Monica Ivena Fashion Desainer Indonesia yang Membuat Gaun Taylor Swift

Tikum.id Fashion – Di usia muda, Monica Ivena sudah menjadi desainer sukses dengan karya adibusana. Karyanya dipakai selebritas dunia sekelas Taylor Swift!

<img data-lazyloaded=

Talenta muda dari Indonesia di bidang fashion kian bermunculan. Dari tangan desainer muda dan berbakat seperti Tex Saverio, Didit Hediprasetyo, Ivan Gunawan, dan Harry Salim, lahir berbagai gaun yang dibawa oleh model berlenggak-lenggok di panggung internasional. Di antara beberapa desainer perempuan, nama Monica Ivena patut diperhitungkan. Yuk kita ikuti perjalanan karier perempuan kelahiran Jakarta, 5 Oktober 1992 ini.

Bercita-cita Menjadi Desainer sejak Kecil

Bagi anak-anak, cita-cita merupakan hal yang sering berubah-ubah. Lain halnya dengan Monica Ivena, sejak usia 5 tahun ia sudah mantap menyatakan cita-citanya menjadi desainer busana. Baginya, membuat sketsa rancangan baju dan menjadikannya sebuah gaun memberinya rasa bahagia karena sama artinya dengan mewujudkan impian seseorang.

Memulai Studio dari Garasi

Memulai usaha dari titik nol merupakan bagian dari perjalanan karier Monica Ivena. Belum punya studio atau butik, ia menggunakan garasi sebagai tempatnya berkarya. Hal itu dilakukannya pada tahun 2011.

Karena tak memiliki dana yang memadai, ia mesti menyisihkan sebagian uang jajannya ketika kuliah. Dengan tabungan semasa kuliah di Singapura, Monica Ivena pun mengumpulkan sedikit demi sedikit perlengkapan menjahit, seperti mesin jahit dan mesin obras. Kini ia telah punya butik sendiri dengan peralatan yang lengkap.

Lulusan Raffles Design Institute Singapore dan LPTB Susan Budihardjo

Untuk mewujudkan impiannya, Monica menimba ilmu fashion di kampus yang memiliki jurusan desain dengan reputasi yang baik. Pilihannya jatuh pada Raffles Design Institute Singapore dan mengambil jurusan fashion merchandising. Ia berhasil menyelesaikan pendidikannya pada tahun 2010.

Selesai dari Raffles Design Institute Singapore, ia melanjutkan pendidikan informal di LPTB Susan Budihardjo. Lembaga pendidikan ini telah melahirkan banyak desainer ternama Tanah Air, seperti Eddy Betty, Sebastian Gunawan, Didi Budiardjo, dan Denny Wirawan. Ia menempuh pendidikan di LPTB Susan Budihardjo sambil merintis karier sebagai desainer pada tahun 2011.

Spesialisasinya Gaun Pesta dan Pengantin

Selepas menjalani pendidikan di LPTB Susan Budihardjo, Monica memfokuskan perhatiannya pada desain adibusana. Koleksi Monica Ivena Couture menjadi label fashion-nya yang pertama. Spesialisasinya ialah gaun pesta dan pengantin.

Dalam memilih bahan dan detail ornamen, Monica Ivena sering kali turun langsung. Ciri khas gaun rancangannya ialah dekorasi sulaman yang detail yang diaplikasikan ke bahan shantung, renda Chantilly, dan tule. Kesan glamor, whimsical, dan feminin selalu melekat pada gaun ciptaannya.
Di tengah tantangan Covid-19, Monica Ivena justru merilis koleksi terbarunya bertajuk “Resilience” sebagai penanda 10 tahun berkarya di dunia fashion. Karyanya ini terinspirasi dari ketangguhan para perempuan dalam menghadapi pandemi. Salah satu gaunnya menggunakan sayap sebagai gambaran bahwa perempuan adalah pengayom keluarga.

Karyanya Dipakai Artis Nasional hingga Internasional

Peragaan busana pertama Monica Ivena yang bertajuk “L’heritier” digelar pada tahun 2015. Busana karyanya pun lantas dikenakan oleh banyak selebritas Tanah Air, seperti Chelsea Olivia, BCL, Luna Maya, dan Rossa.

Ia lantas bergabung dengan agensi the Clique pada tahun 2017 untuk menjajal karier di kancah internasional. Tak sia-sia, karyanya pun dipakai selebritas seperti Khloe Kardashian, Sammi Cheng (penyanyi Hongkong), Clara Lee (aktris Korea), dan A Mei (penyanyi Taiwan). Baru-baru ini, Taylor Swift merilis video musik bertajuk “Me” memakai gaun rancangannya.

Untuk sampai di puncak karier, jalan yang ditempuh tidaklah mulus. Ada banyak kerikil, batu, bahkan jalan yang curam sebelum mendapatkan buah yang manis. Semoga cerita sukses Monica Ivena memberimu inspirasi dalam merintis karier.

Anda mungkin suka