Konferensi IEEE Big Data Internasional 2022 Yang Sudah Dinanti

Mulai tanggal 17 hingga 20 Desember 2022 akan ada IEEE Big Data. Apa itu? Yuk cek detail berikut ini agar tahu kenapa acara tersebut begitu penting untuk diikuti

Tikum.id Tech – Mulai tanggal 17 hingga 20 Desember 2022 akan ada IEEE Big Data Internasional. Apa itu? Yuk cek detail berikut ini agar tahu kenapa acara tersebut begitu penting untuk diikuti.

<img decoding=

Tahun ini, lebih tepatnya pada tanggal 17 hingga 20 Desember 2022, akan ada Institute of Electrical and Electronic Engineering (IEEE) International Conference Big Data. Apa itu dan mengapa sangat dinanti oleh banyak orang?

Sekilas Tentang IEEE Big Data

<img decoding=
(Indonesian Delegation from Pulselabjakarta)

IEEE Big Data pada dasarnya adalah Konferensi Internasional mengenai Big Data yang diadakan setiap tahun. Kehadiran Big Data telah terbukti dapat mengubah sains, teknik, kedokteran, perawatan, kesehatan, keuangan, dan bisnis. Secara berkala dan pada akhirnya, Big Data akan mengubah masyarakat sendiri. Konferensi ini dimulai sejak tahun 2013 lalu dan telah menjadi konferensi penelitian tingkat atas dalam hal Big Data. Forum yang memang disediakan untuk menyebarkan hasil terbaru dalam penelitian, pengembangan, dan aplikasi Big Data.

Konferensi awal mereka pada tahun 2013 dihadiri oleh lebih dari 400 peserta dari 40 negara. Konferensi IEEE Big Data pada tahun 2019 diadakan di Los Angeles, California, Amerika Serikat. Jumlah peserta yang berpartisipasi pun bertambah, yaitu sekitar 1200 orang dari 54 negara.

Era pandemi Covid-19 yang terjadi pada 2020 mengubah konsep konferensi ini, yang kemudian diadakan secara daring. Kali ini, peserta yang diundang mencapai hampir 1100 orang dari 50 negara. Yang terakhir pada 2021 lalu, acara ini diadakan secara online juga, dengan hampir 1089 peserta terundang yang hadir dari 52 negara.

Mengapa IEEE Big Data Internasional Sangat Penting?

Sejak era digital dimulai, kehadiran Big Data menjadi perhatian dan kepedulian banyak pihak di dunia. Beberapa negara sudah menunjukkan kepedulian mereka dengan memberlakukan hukum terkait perlindungan terhadap data-data digital, terutama untuk bidang yang paling krusial. Banyak media digital yang juga bergantung pada Big Data. Selama pelaksanaannya, IEEE Big Data juga tidak menyediakan ruang untuk diskriminasi, pelecehan (dalam bentuk apa pun), atau perundungan. Pernyataan sekaligus peraturan ini harus dipatuhi dengan ketat karena peserta datang dari berbagai negara. Oleh karenanya, apabila ada negara yang sedang mengalami masalah politik, masalah tersebut harus ditinggalkan di luar forum.

Dengan kata lain, para peserta acara diharapkan untuk saling menghormati selama kegiatan berlangsung. Karena itulah, para peserta diharapkan dapat ikut bertindak dengan melaporkan berbagai pelanggaran yang terjadi selama acara berlangsung. Peraturan tersebut tentunya ditegakkan demi kenyamanan bersama.

IEEE Big Data Internasional Tahun 2022 Ini

Dalam IEEE Big Data 2022 yang akan diadakan di Osaka, Jepang, makalah penelitian autentik berkualitas tinggi yang diterima dan dikumpulkan adalah yang terkait dengan Big Data. Kali ini penekanan topik ada pada 5V, yaitu: Volume, Velocity, Value, and Veracity.

Semua aspek dalam kategori di atas merupakan tantangan Big Data terkait sains, teknik, sosial, sensor/IoT/IoE, dan multimedia (baik berupa audio, video, gambar, dan lain-lain). Semua hal tersebut berkaitan dalam hidup manusia, terutama di era digital. Era pandemi Covid-19 makin menunjukkan pentingnya keseriusan dalam menangani isu Big Data. Banyaknya hoaks (kabar palsu) melalui media sosial dan doxxing (kebocoran data pribadi dengan tujuan memeras dan mengintimidasi korban) telah menunjukkan konsekuensi serius yang tidak bisa diacuhkan lagi. Misalnya: keresahan yang berlangsung di masyarakat hingga gangguan keamanan nasional suatu negara.

Karena itulah, IEEE Big Data termasuk acara yang paling ditunggu-tunggu untuk kaum akademisi. Dengan tema 5V tahun 2022 ini, semoga akan ditemukan kebijakan internasional terkait Big Data yang dapat bermanfaat bagi seluruh dunia. Para pengguna internet akan merasa lebih aman dan terlindungi, karena pihak yang dapat mengakses Big Data diharapkan akan berlaku lebih bijak dengan kemampuan yang mereka miliki.

Tinggalkan pesan