Mengenal KOI (Komunitas Organik Indonesia), Green and Healthy

Tikum Health – Apa yang terlintas dalam benak Anda ketika mendengar kata ‘Organik’. Apakah Sehat, Makanan, atau produk kecantikan berbasis natural tanpa bahan kimia?

Organik merupakan istilah pelabelan yang menyatakan bahwa suatu produk telah diproduksi sesuai dengan standar sistem pertanian organik dan disertifikasi oleh lembaga sertifikasi organik yang telah terakreditasi. Saat ini pasar makanan organik telah tumbuh secara signifikan dalam beberapa tahun terakir dan menjadi industri yang bernilai hingga milliaran rupiah dan sudah mendapatkan pengakuan dan sertifikasi dari berbagai lembaga resmi. Artinya produk-produk organik bersertifikat adalah produk yang telah diproduksi, disimpan, diproses, ditangani dan dipasarkan sesuai dengan spesifikasi standar yang tepat dan disertifikasi oleh lembaga -lembaga resmi seperti Sucofindo, Mutu Agung Lestari, dan masih banyak lagi.

Apa saja yang masuk dalam kategori produk organik? Produk organik bisa berupa produk pangan yaitu makanan segar atau olahan yang diproduksi dengan metode pertanian organik yang ditanam tanpa menggunakan bahan kimia sintetis seperti pestisida dan pupuk buatan manusia, serta tidak mengandung organisme hasil rekayasa genetika. Contoh dari produk makanan organik adalah berbagai produk makanan segar seperti sayuran, daging, susu, makanan olahan seperti keripik, minuman, dan makanan beku.

Penting untuk dicatat, bahwa label organik berlaku untuk proses produksi dan memastikan bahwa produk telah diproduksi dan diproses dengan cara yang ramah lingkungan untuk menghasilkan produk berkualitas yang siap dikonsumsi.

Agar semakin mengerti tentang produk Organik, mari kita juga mengenal para produsen, konsumen, pemerhati, aktivis dan pengamat Green & Healthy Living di Indonesia yang berkumpul dalam satu wadah yaitu Komunitas Organik Indonesia.

Mengenal Komunitas Organik Indonesia (KOI) yang resmi terbentuk di tahun 2008. Komunitas ini awalnya berasal dari sebuah forum di sosial media Facebook. Para inisiator komunitas ini terdiri dari beberapa orang pelaku bisnis bidang organik yaitu: Christopher Emille Jayanata, Ning Harmanto, Sugih, Adi Kwok dan Ibu Joan. Dan saat ini KOI diketuai oleh Christopher Emille Jayanata atau yang akrab disapa Mas Emil.

(Ketua Komunitas Organik Indonesia/KOI)

Visi dari KOI adalah ingin membuat Indonesia menjadi tempat yang lebih berkualitas bagi masyarakatnya dengan motto Green and Healthy. Dan Misi komunitas adalah ingin menumbuh kembangkan pertanian organik dan makanan bebas 4P (Penyedap, Pewarna, Pengawet dan Pemanis buatan)

Konsep ‘Organik’ yang dianut oleh KOI dirancang untuk lebih dekat dengan para artisan, pelaku UMKM dan penggiat selaras alamnya, sehingga bisa lahir para pelaku organik Indonesia yang berkualitas, dengan komitmen mereka yang datang dari hati. Hal ini dilakukan agar para anggota produsen dan konsumen yaitu masyarakat Indonesia dapat mengenal lebih dekat para pejuang aktifitas Organik, Green & Healthy di Indonesia, agar mereka dapat memberikan inspirasi, motivasi, Keterbukaan dan kecintaan kepada alam Indonesia.

Latar belakang para anggota KOI adalah mahasiswa dan berbagai pemilik usaha dengan usia mulai dari 20 tahun keatas. Sampai saat ini jumlah anggota komunitas sudah sebanyak 1200 orang yang tersebar di berbagai kota di Indonesia (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Jogja, Malang, Manado, Batam, Sumatera, Lampung)

Hal yang membedakan komunitas ini dengan kelompok lingkungan hidup lainnya adalah, LSM lain lebih ke gerakan menyelamatkan, namun komunitas ini lebih berfokus kepada orang-orang yang bergerak di bisnis yang selaras alam dan lingkungan.

Di masa normal baru pandemic dan PPKM saat ini, KOI mengalihkan seluruh kegiatan melalui daring/online, seperti talk show, diskusi dan seminar. Namun, sebelum masa pandemi Covid-19, KOI selalu mengadakan kegiatan-kegiatan di berbagai tempat dan negara. Berikut diantaranya.

  • Periode mingguan KOI sering membuat Bazar produk-produk organic dan ramah lingkungan
  • Periode bulanan (per 3 bulan) KOI aktif mengadakan festival lokal untuk lokal
  • Periode tahunan yaitu Organic Green and Healty Expo di berbagai tempat di Jakarta dan sekitarnya seperti Lippo Mall Puri, CNI Building, Tebet Green Mall, Bentara Budaya Pal Merah, Food Centrum Sunter, Baywalk Mall Pluit, Living World Alam Sutra, dll.
  • Secara sporadic banyak anggota komunitas yang juga turut aktif melakukan berbagai bakti sosial dan olahraga bersama.
(Kemang Organic Market pertama di 2015)
(Bulan Kepedulian Autoimun 2016)

Melalui berbagai program komunitas, KOI (Komunitas Organik Indonesia) telah turut mengenal dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pertanian organik, memberdayakan produk-produk petani, pilihan hidup sehat, serta pilihan hidup yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Seru dan menyenangkan bukan seluruh kegiatan dari komunitas ini.

Jika anda juga tertarik untuk mengembangkan produk-produk organik, mari bergabung menjadi anggota di komunitas organik Indonesia. Syarat untuk bisa bergabung adalah:

  1. Sebaiknya seorang Entrepreuner pemula atau penuh waktu dan punya produk berkonsep bebas 4P (Penyedap, Pewarna, Pengawet dan Pemanis buatan)
  2. Sehat Mental dan Jasmani

Silahkan menghubungi akun sosial media resmi KOI di Instagram @komunitasorganikindonesia
Yuk kita dukung terus komunitas ini untuk membuat perubahan di tanah air, dan mari kita juga ikut belajar dalam pengembangan dan pelestarian produk organik.

Salam Organik, untuk Indonesia yang lebih berkualitas.

“Whenever possible, organic produce, fish, poultry, eggs, and other products are preferred.”

Margaret Cuomo