Perbedaan Champions League dan Europa League: Cuma Beda Kasta?

Tikum.id Bola – Apakah perbedaan antara kedua kompetisi sepak bola antarklub Eropa ini hanya kasta klub yang bertanding saja?

<img data-lazyloaded=
Perbedaan Champions League dan Europa League Bada Kasta

Meskipun sama-sama mempertandingkan klub-klub sepak bola papan atas Eropa, kedua kompetisi ini berada di kasta yang berbeda. Champions League menempati posisi ‘divisi utama’ liga antarklub Eropa, menjadikannya salah satu turnamen paling bergengsi di Eropa. Sementara itu, Europa League merupakan ‘divisi kedua’ dalam sistem kompetisi antarklub Eropa. Apakah perbedaan keduanya berhenti sampai di sana saja?

Beda Kasta

Perbedaan utama antara Liga Champion dan Liga Europa memang ada pada kasta turnamen itu sendiri. Sesuai namanya, Champions League adalah liga yang mempertandingkan klub-klub Eropa yang menempati posisi empat besar pada akhir musim liga divisi utama di negara masing-masing. Sementara itu, klub-klub yang menduduki posisi kelima sampai ketujuh di klasemen bertanding di Europa League.

UEFA Champions League

Kompetisi ini merupakan kompetisi antar klub yang paling prestisius di Eropa. Klub yang berlaga di Champions League adalah klub yang bernaung di bawah UEFA dan bertanding di liga divisi utama (English Premier League, Bundesliga, Serie A, dsb.). Akan tetapi, hanya klub yang menempati posisi empat besar klasemen saja yang berhak bertanding di Champions League.

Juara Champions League pada tiap musim secara otomatis berhak mengikuti Champions League musim berikutnya. Selain itu, klub juara juga otomatis lolos untuk bertanding di UEFA Super Cup dan Piala Dunia Klub FIFA.

UEFA Europa League

Sebagai turnamen kasta kedua, Europa League memiliki format dan kualifikasi yang berbeda dari Champions League. Peserta Liga Europa ditentukan dari nilai Koefisien UEFA. Nilai koefisien ini didasarkan pada performa klub dan akan dihitung setiap dua tahun. Selain itu, klub yang menempati klasemen atas namun tidak memenuhi syarat untuk mengikuti Liga Champion juga berhak mengikuti Europa League.

Baik Liga Champions maupun Liga Europa memiliki peraturan yang berkaitan satu sama lain. Sebagai contoh, klub yang tersingkir di fase grup Liga Champions berhak bergabung di Liga Europa. Begitu pun sebaliknya, klub yang menjuarai Liga Europa berhak mendapatkan tempat di fase grup Liga Champion.

Sejarah Penyelenggaraan

Di antara kedua turnamen ini, Liga Champions adalah liga yang lebih matang secara usia. Coupe des Clubs Champions Européens, cikal bakal Champions League, pertama kali digelar pada tahun 1955. Kompetisi ini berlangsung hingga musim 1991-1992 hingga berganti nama menjadi UEFA Champions League sejak musim 1992-1993.

Sementara itu, UEFA Cup, kompetisi yang kemudian bertransformasi menjadi UEFA Europa League, pertama kali digelar pada 1971. Pada 1999, UEFA Cup Winners’ Cup disatukan dengan UEFA Cup. Pada musim 2009-2010, UEFA menggabungkan UEFA Cup dan UEFA Intertoto Cup menjadi UEFA Europa League dengan beberapa ubahan pada format kompetisi.

Nilai Ekonomi

Pada musim 2021-2022, setiap klub yang lolos ke fase grup Champions League berhak mendapatkan hadiah sebesar €15.640.000 dengan tambahan €2.800.000 untuk setiap kemenangan di fase grup atau €900.000 untuk hasil seri. Real Madrid selaku juara musim mendapatkan hadiah sebesar €20.000.000. Sebagai perbandingan, pada musim yang sama klub yang lolos ke fase grup Europa League €3.630.000 dengan tambahan €630.000 jika memenangkan pertandingan atau €210.000 jika hasilnya seri. Hadiah utama sebesar €8.600.000 menjadi milik Eintracht Frankfurt selaku juara musim 2021-2022.

Jadi, perbedaan Champions League dan Europa League tidak hanya sebatas kasta kompetisi saja. Keduanya memiliki format kompetisi, sejarah, dan nilai ekonomi yang sangat berbeda. Tertarik dengan pembahasan tentang sepak bola lainnya? Cek artikel yang lain yuk!

Anda mungkin suka