5 Kuliner Ekstrem Asal Korea Selatan. Berani Coba?

Dari Dotorimuk sampai Ttongsul, ini dia deretan kuliner ekstrem asal Korea Selatan. Bagi Anda yang penasaran dan berani mencoba

Tikum Kuliner – Dari Dotorimuk sampai Ttongsul, ini dia deretan kuliner ekstrem asal Korea Selatan. Bagi Anda yang penasaran dan berani mencoba, simak ulasannya berikut ini

Mencoba makanan khas Korea Selatan seperti Ttopokki, Bibimbap, atau Odeng mungkin sudah biasa. Bagaimana kalau Anda mencoba jenis hidangan lainnya seperti Sundae atau Gaebul?

Sunde dan gaebul masuk ke dalam kategori kuliner ekstrem asal Korea Selatan karena bentuk dan bahan pembuatannya dinilai tak biasa, khususnya bagi para turis asing. Selain dua kuliner tadi, Korea Selatan juga punya makanan aneh lainnya seperti poin-poin berikut ini. Apa saja?

5 Kuliner Ekstrem

1. Dotorimuk

Sekilas memang tidak ada yang aneh dari tampilan Dotorimuk. Tetapi kuliner berbentuk jeli ini terbuat dari pati biji pohon ek yang rupanya termasuk tanaman beracun dengan kandungan tanin di dalamnya. Di sisi lain kebanyakan orang di seluruh dunia menyebut biji pohon ek sebagai makanan tupai.

extreme food south korea 1

Karena kandungan racun inilah pengolahan dotorimuk tidak boleh dibuat sembarangan. Dotorimuk memiliki tekstur yang kenyal dan berwarna kecokelatan menyerupai jeli ketika dimakan. Kuliner ini biasanya diolah bersama sayuran dan kecap, lalu disajikan sebagai lauk atau makanan pendamping.

Konon, Dotorimuk sudah ada sejak zaman dinasti Joseon, lho. Dahulu sajian ini dibuat untuk mengatasi masalah kelaparan dan sulitnya mendapatkan sumber makanan yang layak.

2. Sundae

Pilihan kuliner ekstrem Korea Selatan selanjutnya adalah Sundae. Bagi orang Korea Selatan, Sundae merupakan salah satu street food favorit berharga murah. Sajian yang dimaksud di sini bukan jenis es krim dengan cita rasa manis yang menggugah selera, ya.

extreme food south korea 2

Sunde adalah sosis yang terbuat dari usus sapi atau babi yang diisi dengan olahan sayuran dan darah babi. Inilah alasan mengapa Sundae sering disebut sebagai sosis darah.

Masyarakat setempat biasa menikmati Sundae dengan saus atau mencocolkannya ke garam. Selain itu, Sundae juga sering disajikan bersama Ttopokki. Kalau pergi ke Korea Selatan, Anda bisa pergi ke kawasan Sillim-dong yang dikenal sebagai sentra penjualan Sundae.

3. Gaebul

Cara penyajian dan bentuk Gaebul yang tidak biasa membuatnya dikategorikan sebagai kuliner ekstrem Korea Selatan. Gaebul sendiri merupakan sebutan bagi cacing sendok yang banyak dijual di pasar ikan yang ada di Korea Selatan.

extreme food south korea 3

Secara harfiah nama Gaebul merupakan gabungan dari kata gae yaitu anjing dan bul yang berarti penis. Bagi para turis, tampilan Gaebul yang berwarna pucat dan bergerak menggeliat terlihat menjijikkan dan tidak menggugah selera.

Belum lagi Gaebul biasa disajikan hidup-hidup dan disantap bersama minyak wijen dan garam atau gochujang plus cuka. Soal rasa, Gaebul punya tekstur yang kenyal dan agak amis ketika dimakan.

4. Beondegi

Dalam bahasa Korea, beondegi diartikan sebagai kepompong. Faktanya kuliner Beondagi ini memang menggunakan kepompong ulat sutera sebagai bahan utamanya. Wah, bagaimana rasanya, ya?

extreme food south korea 4

Sebelum disajikan kepompong akan direbus atau dikukus, kemudian ditambahkan dengan bumbu-bumbu lokal untuk memperkaya rasanya. Selain dimakan sebagai camilan pendamping ketika meminum alkohol, Beondegi juga biasa diolah menjadi makanan pembuka.

Beondegi memiliki tekstur yang renyah dan terasa gurih berpadu manis saat dikunyah. Menurut sejarah, selama perang Korea masyarakat setempat sulit mendapatkan makanan berprotein dan akhirnya Beondegi menjadi alternatif favorit kala itu.

5. Ttongsul

Kalau biasanya arak terbuat dari buah-buahan atau beras, Ttongsul justru terbuat dari kotoran anak-anak usia 4-7 tahun. Dahulu orang-orang Korea menggunakan Ttongsul sebagai minumkan kesehatan atau sebagai alternatif pengobatan.

extreme food south korea 5

Di zaman modern seperti sekarang, Ttongsul sangat sulit dicari dan konon hanya sebagian orang saja yang mampu membuatnya. Selain menggunakan kotoran manusia, Ttongsul juga bisa dibuat dari jenis feses lainnya seperti kotoran anjing atau ayam.

Itulah 5 kuliner ekstrem Korea Selatan yang kerap membuat selera makan menurun. Ada yang pernah mencobanya? Kalau belum, apakah olahan di atas akan masuk ke dalam kuliner incaran ketika berkunjung ke Korea Selatan? Selamat mencoba!

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka