Komunitas Metallica Indonesia (AIFA), Nonton Bareng Konser Metallica ‘Rare Video’

Komunitas Metallica Indonesia

Tikum Music – Beberapa waktu yang lalu tepatnya 6 Februari 2022, And Justice For All Indonesia (AIFA) komunitas resmi penggemar band METALLICA di Indonesia telah mengadakan event nonton bareng (Nobar) Metallica Live in Stadion Lebak Bulus, Jakarta pada tahun 1993. Event ini juga diadakan langsung di 10 tempat di Indonesia. para penggemar di kota Jakarta mengadakan Nobar di KopiNaga, yang terletak di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

<img data-lazyloaded=
Komunitas Metallica Indonesia

Awalnya, Official Metallica mempunyai program bernama ‘Blackbox’. Blackbox adalah sesuatu yang belum pernah dipublikasi di media mana atau dimana pun itu, di program ini akan dipublikasikan. Contoh, Live di Jakarta dan Sao Paolo Brazil tahun 1993 yang belum pernah ada di Youtube, dan pada kesempatan ini akan diputar secara live streaming.

Kenapa belum dipublikasi? Mungkin karena beberapa faktor, diantaranya terjadi peristiwa kerusuhan dan bakar-bakaran pada saat itu. Berdasarkan info dari Met Club, Indonesia kebagian jadwal untuk live, dengan cara membeli link dari Official link tersebut dan hanya berlaku selama dua hari saja.
Menurut Dino Arvianto, owner Kopinaga, menjelang siaran langsung, tiba-tiba Blackbox tidak bisa diakses, ini dikarenakan banyaknya hacker yang ada di Indonesia. “Alhasil kita putar otak bagaimana agar bisa buka link yang eror tersebut. Akhirnya dengan mengunduh VPN dan mengaku dari negara Swedia, akhirnya terbuka juga linknya. Apakah Indonesia sangat ditakuti akan hacker hackernya? Who knows” Pungkas Dino.

Dalam video itu terlihat saat awal crew dan Metallica datang dengan naik bus di rumah Setiawan Djodi yang waktu itu menjadi promotor kedatangan mereka dibawah bendera AIRO Production. Ada juga sambutan berupa tarian Bali dan makan malam. Hingga sampai saat konser berlangsung dan terjadi huru-hara diluar stadion Lebak bulus karena ada beberapa mobil dibakar.

<img data-lazyloaded=
Komunitas Metallica Indonesia
<img data-lazyloaded=
Komunitas Metallica Indonesia

Pada kegiatan Nobar ini hanya dihadiri sekitar 30 orang, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19, dan tidak boleh terlalu ramai karena masih suasana PPKM. Salah satu wartawan senior, mas Firdaus yang waktu itu juga meliput Metallica mulai dari rumah Setiawan Djodi hingga ke konsernya juga mengapresiasi event ini, walaupun beliau tidak sempat datang karena ada kesibukan lain.

Kontributor Tikum Id Antonio Mogot yang turut hadir saat itu sempat mengenang bahwa saat kejadian itu dirinya masih duduk di kelas 2 SMA, dan juga ikut nonton sekaligus bertemu para personil secara langsung di Hard Rock Cafe, Jakarta ang saat itu masih berada di Sarinah Thamrin.

Sekedar info, Metallica bermain selama dua hari dan itu momen yang tidak dapat dilupakan Anton. Sebab, ketika Anton sedang di toilet, ternyata Kirk Hammett sang gitaris juga sedang berada diruangan yang sama. Akhinya, kami sempat bersalaman dan Anton meminta tanda tangan secara langsung. Namun sayangnya, beberpa tahun kemudian kenang-kenangan tanda tangannya Kirk itu hilang entah kemana. Sungguh sangat disayangkan ya Sobat Tikum.

20 tahun kemudian mereka kembali ke Jakarta, dan konsernya sangat sukses tanpa ada kerusuhan. Indonesia sudah berubah, dan semoga akan terus semakin baik dihari depan. Akan tetapi, menonton konser pertama Metallica di Lebak bulus pada tahun 1993 sungguh membawa kenangan tersendiri bagi yang mengalami peristiwa bersejarah tersebut, dimana Anton bisa melihat para personil Metallica yaitu James Hetfield (vocal, gitar) Lars Ulrich (drums) Kirk Hammett (guitar), dan Jason Newsted (bass, back vocal) bagaikan dewa-dewa musik. it’s a dream came true!