Komunitas Serial Komik Tintin Bersama Komunitas Tintin Indonesia (KTI)

Tikum Hobby – Jaman digital seperti sekarang terkadang membuat kita melupakan lagi benda – benda seperti buku dan komik, karena dunia seperti berada dalam genggaman melalui gadget. Bahkan saat ini sudah ada komik online dan digital.

Mari kita kembali flashback ketika komik cetak masih menjadi idola masyarakat Indonesia, baik itu komik asal Amerika (Marvel, DC) dan komik Eropa. Salah satu komik yang sangat populer di Era 90an adalah komik yang menampilkan tokoh fiksi karangan penulis asal Belgia yaitu Tintin.

Adalah seorang George Remi alias Herge, tokoh dibalik lahirnya komik ini, ia lahir di Belgia, pada tanggal 22 Mei 1907, dan wafat pada 3 Maret 1983. Herge juga tidak hanya menciptakan tokoh utama Tintin, namun beberapa karakter pendukung lainnya seperti, Professor Calculus, Captain Haddock, TintinThompson, Snowy (dog), Thomson, and Bianca Castafiore.

Komunitas Tintin Indonesia 1

tikum.id sangat antusias ketika kami bisa membahas komik petualangan Tintin, karena menurut kami komik tintin ini bersifat “formulaic”, menampilkan suatu cerita misteri namun dapat diselesaikan dengan baik dan dapat diterima oleh akal logika.

Komik karya Herge ini terbit sebanyak 24 judul yang di pernah dikeluarkan oleh 3 penerbit yaitu: P.T 35 Djakarta, Indira, dan Gramedia. Komik Tintin pertama kali terbit tahun 1929 dan pertama kali di terjemahkan dalam bahasa Indonesia pada tahun 1975.

Hal lain yang menarik bagi kami adalah ketika Indonesia pernah masuk dalam alur cerita salah satu komik Tintin, yang berjudul Flight 714 To Sydney yang dirilis pada 1968. Saat itu digambarkan bahwa pesawat yang ditumpangi Tintin mendarat untuk transit di bandara Kemayoran, Jakarta, Indonesia.

Komunitas Tintin Indonesia 2
Komunitas Tintin Indonesia 3
(Foto : ceknricek.com & setneg.go.id)

Di Indonesia ternyata penggemar komik ini masih sangat banyak mulai dari usia muda sampai senior dan mereka bergabung dalam satu wadah perkumpulan yang sangat kompak, mari kita berkenalan dengan KOMUNITAS TINTIN INDONESIA (KTI), komunitas serial komik Tintin.

Komunitas Tintin Indonesia

KTI berdiri pada tanggal 13 Juni 2003, atas prakarsa Surjorimba Suroto, dan (alm) Luky Kurniawan.

Mereka memiliki Visi dan misi untuk menjadi komunitas yang menularkan nilai – nilai positif dari karya Hergè, khususnya komik Tintin.

Umumnya dalam suatu komunitas atau perkumpulan akan selalu ada struktur kepengurusan untuk menjalankan program, namun yang unik pada KTI adalah mereka tidak ada istilah ketua maupun struktur organisasi. Namun cukup dikelola oleh beberapa anggota aktif yang berfungsi sebagai moderator/ administrator untuk berbagai platform media sosial Komunitas Tintin Indonesia.

Kami sempat bertanya kepada salah satu pendiri KTI, apa yang membedakan KTI dengan komunitas lainnya? Menurut beliau “kami mengedepankan harmonisasi dan keberagaman dalam bersosialisasi, serta menghormati perbedaan pendapat secara obyektif. Nilai – nilai ini terlihat dari kesehatan di seluruh platform. Seleksi ketat KTI atas profil Calon anggota dilakukan sebelum bergabung melalui rekam jejak media sosial pribadi Calon anggota

Pada KTI berbagai usia, genre, profesi bergabung menjadi satu, baik dari pegawai negeri, pegawai swasta, professional, hingga pelajar dan mahasiswa. Ini terbukti dari rentang usia para anggota KTI dimulai dari usia 17 -70 tahun. Keren banget ya sobat tikum.. kami menyebutnya “Unity in Tintin” !

Komunitas Tintin Indonesia 4
Komunitas Tintin Indonesia 5

Komunitas serial komik Tintin bersama Komunitas Tintin Indonesia ini tidak mengenal istilah chapter seperti komunitas lain. KTI berbasis internet dan media sosial sejak berdiri.

Platform ini dipilih agar seluruh penggemar Tintin di Indonesia dan yang berdomisili di luar negeri dapat berkumpul dan berkomunikasi di tempat yg sama tidak terhalang lokasi geografis. Sekadar gambaran saja, pada milis Yahoo groups beranggotakan 3000 orang dan Group Facebook mendekati 5000 orang.

Ditengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) karena situasi pandemik Covid-19 yang sedang melanda Indonesia dan dunia saat ini, kreatifitas dan silaturahmi antar anggota tetap berjalan. seperti yang baru ini mereka lakukan dengan menggunakan virtual conference program yaitu : talk show Traveling In The Footsteps of #tintin: part 1 Asia & Africa Bersama

Komunitas Tintin Indonesia 6
Komunitas Tintin Indonesia 7

Inilah hal unik menurut kami, menggunakan topik yang tetap berhubungan dengan kesukaan mereka. Akan tetapi masih banyak kegiatan lain yang sudah dilakukan oleh KTI seperti :

  1. Gerakan Go Green
  2. Kunjungan museum di Kota Tua
  3. Sharing session napak tilas lokasi dalam komik melalui applikasi Zoom
  4. Jam comic strip
  5. Drama anak-anak
  6. Bazaar dan Pameran
  7. Tour bersama
  8. Bedah buku
  9. Nonton film bersama
  10. Liputan Media

Bagaimana pencinta Tintin, apakah ini bisa mengobati kerinduan anda akan masa lalu ? akan lebih lengkap rasanya jika anda juga ikut bergabung dalam komunitas ini, dan jika anda ingin mencari tahu silahkan mengunjung beberapa sosial media mereka seperti Facebook : @KomunitasTintinIndonesia, Instagram : @tintin_indonesia, nantinya semua pertanyaan anda akan dilayani langsung oleh admin untuk bagaimana prosedur menjadi bagian dari KTI.

Sukses terus untuk KTI dan semoga semakin mempersatukan masyarakat Indonesia dimanapun mereka berada.

“By believing in his dreams, man turns them into reality.” Herge

Anda mungkin suka