Kuatkan Ikatan Ibu dan Anak dengan 4 Cara Ini!

Tumbuh kembang buah hati ternyata dipengaruhi oleh hubungan dengan ibu, lo. Maka dari itu, penting untuk perkuat ikatan ibu dan anak dengan 4 cara ini!

Tidak diragukan bahwa hubungan ibu dan anak sangatlah spesial. Menurut riset yang dipublikasikan dalam The Journal of Neuroscience, hubungan terkuat antara orang tua dan anaknya ialah ikatan ibu dan anak, bahkan lebih dari ayah dengan si buah hati. Secara alami, tubuh seorang ibu umumnya memproduksi hormon dopamin ketika berinteraksi dengan bayinya. Tak hanya itu, saat menyusui si kecil, tubuh ibu juga mengeluarkan hormon oksitoksin. Kedua hormon inilah yang membantu memperkuat ikatan antara ibu dan anak.

Hari demi hari, tumbuh kembang anak akan terus mengalami perubahan. Pastinya, Anda harus selalu memberikan perhatian khusus agar ikatan dengan buah hati semakin menguat. Bagaimana caranya? Yuk, lakukan 4 langkah berikut ini!

1. Jaga komunikasi

Anda harus tahu kapan saatnya berbicara, kapan saatnya mendengarkan. Ketika anak sedang bercerita atau menyampaikan sesuatu, dengarkan dengan fokus dan penuh perhatian seperti halnya ketika berbicara dengan sesama orang dewasa.
Lakukan kontak mata, hentikan multitasking, dan konsentrasi penuh. Tunjukkan dengan bahasa tubuh bahwa apa yang buah hati katakan adalah prioritas Anda di momen tersebut. Jika anak kesulitan berbicara, berikan waktu untuk berpikir terlebih dahulu dan jangan diabaikan.
Kemudian, selalu sempatkan untuk berkomunikasi dengan buah hati. Bisa dilakukan saat naik mobil bersama, sebelum tidur, atau ketika makan bersama. Tidak perlu topik yang serius, obrolan santai pun bisa mempererat hubungan Anda dengan si kecil.

2. Saling menghormati dan menghargai

Hormat dan penghargaan bisa dilakukan dalam berbagai macam hal. Misalnya, ketika anak memiliki cita-cita atau passion. Walau Anda tidak tertarik atau kurang mengetahui tentang kegemaran anak, belajarlah menghargai apa yang dianggap penting oleh mereka. Pada saat yang sama, berikan wawasan tentang passion Anda sehingga anak merasa dihargai karena perbedaan, bukan hanya karena kesamaan.

Contoh lainnya, ketika anak memiliki perbedaan pendapat dengan Anda, jangan marah atau menunjukkan rasa tidak suka. Hormatilah dan biarkan buah hati merasa aman walau berbeda opini dengan orang tua. Namun, jangan lupa ajari mereka untuk menyampaikan perbedaan pendapat dengan cara yang baik, ya!

3. Habiskan waktu bersama secara rutin

Ikatan ibu dan anak juga bisa diperkuat dengan sering-sering meluangkan waktu bersama. Semisal, bermain sesuatu yang tidak hanya disukai anak, tetapi juga Anda. Salah satu jenis gim yang bisa dinikmati segala usia adalah gim papan. Adanya peraturan dan instruksi yang tertera pada permainan ini membuatnya mudah diikuti anak-anak. Berbeda dengan gim yang tidak Anda lakukan dengan serius, anak akan merasa diremehkan dan ikatan pun sulit dibangun.

4. Berikan “sentuhan kasih sayang”

Sentuhan penuh kasih sayang dari ibu kepada anaknya ternyata sangat efektif dalam mempererat ikatan. Kontak fisik ini dapat berupa pelukan, belaian, kecupan, atau sekadar bergandengan tangan. Menurut riset yang dilakukan oleh Jens Brauer dan Annett Schimer, “otak sosial” milik anak-anak jadi lebih aktif ketika bersentuhan dengan sang ibu. Selain itu, kontak fisik bisa membangun kenyamanan dan kepercayaan anak kepada Anda.

Itulah 4 cara memperkuat ikatan ibu dan anak yang efektif dan patut Anda terapkan. Ikatan yang terpelihara dengan baik akan membuat anak tumbuh dan berkembang secara optimal. Namun, ikatan bukanlah sesuatu yang bisa diperoleh dengan instan. Butuh proses yang panjang untuk bisa membangun hubungan yang kuat. Maka dari itu, tetap semangat dan sabar untuk Bunda dalam merawat dan berinteraksi dengan anak, ya!

Anda mungkin suka