Deretan Pelatih Timnas yang Dipecat Pasca Euro 2020

Daftar para pelatih tim nasional yang dipecat setelah gagal membawa tim asuhannya tampil memukau di Euro 2020.

Tikum Bola – Daftar para pelatih tim nasional yang dipecat setelah gagal membawa tim asuhannya tampil memukau di Euro 2020.

Perhelatan sepak bola akbar di benua Eropa, Euro 2020, baru saja selesai pada akhir bulan Mei lalu. Tim Nasional (Timnas) Italia di bawah asuhan pelatih Roberto Manchini berhasil membawa pulang gelar juara. Setelah kompetisi sengit itu berakhir, beberapa negara memecat pelatih timnas mereka karena dianggap gagal mendongkrak performa tim. Berikut deretan pelatih yang mengalami pemecatan atau mengundurkan diri pasca Euro 2020.

1. Stanislav Cherchesov

Federasi sepak bola Rusia resmi memecat Stanislav Cherchesov dari posisi pelatih usai gagal membawa timnas asuhannya bersinar di Euro 2020. Keputusan tersebut dilakukan karena federasi ingin mempersiapkan tim masuk ke kualifikasi Piala Dunia 2022. Cherchesov sendiri telah bekerja sebagai pelatih di Timnas Rusia selama lima tahun terakhir.

Cherchesov mengambil alih posisi pelatih menggantikan Leonid Slutsky di tahun 2016. Ia berhasil memimpin Rusia ke perempat final di Piala Dunia 2018. Sayangnya, serangkaian hasil mengecewakan di UEFA Nations League. Di perhelatan Euro 2020, Rusia bahkan menjadi juru kunci di babak penyisihan grup. Meski menang atas Finlandia, mereka kalah dari Timnas Belgia dan Denmark.

2. Frank de Boer

Frank de Boer mengundurkan diri sebagai pelatih Timnas Belanda setelah tim asuhannya kalah 0-2 dari Republik Ceko di babak 16 besar Euro 2020. Hasil tersebut langsung membuat Timnas Oranye harus keluar dari kompetisi. De Boer memilih hengkang karena tak bisa memenuhi kontrak dengan KNVB yang menginginkan Timnas Belanda bisa mencapai minimal perempat final di Euro.

Belanda sendiri merupakan tim favorit selama Euro 2020 berlangsung. Mereka berhasil memenangkan tiga pertandingan di fase grup tetapi kalah di babak 16 besar. De Boer sendiri menduduki kursi pelatih sejak tahun lalu, menggantikan Ronald Koeman yang hijrah ke Barcelona.

3. Joachim Low

Joachim Low akhirnya melepas jabatan sebagai pelatih Timnas Jerman usai perhelatan Euro 2020. Pria berusia 61 tahun ini telah bersama dengan Der Panzer selama 17 tahun. Ia mulai karirnya di Timnas Jerman sebagai asisten Jurgen Klinsmann pada Piala Dunia Jerman tahun 2004.

Low kemudian resmi menjadi pelatih pada tahun 2006 dan berhasil membawa Timnas Jerman membawa pulang trofi Piala Dunia pada tahun 2014. Selain itu, dalam asuhan Low, Jerman juga berhasil mencapai final Euro 2008 dan ada di babak semifinal Piala Dunia 2010 dan Euro 2012.

Setelah Jerman tersingkir dari babak penyisihan grup di Piala Dunia 2018 Rusia, banyak pihak yang menyarankan ia untuk mengundurkan diri. Namun, asosiasi sepak bola Jerman malah memperpanjang kontraknya hingga tahun 2022.
Pada Euro 2020, performa Timnas Jerman jauh dari kata sempurna. Di babak penyisihan grup, Jerman berhasil menang atas Portugal, imbang dengan Hongaria, serta kalah dari Prancis. Berhasil melangkah ke babak 16 besar, Jerman akhirnya takluk dari Timnas Inggris dengan skor 2-0.

4. Igor Angelovski

Pulang dengan status juru kunci grup di Euro 2020, pelatih Timnas Makedonia Utara, Igor Angelovski, langsung mengundurkan diri. Di babak penyisihan Grup C, Makedonia Utara kalah 1-3 dari Austria, 1-2 dari Ukraina, kemudian dihajar Belanda 0-3. Kekalahan ini membuat Makedonia Utara tersingkir tanpa mengantongi poin.

Euro 2020 merupakan turnamen besar pertama yang berhasil dicapai Makedonia Utara sebagai sejak merdeka dari Yugoslavia pada tahun 1991. Angelovski sendiri telah melatih Timnas Makedonia Utara sejak tahun 2015.

Demikianlah beberapa pelatih yang harus meninggalkan posisinya sebagai pelatih kepala di tim nasional. Kini, setiap negara tengah mempersiapkan timnas sepak bola mereka untuk menghadapi perhelatan Piala Dunia 2022 di Qatar.

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka