Sanggupkah Tesla Bersaing di Pasar Mobil Listrik China?

Posisi Tesla di China bisa menjadi semakin sulit, ini dikarenakan harus menghadapi produsen mobil listrik China Xpeng Inc.

Tikum Otomotif – Persaingan Electric Vehicles nampaknya tidak terelakan, setelah Xpeng Inc. menjual sedan barunya P5 mulai dari harga 160 ribu Yuan atau Rp359,1 juta. Ini terjadi tak lama setelah Tesla meluncurkan versi murah dari kendaraan sport Model Y.

Nampaknya posisi Tesla di China bisa menjadi semakin sulit, ini dikarenakan perusahaan milik Elon Musk itu harus menghadapi produsen mobil listrik China Xpeng Inc. yang menjual produknya dengan harga agresif. Xpeng merupakan salah satu pemain industri kendaraan listrik di negeri tirai bambu.

Dilansir dari CNBC, pendiri BYD BYD Co Ltd. Wang Chuanfu menyampaikan bahwa kendaraan energi baru yang mengacu pada tenaga baterai dan hibrida ini telah menyumbang lebih dari 10 persen penjualan mobil baru di China pada bulan Maret 2021, dan terus tumbuh menjadi 11,4 persen pada bulan Mei 2021. ia juga memperkirakan bahwa tingkat penetrasi pasar akan melonjak menjadi lebih dari 70 persen pada tahun 2030.

Sementara William Li, pendiri dan CEO start-up mobil listrik Nio, lebih optimis dan memperkirakan bahwa apa yang disebut mobil listrik pintar akan mencapai 90 persen. Nio adalah produsen mobil yang terdaftar di Amerika Serikat dan sempat memimpin dalam hal pengiriman bulanan sebanyak 6.711 mobil pada bulan Mei 2021. Angka ini turun dari pengiriman bulan sebelumnya sebanyak 7.102.

Mobil Listrik China 1

Lalu siapa produsen mobil listrik China di urutan pertama? Ternyata jawabannya adalah mobil listrik produksi Wuling Hongguang Mini. Mobil listrik yang dikembangkan di bawah usaha patungan bersama General Motors di Cina.

Ketika pasar lokal untuk kendaraan energi baru bertumbuh, banyak pihak di China mengharapkan agar merek mobil China menguasai pasar dalam negeri dan dapat tumbuh mencapai 60 persen pada tahun 2030 dibanding mobil impor. Sekedar informasi, saat ini banyak produsen mobil asing seperti Volkswagen yang berencana untuk meluncurkan mobil listrik di negara China terlebih dahulu sebelum masuk ke negara lainnya, di mana penjualan kendaraan bertenaga baterai mendapat dorongan dari subsidi pemerintah pusat dan kebijakan preferensial lainnya.

Bagaimana tanggapan Anda akan persaingan mobil Listrik ini?

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka