Mika Rafello Metal Wunderkind 13 Tahun, Ternominasi DI AMI Award 2021

Mika Rafello Metal Wunderkind

Tikum MusicMika Rafello, seorang anak berusia 13 tahun yang mendobrak dunia musik metal tanah air sebagai metal wunderkind. Dengan usia yang sangat muda Mika mampu memainkan semua alat musik, menulis lagu dan juga merekam sendiri sampai dengan proses mixing.

Ketika Aku Di Ketika” (Feat. Roy Jeconiah)

Ajaibnya proses Mika bermain musik baru dimulai sejak pandemi covid-19 yang membuat dia hanya bisa di rumah dan akhirnya dia mencoba memainkan gitar sang ayah yang merupakan salah satu sound engineer terkemuka tanah air, Imran St. Sati dari Soundsation Mastering yang pernah menggarap Boomerang, 7 Kurcaci, Sucker Head, Rotor, Trauma, Tengkorak, Ungu, Radja, Ada band dan banyak lagi.

Dari iseng karena bosan di rumah dalam waktu singkat dia fasih memainkan semua alat musik, awal Mika bermain musik dimulai dengan memainkan gitar lagu lagu Slipknot dan Iron Maiden kemudian berkembang ke lebih banyak band seperti Metallica, Megadeth, Pantera dan Gojira.

Tidak butuh waktu lama sekitar 3 bulan dia sudah membuat lagu sendiri dan merekamnya tanpa bantuan orang lain, kebetulan dengan adanya studio rekaman milik orang tuanya, permainan maupun proses belajar rekaman secara otodidak terus berlanjut tanpa dibantu siapapun termasuk ayah nya.

Akhirnya suatu saat Roy Jeconiah ex vocalis Boomerang bertandang ke rumah orang tua nya dan mendengar Mika bermain gitar lagu ciptaan nya. Roy terkejut dengan musik ciptaan Mika dan langsung menyediakan waktunya untuk mengisi vocal di lagu milik Mika, akhirnya munculah kolaborasi Mika Rafello dan Roy Jeconiah.

Roy Jeconiah, vokalis Jecovox mengatakan : “Kagum juga karena ternyata Mika baru belajar gitar, komposisi lagu, produksi sampai mixing praktis waktu pandemi dimulai 2020 lalu, sementara umurnya waktu belajar itu belum genap 13 tahun.”

“Begitu tahu Mika sudah memilki karya yang sudah dibuat dan belum ada notasi vokal dan liriknya, akhirnya Roy menawarkan diri, gimana kalau komposisi ini diisi notasi vokal plus liriknya, Mika setuju dan akhirnya jadilah komposisi itu,” ujar Roy lagi, mengurai latar belakang keterlibatannya.

Proses nya memakan waktu cukup lama karena kondisi pandemi dimana untuk sesi vocal banyak terhambat namun akhirnya selesai juga debut single dari Mika Rafello featuring Roy Jeconiah dan akhir Juni 2021 lagu dengan judul “Ketika Aku Di Ketika” (Lemiks Records) dari 13 Years Old Metal Wunderkind beredar. Ini adalah karya pertama Mika yang dirilis resmi secara professional dan dapat di dengar di semua digital platform dan YouTube channel Mika
Rafello Kid Guitarist.

Dan setelah rilis single ini didaftarkan ke AMI Award 2021 dimana ternyata Mika berhasil menjadi nominasi di kategori Produksi Metal Terbaik. Suatu pencapaian yang luar biasa mengingat ini adalah karya pertama dan usianya yang sangat belia, sekaligus juga Mika adalah nominasi paling muda. Karena prestasi ini alhasil saat ini Mika di endorse oleh Aria Pro II Guitars, Japan.

Menurut Roy, di usianya yang baru menginjak 13 tahun, jalan Mika tentunya masih sangat panjang. Dan ia berharap, semoga Mika tidak berhenti sampai di situ dan masih akan terus melahirkan karya. “Semoga juga kemunculan Mika bisa memicu semakin banyak bakat-bakat baru, yang tentunya menjadi angin segar untuk dunia musik Indonesia secara keseluruhan.”

Setelah single “Ketika Aku Di Ketika”, Mika langsung fokus melanjutkan penggarapan karyakarya lainnya, yang rencananya bakal ia satukan dalam kemasan album penuh, dengan target perilisan awal 2022 mendatang.

Untuk kontak lebih jauh sobattikum bisa mengunjungi sosial media Mika di instagram @mikarafellokidguitarist dan Facebook di Mika Rafello Kid Guitarist

Anda mungkin suka