Komunitas Indonesian Guitar Community (IGC), Markas Para Gitaris Bandung

Tikum.id Entertainment – Gitaris merupakan posisi yang penting dalam sebuah pertunjukan musik atau band. Mari kita simak kisah dari para Gitaris yang tergabung di Indonesian Guitar Community.

<img data-lazyloaded=

Gitar adalah alat musik dawai yang sejarahnya sudah ada sejak 4000 tahun yang lalu. Para peneliti mengaitkannya dengan Kecapi dan Oud, yang merupakan instrumen senar kuno. Bahan yang digunakan untuk membuat gitar adalah plastik atau kayu, dan terkadang logam. Biasanya alat musik ini memiliki enam senar. Namun, itu dapat memiliki sebanyak delapan belas senar atau sesedikit empat.

Apakah belajar dan bermain gitar adalah hobi yang baik? tentu saja, karena bermain gitar adalah saluran untuk kreativitas dan hasrat Anda terhadap seni musik. Gitar juga sebuah instrumen paling populer untuk digunakan dan membawa manfaat baik fisik maupun mental.

Bermain gitar adalah cara yang bagus untuk mengekspresikan kreativitas Anda, memperluas pergaulan, dan tumbuh sebagai pribadi yang peka akan seni. Apa saja manfaat belajar Gitar?

Berikut di antaranya: peningkatan keterampilan motorik halus, latihan untuk otak, pelepasan emosional, meningkatkan kreatifitas dan hubungan sosial melalui musik.

Beberapa contoh pemain gitar internasional terbaik dalam sejarah musik adalah Jimmy Hendrix dan Eric Clapton. Bahkan, dilansir dari situs ultimateguitar sederet nama-nama gitaris Indonesia seperti Ian Antono, Dewa Budjana, Gugun Blues Shelter, I Wayan Balawan, Abdee Negara, (Alm) Aria ‘Baron’ Suprayogi, dan Pay Siburian, juga masuk dalam daftar yang diperhitungkan oleh berbagai pengamat musik.

Anda ingin mendapatkan pengakuan internasional seperti mereka? bagaimana jika kita mulai dari berkumpul bersama-sama dalam satu wadah dan minat yang sama seperti komunitas Indonesian Guitar Community asal kota Bandung.

Indonesian Guitar Community (IGC) adalah komunitas kumpulan para gitaris Indonesia asal Bandung, yang terbentuk pada 23 Februari 2009 di Bandung, Jawa Barat. Komunitas ini tercetus atas gagasan para pendiri yaitu Aji Brokenbones, Dadan Markingop, Rendy Daeng, dan Arwin. Dan untuk saat ini komunitas IGC diketuai oleh Albert Islami.

<img data-lazyloaded=
(Ketua IGC)

VISI IGC adalah untuk pembinaan gitaris-gitaris Indonesia yang kreatif, berkarakter, dan dapat memberikan dorongan motivasi kepada generasi muda untuk dapat mengembangkan bakat khususnya pada alat musik petik yaitu Gitar.

MISI IGC terdiri dari:

  • Memperkenalkan instrumen gitar kepada masyarakat umum terutama generasi muda
  • Mempublikasikan karya-karya anggota dalam bentuk album
  • Menyelenggarakan kegiatan musik yang terarah bagi anggota
  • Memberikan sarana dan prasarana untuk menunjukan karya ciptanya sendiri.

Latar belakang para members IGC juga sangat beragam dari usia dan profesi, mulai dari usia 20 tahun keatas dengan profesi seperti musisi, entrepreuner, profesional swasta, pengajar akademik, aparatur sipil negara, mahasiswa/i hingga pelajar sekolah. Sejak komunitas ini berdiri hingga sekarang, sudah terkumpul 100 orang lebih anggota yang bergabung dan tersebar di beberapa Regional Indonesia, sedangkan chapter Bandung sendiri sudah bergabung sebanyak 60 members. Untuk luar Bandung seperti kota Tasikmalaya ada sebanyak 30 members, Provinsi Jawa Tengah terdiri dari Pati 20 members, Solo 30 members, Temanggung 20 members, dan chapter baru yang masih masa peninjaun yaitu Provinsi Sulawesi Tenggara.

<img data-lazyloaded=

Kami bertanya kepada perwakilan IGC tentang apa yang menjadi ciri khas dari komunitas ini? jawaban Albert adalah: “Semua anggota diwajibkan untuk mempunyai karya sendiri, untuk anggota baru yang belum mempunyai karya, kami dengan senang hati akan memfasilitasi dan memotivasi mereka untuk berkembang.”

Lalu kenapa musti Gitar? “Karena kami dipertemukan oleh satu ketertarikan yang sama disaat memainkan alat musik tersebut, disaat orang lain hanya sekedar hobi, mungkin kami jauh sedikit lebih dari sekedar passion.” Pungkas Albert.

Kegiatan rutin komunitas pada periode mingguan terdiri dari, kumpul bersama di sekretariat kebun seni, no 9, dan siaran radio streaming bertajuk “guitar beyond passion” setiap hari rabu jam 8 malam

Periode bulanan ada event showcase, dua kali dalam sebulan yaitu Gathering Sharing Session.

Periode tahunan ada kegiatan Anniversary Komunitas, dimana ada kegiatan kompetisi gitar, gathering, dan foto kelas setiap bulan Ramadhan.

<img data-lazyloaded=
<img data-lazyloaded=
<img data-lazyloaded=
<img data-lazyloaded=

Memperkenalkan anak sedari dini akan seni musik dan gitar sangatlah baik. Karena sama seperti berolahraga, bermain dan menari diiringi musik membantu anak-anak mengembangkan keterampilan motoriknya. Musik melibatkan lebih dari sekadar suara atau jari, aktivitas ini juga melatih semua indera seperti telinga, mata, otot besar dan kecil pada waktu yang bersamaan. Hal ini akan membantu melatih tubuh dan pikiran bekerja sama.

Bagaimana Sobat Tikum, apakah Anda hobi bermain Gitar juga dan tertarik bergabung di Indonesian Guitar Community? Jika Ya, silahkan kunjungi halaman sosial media resmi instagram @igc.official, website: indonesianguitarcommunity.com atau hubungi hotline humas di nomor +62 812-4705-8945

Persyaratan hanya cukup membayar biaya pendaftaran dan membeli bundling merchandise /tahunan sebagai tanda aktifasi member aktif. Ayo tunggu apa lagi? Yuk, segera bergabung bagi Anda yang ingin mengembangkan pengetahuan dan kemampuan dalam bergitar.

“Every time you pick up your guitar to play, play as if it’s the last time”

Eric Clapton
Anda mungkin suka