5 Trik Merawat Mobil di Musim Hujan

Merawat Mobil di Musim Hujan Trik

Tikum.id Otomotif – Jangan tunggu berjamur dan memudar! Lakukan lima trik dan cara merawat mobil saat musim hujan berikut ini untuk melindungi mobil kesayangan.

Musim hujan telah tiba. Itu artinya, Anda harus memberi perawatan ekstra pada mobil kesayangan.
Pasalnya, air hujan mempunyai kandungan bersifat asam yang telah bercampur dengan partikel kotoran dan limbah di jalan. Selain itu, musim hujan juga memicu pertumbuhan jamur yang lebih cepat, mengurangi kualitas cat mobil jadi lebih cepat pudar, memicu timbulnya karat, hingga membuat cat pelindung mengelupas. Walau begitu, risiko ini dapat diminalkan. Asal tahu cara merawat mobil saat hujan dengan tepat dan disiplin menerapkannya, berbagai masalah tersebut dapat dihindari.

Segera Bilas dan Keringkan

Jangan Anda biarkan begitu saja mobil yang terkena guyuran hujan dengan harapan mobil akan kering sendiri dan tetap dalam kondisi baik. Kandungan asam dan kotoran dalam air hujan bisa jadi malapetaka tersendiri yang akan Anda sesali di kemudian hari. Selain lapisan pelindung cat yang rusak, jamur juga akan muncul.

Tenang, Anda tidak harus mencucinya. Setidaknya, bilas dengan merata menggunakan air bersih—kecuali jika memang ada noda yang membandel. Setelah itu, keringkan menggunakan kain lap. Gunakan kain bahan microfiber untuk hasil terbaik.

Bersihkan Kaki-Kaki Mobil

Anda harus lebih memperhatikan bagian kolong dan kaki-kaki mobil yang banyak menggunakan besi sebagai materialnya. Hanya karena berada di sisi bawah dan jarang terlihat—tidak seperti bagian cat dan bodi mobil—bukan berarti kaki-kaki mobil lepas atau Anda moro duakan begitu saja.

Bagian bawah mobil justru yang paling banyak terdampak dari hujan—melewati genangan air, kubangan, dan sebagainya. Bagian ini justru yang paling rentan kotor dan mengalami karat. Sekalipun telah melindungi dengan lapisan antikarat, jika kotoran dibiarkan terlalu lama, Anda tetap akan menemukan karat di kaki-kaki mobil. Maka dari itu, jangan terlewat membersihkan bagian ini dan sering-seringlah membilasnya.

Cepat Bersihkan Karpet

Kenyamanan berkendara tak akan Anda dapatkan jika ruangan dalam mobil justru berbau dan berjamur. Dua hal ini pun kerap muncul saat pengguna mobil yang kehujanan—ataupun melewati genangan atau kubangan—langsung masuk begitu saja ke dalam mobil sehingga membuat karpet jadi lembap dan kotor serta dibiarkan demikian terlalu lama.

Anda bisa menyiapkan karpet tambahan sebagai antisipasi jika tidak ingin membuat karpet asli kotor, lembap, berbau, dan berjamur. Selain itu, tentu saja, Anda bisa mencuci karpet mobil minimal seminggu sekali—atau lebih. Pastikan saja pelapis lantai mobil ini selalu dalam keadaan bersih.

Menjaga Kebersihan Kaca Depan

Kaca mobil yang kotor dan berjamur—terutama bagian depan—tidak cuma membuat tampilan kendaraan jadi kurang maksimal. Lebih dari itu, jika pandangan Anda selagi mengemudi terganggu, maka risiko mengalami kecelakaan jadi lebih besar.

Rutinlah membersihkan dan mengelap kaca depan mobil dan nyalakan AC dengan suhu yang tidak terlalu dingin saat hujan turun. Cara ini akan membantu kaca mobil tetap jernih dari embun yang menempel pada kaca. Selain itu, untuk pembersihan rutin, gunakan sedikit sampo ke kain lap berserat halus yang basah, lalu bersihkan kaca mobil dengan gerakan searah.

Parkir di Tempat Tertutup

Sebisa mungkin, selalu parkir mobil Anda di tempat yang tertutup dan aman. Rips ini akan membantu melindungi mobil dari paparan air hujan, debu, dan paparan sinar matahari. Selain mobil tetap bersih, Anda tak perlu banyak khawatir cat mobil yang akan mengusam atau munculnya jamur.

Namun, apabila terpaksa harus memarkir di luar, gunakan cover mobil. Pilihlah cover yang berkualitas apik sehingga awet dan memberi perlindungan maksimal untuk mobil kesayangan Anda.

Anda mungkin suka