Komunitas VW dari Volkswagen Beetle Club (VBC) Indonesia

Tikum Otomotif – VW Beetle atau VW Tipe 1, adalah sebuah mobil kecil yang diproduksi oleh Volkswagen. Juga dikenal dengan VW Kodok di Indonesia. Seperti apa sejarah dan cerita menarik dari ‘iconic car’ ini di Indonesia?

<a href="https://tikum.id/">
<img data-lazyloaded=

Volkswagen terlahir dari sebuah gagasan Insinyur otomotif Ferdinand Porsche dan pemimpin partai Nazi yang juga Kanselir Jerman, Adolf Hitler. Mereka ingin mengembangkan sebuah mobil rakyat yang terjangkau dan praktis untuk dimiliki oleh masyarakat Jerman pada saat itu.

Beetle sendiri mulai diproduksi dan dipasarkan oleh produsen mobil Jerman Volkswagen (VW) dari tahun 1938-2003, dan salah satu jenis yang populer di dunia adalah VW Beetle.

VW Beetle adalah mobil bermesin belakang dengan dua pintu untuk lima penumpang, namun seiring waktu VW Beetle akhirnya dibatasi sebagai mobil untuk kapasitas empat orang penumpang saja di beberapa negara.

Mobil ini unik dan punya banyak nama di berbagai negara. Masyarakat Jerman menyebutnya ‘der Kafer’, Inggris dan AS menyebutnya ‘Bug’, Australia menyebutnya ‘Beetle’ dan di Indonesia dikenal dengan nama ‘VW Kodok’.

Lalu seperti apa perkembangan dari VW Beetle di Indonesia? untuk menjawab pertanyaan itu mari kita juga mengenal komunitas dari pemilik mobil VW yaitu Volkswagen Beetle Club Indonesia.

Volkswagen Beetle Club (VBC) Indonesia ialah komunitas dari pemilik VW yang berdiri pada tanggal 6 Juni 1982, oleh para pendiri yaitu Muhanto Hatta dan Dradjat Usdianto.

Pada awal didirikannya VBC tidak mempunyai Visi dan Misi yang jelas, karena pada saat itu para anak muda pemilik mobil Volkswagen Beetle hanya ingin mengumpulkan para pemilik dan pengguna VW Beetle saja. Namun tidak pernah terbayangkan bahwa Volkswagen Beetle Club akhirnya bisa tetap eksis sampai dengan 39 tahun tepat di tahun 2021.

<a href="https://tikum.id/">
<img data-lazyloaded=

Sejak berdiri di tahun 1982 para ketua dipilih setiap tahun dan sekarang sudah dirubah menjadi 3 tahunan. Berikut ini beberapa nama-nama mantan ketua VBC hingga yang paling terbaru.

  • Muhanto Hatta (Ancho)
  • Vega Ryanto (Vega)
  • Aria Wibisana (Aria)
  • Herlambang Setyanto (yanto)
  • Abdullah Osmas Von Tagor (Fobo)
  • Panudju Adjie (Adjie)
  • Ario Nugroho Setiantoro (Ario)
  • Ken Eka Sakti (Ketua periode 2020 – 2022)
<a href="https://tikum.id/">
<img data-lazyloaded=
(Ketua Umum VBC)

Sebagai klub otomotif yang tergolong ‘Senior’ di Indonesia, tentu saja latar belakang para anggota juga sangat beragam. Umumnya para anggota VBC sudah tidak ada lagi yang berstatus pelajar atau mahasiswa. Meraka rata-rata sudah bekerja dan bahkan ada yang sudah pensiun. para anggota VBC paling banyak bekerja di sektor swasta berbagai bidang, professional di BUMN, Wiraswasta, Polisi dan Ketua MPR-RI aktif dengan nomor anggota 111.

<a href="https://tikum.id/">
<img data-lazyloaded=
(Pengurus VBC Bersama Ketua MPR-RI yang sekaligus Ketua Ikatan Motor Indonesia)

Sampai sekarang jumlah anggota VBC yang terdaftar resmi sebanyak 300 orang. Dan kebetulan klub ini tidak menggunakan sistem wilayah/chapter. Jadi sekalipun banyak dari anggota VBC yang sudah tidak tinggal di Jakarta tetapi mereka tetap anggota VBC dan nomor anggota VBC melekat seumur hidup.

Kami bertanya keapada ketua VBC mengenai apa yang istimewa dari sebuah Volkswagen Beetle?

Dan menurut mas Ken ”agak sulit menjelaskan keistimewaan dari Volkswagen Beetle

Walaupun VW beetle itu sejujurnya tidak enak dipakainya dan banyak kekurangannya. akan tetapi, banyak diantara para anggota yang tidak bisa lepas dari VW Beetle, bahkan ada beberapa VW Beetle yang tangan pertama warisan dari orang tuanya.”

Ken menambahkan, “Contoh lain adalah banyak sekali kasus para anggota menjual VW nya pada saat mereka menikah dan mengganti VW nya dengan kendaraan yang lebih dapat diandalkan untuk beraktifitas. Dan setelah anak-anak mereka sudah besar akhirnya mereka membeli kembali VW Beetle. ditambah lagi bahwa club ini sangat bersifat kekeluargaan, sehingga pada setiap kegiatan yang kami lakukan, banyak sekali anggota yang sudah tidak mempunyai VW namun tetap ikut mendukung kegiatan VBC”

<a href="https://tikum.id/">
<img data-lazyloaded=

Walau saat ini banyak kegiatan terkendala karena wabah pandemi covid-19, akan tetapi beberapa tradisi club masih tetap dijalankan sampai dengan sekarang. Mari kita lihat apa saja kegiatan-kegiatan VBC di masa lalu hingga saat ini.

1. Periode Mingguan biasanya sering melakukan kegiatan kumpul bersama di setiap hari Jumat malam.

2. Periode Tahunan

  • Perayaan ulang tahun club
  • Kegiatan sosial seperti membagikan kopi, teh, makanan ringan hingga sembako di malam takbiran dan malam tahun baru kepada para petugas pemerintah kota yang sedang bertugas dan para pengemis/pemulung bersama club lain yaitu VVC (Volkswagen Van Club)
  • Kejuaraan Motor Sport Racing

3. Kegiatan Touring

  • Touring terjauh yang pernah dilakukan VBC adalah touring lintas Jawa tahun 1986/87
  • Touring event VW Indonesia Association di tahun 1990-2014 (Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Lombok), dengan rute: Bandung, Solo, Jogja, Cirebon, Lampung, Palembang, Bangka Belitung, Padang, Pekanbaru, Makassar, Toraja, Banjarmasin, Balik Papan, Bali, Lombok, Malang, Surabaya, Semarang, dll.
  • Perwakilan undangan berbagai event di luar negeri seperti Malaysia, Thailand, Belanda, Belgia, Jerman, Amerika, Australia, pada periode tahun 2001-2017
<a href="https://tikum.id/">
<img data-lazyloaded=
<a href="https://tikum.id/">
<img data-lazyloaded=
<a href="https://tikum.id/">
<img data-lazyloaded=
(Donasi & Bakti sosial untuk Masyarakat)
<a href="https://tikum.id/">
<img data-lazyloaded=
(IIMS 2018)

Namun kegiatan beberapa tahun terakhir sifatnya lebih kasuistis, artinya tidak ada lagi kegiatan rutin karena kesibukan masing-masing dari para anggota VBC, ditambah dengan kemacetan Jakarta dan banyak member’s yang sudah tinggal di luar kota Jakarta.

Bagaimana sobattikum, banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari club yang cukup Senior ini bukan?

Nah, jika Anda pemilik VW Beetle dan belum bergabung menjadi anggota VBC, Kami mengajak Anda untuk lebih dekat dan bergabung dalam beberapa forum sosial media resmi mereka di Instagram: @volkswagenbeetleclub, Facebook: Volkswagen Beetle Club – Jakarta

Namun jika Anda tidak mempunya VW Beetle dan hanya sekedar penggemar, tetap boleh kok untuk bergabung di sosial media.

Kami bangga bisa menampilkan cerita dari komunitas atau klub otomotif ibu kota yang keren dan tetap kompak lebih dari 3 dekade dalam melestarikan Volkswagen (VW) Beetle. Sebab semangat seperti ini wajib diteladani oleh generasi Millenials di komunitas otomotif.

Salam Otomotif.

Volkswagen must continue to attack and make good use of its opportunities

Martin Winterkorn
Anda mungkin suka