Deretan Museum di Surabaya, Menilik Sejarah di Sudut Kota

Di balik gedung-gedung tinggi dan modernisasi, Surabaya masih menyimpan baik memori dan histori. Yuk, ungkap berbagai sejarah di museum di Surabaya ini!

Museum di Surabaya

Tikum.id Travel – Di balik gedung-gedung tinggi dan modernisasi, Surabaya masih menyimpan baik memori dan histori. Yuk, ungkap berbagai sejarah di museum di Surabaya ini!

Sebagai kota metropolitan, wajar jika wajah Surabaya terus mengikuti perkembangan zaman. Sentuhan modernisasi terlihat begitu jelas di Kota Pahlawan. Namun, kondisi ini sama sekali tidak menghilangkan budaya dan sejarah Surabaya dari beberapa dekade lalu.

Selain mengunjungi beberapa kawasan yang masih kental dengan nuansa dulu seperti Jalan Tunjungan dan Gula, beberapa museum di Surabaya juga menyimpan histori kota yang bernilai tinggi. Nah, bagi Anda penikmat sejarah, pastikan untuk singgah ke beberapa museum di Surabaya berikut ini, ya!

1. Museum Surabaya (Gedung Siola)

Tak jauh dari pusat perbelanjaan populer Tunjungan Plaza, Anda dapat menemukan museum ini. Lokasinya bahkan berada di kawasan Tunjungan yang masih kental dengan sentuhan kolonial, warisan beberapa abad lalu.

<img data-lazyloaded=
Museum di Surabaya Gedung Siola

Museum Surabaya adalah museum pemerintah yang awalnya dibangun pada 1877 sebagai sebuah toserba (toko serba ada). Barulah pada 2015 silam, bangunan ini diresmikan menjadi sebuah museum. Museum ini punya lebih dari 1.000 koleksi bersejarah—terutama yang berkaitan dengan perjalanan Kota Surabaya. Tenang saja, meski usia bangunannya sudah tua dan langgamnya masih kental dengan gaya kolonial, bagian dalam Museum Surabaya tertata rapi dan bersih sehingga nyaman untuk dijelajahi.

2. Museum 10 November

Salah satu monumen ikonik di Surabaya adalah Monumen Tugu Pahlawan yang berada di Jalan Pahlawan. Monumen ini didirikan pada 1951 dan diresmikan pada 1952 oleh Presiden Ir. Soekarno dengan tujuan mengenang perjuangan pahlawan.

<img data-lazyloaded=
Museum di Surabaya 10 November

Berada di kompleks yang sama dengan monumen ini terdapat sebuah museum besar bernama Museum 10 November. Seperti namanya, museum ini banyak menyimpan cerita dan peninggalan saat terjadi perang 10 November serta periode perang menuju kemerdekaan Indonesia di Surabaya.

Gedung ini terdiri dari dua lantai yang penuh berisi lukisan, foto, diorama, hingga berbagai perlengkapan seperti seragam dan senjata yang digunakan oleh para pahlawan. Berbagai koleksi ini disimpan dengan rapi dan sangat terawat.

3. House of Sampoerna

Museum di Surabaya yang satu ini memang cukup berbeda dari berbagai museum kebanyakan. House of Sampoerna yang berada di Taman Sampoerna, kawasan Pabean Cantikan ini menjelaskan kisah dan sejarah rokok di Indonesia.

<img data-lazyloaded=
Museum di Surabaya Bank Indonesia

Dulunya, bagunan ini merupakan sebuah panti asuhan yang dibangun pada 1862 dan dikelola Belanda. Beberapa tahun kemudian, pendiri Sampoerna, Liem Seeng Tee, membeli bangunan ini dan menjadikannya sebagai tempat produksi rokok Sampoerna yang pertama.

Bagian luar maupun dalam House of Sampoerna terlihat begitu mewah dan megah. Selagi mempelajari sejarah dan budaya rokok di Indonesia di dalam museum, Anda akan ditemani dengan aroma cengkeh yang begitu wangi.

4. Museum Bank Indonesia

Museum Bank Indonesia berada di Jalan Garuda, Kota Surabaya. Gedung ini dulunya merupakan kantor De Javasche Bank (DJB), yakni bank swasta di masa Hindia Belanda yang kemudian menjadi Bank Indonesia.

Bangunan ini berfungsi sebagai cabang Bank Indonesia di Surabaya hingga 1973. Adapun pad 1904, bangunan asli dihancurkan dan dibangun kembali dengan luas 1.000 m2 dengan arsitektur Neo-Renaissance dan detail Jawa.

Seperti namanya, Museum Bank Indonesia menampilkan sejarah sistem perekonomian di Indonesia. Museum yang terdiri dari tiga lantai ini pun membagi areanya ke dalam beberapa bagian sesuai koleksi yang ditampilkan.

5. Museum H.O.S. Tjokroaminoto

Di kawasan Genteng, Surabaya, Anda bisa berkunjung ke destinasi yang dulu menjadi kediaman H.O.S. Tjokroaminoto, pendiri Sarekat Islam. Di tempat ini pula, berbagai tokoh bersejarah Indonesia berkumpul, seperti Tan Malaka, Semaoen, Darsono, dan lain-lain.

Bangunan ini tidak terlalu besar, tetapi kaya histori dan memori. Terdapat sekitar 140 koleksi di sini, termasuk barang-barang milik H.O.S. Tjokroaminoto.

Menarik bukan bangunan bersejarah Indonesia di Jawa Timur ini. kira-kira Museum mana yang akan Sobat Tikum coba kunjungi sambil berswafoto jika jalan-jalan ke Surabaya?

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka