendah gluten dibandingkan dengan mi ramen dan udon.

Demikian ulasan seputar perbedaan antara mie ramen, udon, dan soba. Manakah dari ketiganya yang paling menjadi favorit sobat tikum? Yuk bagikan pengalaman sobat tikum saat menyantap berbagai sajian mie khas Jepang tersebut!

Anda mungkin suka