Komunitas Jelajah Budaya Indonesia, Belajar Kebudayaan Jadi Seru dan Menyenangkan

Indonesia adalah negara yang sarat akan sejarah dan kebudayaan, agar warisan budaya Indonesia tidak punah oleh waktu, maka Komunitas Jelajah Budaya hadir untuk turut merawat dan melestarikan.

Tikum.id Travel – Indonesia adalah negara yang sarat akan sejarah dan kebudayaan, agar warisan budaya Indonesia tidak punah oleh waktu, maka Komunitas Jelajah Budaya hadir untuk turut merawat dan melestarikan.

<img fetchpriority=

Indonesia adalah negara yang punya sejarah panjang sejak dari jaman kolonial hingga sekarang. Indonesia punya lokasi yang strategis dan diapit oleh dua benua dan dua samudera sebagai jalur perdagang laut, sehingga banyak bangsa-bangsa dunia yang datang dan berinteraksi ke Nusantara dengan berbagai maksud dan tujuan hingga akhirnya menciptakan sebuah sejarah dan serapan kebudayaan.

Warisan budaya adalah rangkaian lengkap dari tradisi, monumen, benda, dan budaya nenek moyang yang diwariskan. Jadi secara umum, terdapat berbagai nilai dari sebuah warisan budaya, yaitu nilai warisan, nilai sejarah, dan nilai simbolik. Tak hanya sekedar menggali, memajang, atau memulihkan koleksi barang-barang lama, tetapi tentang bagaimana untuk tetap melestarikan.

Lalu mengapa warisan budaya Indonesia itu penting? Karena hal ini turut membentuk jati diri suatu bangsa. Secara eksplisit berikut penjelasannya.

  • Masa lalu kita membantu memperkuat masa depan kita.
  • Ketika Anda melakukan hal-hal hebat, warisan Anda akan tetap ada lama setelah Anda pergi.
  • Warisan Budaya membuat kita unik.
  • Apa yang diajarkan oleh orangtua kita akan membentuk hidup kita saat ini.
  • Anda adalah cerminan dari warisan tempat Anda dibesarkan.

Nah agar kita semakin tertarik belajar Kembali tentang sejarah dan budaya bangsa Indonesia, ad acara yang seru dan menyenangkan bersama komunitas Jelajah Budaya.

Komunitas Jelajah Budaya (KJB) resmi didirikan pada 17 Agustus 2003, oleh beberapa mahasiswa dan alumni perguruan tinggi di Jakarta sebagai bentuk keprihatinan terhadap kurangnya perhatian dan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya bangsanya, baik berupa bangunan bersejarah yang telah menjadi Bangunan Cagar Budaya maupun kesenian tradisional. Kemudian sejak 2 Maret 2020, akhirnya komunitas ini resmi berbentuk Yayasan Komunitas Jelajah Budaya dan diketuai oleh Bapak Kartum Setiawan.

<img loading=

KJB adalah sebuah komunitas yang peduli pada seni, budaya, bangunan tua serta peninggalan sejarah bangsa. KJB punya Visi untuk melestarikan hasil karya budaya bangsa dan turut serta dalam membentuk generasi yang menghargai budayanya. Misi Komunitas adalah untuk memperkenalkan museum sebagai sebuah lembaga yang memberi perhatian besar bagi pelestarian budaya bangsa, serta kegiatan wisata yang sarat dengan nilai-nilai edukatif, rekreatif dan edutainment.

Ketertarikan untuk mendirikan Komunitas Jelajah Budaya, berawal dari sekelompok masyarakat yang memiliki perhatian terhadap sejarah dan budaya. Selain itu sebagian anggota komunitas memiliki latar belakang keilmuan seperti Ilmu Sejarah, Arkeologi, Arsitektur, Sastra Bahasa dan lainnya. Jadi, dengan latar belakang pendidikan yang dimiliki ada keinginan mereka untuk turut mengimplementasikan ilmu kepada masyarakat secara luas.

Kami bertanya kepada perwakilan KJB tentang mengapa tertarik melestarikan sejarah? Dan jawaban dari Pak Kartum adalah, “Keunikan Komunitas Jelajah Budaya antara lain fokus kegiatan pada hal-hal sejarah dan budaya, dengan melakukan aktivitas kajian yang dilakukan secara serius, kemudian disampaikan dengan cara yang mengasyikan dan mudah dipahami yaitu dengan jalan-jalanlangsung melihat lokasi”.

Kartum menambahkan “Selain itu kebetulan saya memiliki latar belakang ilmu sejarah, arkeologi, dan museum, maka akan sangat bermanfaat jika langsung diaplikasikan ke masyarakat untuk memberikan kekayaaan budaya Indonesia dengan keragamannya”.

<img loading=

Sejak KJB berdiri, jumlah anggota yang tergabung didalam grup Facebook komunitas sudah sebanyak 7 ribu lebih, yang tersebar diseluruh Indonesia. Sebagai sebuah komunitas independent, latar belakang members juga sangat beragam baik dari genre, usia dan profesi. Mulai dari mahasiswa, pegawai, Dosen, Sejarawan, Teknis, Grafis, dll.

Seluruh members di grup ini adalah mereka yang sudah pernah mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh Komunitas Jelajah Budaya. Kegiatan lainnya adalah melalui program Youtube dalam KJB channel yang rutin membuat program edukatif dan diupload melalui media sosial seputar sejarah dan kebudayaan di Indonesia.

Kegiatan komunitas terdiri dari Jelajah Kota Toea, Jelajah Malam, Night Time Journey at Museum, membatik dan diskusi sejarah budaya, penelitian, Pendokumentasian yang kemudian diupload di media sosial. Hal ini agar timbul kesadaran masyarakat untuk turut menghargai jasa para pahlawan, melestarikan dan mengembangkan pengetahuan sejarah kepada seluruh masyarakat Indonesia. Tak hanya itu, KJB juga melakukan kerjasama dengan berbagai lembaga pemerintah seperti Kementrian Pendidikan & Kebudayaan, Kementrian Pariwisata, provinsi DKI Jakarta, BUMN, perusahaan swasta, dan lembaga pendidikan seperti Universitas dan Sekolah.

<img loading=
<img loading=
<img loading=

Bagaimana Sobat tikum, seru dan keren bukan komunitas ini? Selain sarat akan edukasi kegiatan disajikan dengan cara jalan-jalan mengunjungi situs bersejarah Indonesia. Anda tertarik untuk ikut bergabung dalam Komunitas Jelajah Budaya? Jika Ya, silahkan berkunjung ke halaman sosial media mereka melalui Instagram @komunitasjelajahbudaya

Hingga akhir tahun 2022, sebanyak 12 warisan budaya milik Indonesia telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya. Warisan budaya itu adalah wayang, keris, pendidikan pelatihan membatik, batik, angklung, tari saman, Noken Papua, tiga genre tari Bali, kapal pinisi, tradisi pencak silat, pantun dan gamelan. Mari kita terus menggaungkan dan melestarikan budaya Indonesia, agar kelak anak cucu kita bisa melihat langsung perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

“Jangan pernah melupakan sejarah. Ini akan membuat dan mengubah siapa diri kita.”

Ir. Soekarno
Tinggalkan pesan