Sejarah Komunitas Ayam Kate Indonesia

Ayam Kate adalah ayam hias asli Indonesia dengan versi mini dari ayam normal. Seperti apa kisahnya? Yuk kita simak informasinya bersama Komunitas Ayam Kate Indonesia (KAKI).

Tikum.id FowlAyam Kate adalah ayam hias asli Indonesia dengan versi mini dari ayam normal. Seperti apa kisahnya? Yuk kita simak informasinya bersama Komunitas Ayam Kate Indonesia (KAKI).

<img decoding=

Short-legged Bantam Chicken atau yang populer disebut Ayam Kate di Indonesia. Berdasarkan beberapa sumber sejarah dan literasi, American Bantam Association mencatat ada lebih dari 400 jenis ayam bantam. Asal kata ‘bantam’ adalah dari pelabuhan Banten, Indonesia. Ketika para pelaut asing berhenti di pelabuhan untuk mencari makanan segar dan persediaan air, mereka terkesan dengan ayam-ayam lokal, yang lebih kecil dari ayam-ayam di kampung halaman mereka. Bantan diubah menjadi Banten dalam bahasa Inggris umum, sehingga ayam kecil dikenal sebagai bantam.

Ayam Kate adalah versi mini dari ayam biasa dan ukurannya bisa bervariasi. Mulai dari setengah hingga dua pertiga ukuran ayam biasa. Jadi, Anda dapat dengan mudah memasukkan dua ayam bantam ke dalam ruang yang dibutuhkan oleh satu ayam standar, dan karena mereka suka terbang, bangunan akan mengakomodasi mereka dengan baik. Ukuran mereka mungkin kecil, tetapi ayam ini punya karakter pemberani dan bisa memberikan kebahagiaan bagi pemiliknya, sangat cocok untuk dipelihara di halaman belakang kecil rumah Anda.

Ayam Kate adalah pilihan yang cocok untuk pemelihara ayam pemula, baik sebagai ayam hias atau ayam petelur, harganya lebih murah untuk dipelihara, lebih mudah ditangani, tidak memakan banyak ruang, dan menjadi hewan peliharaan yang bagus untuk anak-anak.

Meskipun bukan termasuk jenis ayam petelur, namun telur ayam kate dapat dikonsumsi karena punya rasa yang enak dan bergizi tinggi sehingga sangat bermanfaat bagi kesehatan. Ayam hias asli Indonesia ini ternyata tidak pernah surut penggemar, hal ini dibuktikan dari keberadaan berbagai komunitas penggemarnya yaitu Komunitas Ayam Kate Indonesia.

Komunitas Ayam Kate Indonesia (KAKI) resmi terbentuk pada 2 Oktober 2016, atas inisiasi dari sekumpulan penghobi ayam kate, mereka adalah Mudie Cileungsi, Odenk Vexia, Rangga Firmansyah, Arrochman, Uzhe, Raden Gaank, Driya, dan Dody. Untuk saat ini KAKI diketuai oleh Bapak Odenk Vexia.


Visi KAKI adalah untuk mempopulerkan ras ayam Kate sebagai ayam hias yang menyenangkan.
Misi KAKI adalah untuk memperbanyak penghobi ayam kate melalui cara edukasi, kontes, dan pameran Ayam Kate Hias.

<img decoding=
(Ketua Komunitas Ayam Kate Indonesia)

Sejak komunitas ini berdiri, jumlah anggota dan simpatisan pada akun sosial media facebook KAKI sudah mencapai hingga 19 ribu orang, dan juga tersebar di beberapa provinsi yaitu chapter Riau. Jadi bukan tidak mungkin komunitas ini akan terus merambah ke seluruh Nusantara.

Walau mayoritas pelaku komunitas adalah pria, namun latar belakang members sangat beragam baik usia dan profesi. Mulai dari usia 12- 60 tahun, dengan profesi sebagai pelajar, wiraswasta, tenaga pengajar, pegawai swasta, dll. keasyikan hobi budidaya ayam kate memang tidak memandang status sosial.

Kami bertanya kepada perwakilan komunitas tentang apa alasan kalian memilih ayam kate sebagai hobi peliharaan? Jawaban Odenk adalah, “Karena ayam kate adalah salah satu ayam yang sudah ada dari dulu tanpa ada perhatian khusus, jika dibanding ayam-ayam ras jenis lain yang ada di Indonesia. Selain itu, beternak ayam kate juga bisa menjadi sumber pendapatan tambahan jika dilakukan dengan tekun dan serius.”

Lalu apakah ayam kate suka dipegang? “Jawabannya adalah Ya, terutama jika Anda sedang mencari ayam peliharaan yang bagus untuk anak-anak Anda, ayam ini biasanya merupakan pilihan yang tepat. Karakter umum ayam ini ramah, suka dipeluk, dan menyukai perhatian. Hal ini menjadikannya peliharaan yang sempurna untuk anak-anak atau orang dewasa yang menginginkan “sahabat baru”, Pungkas Odenk.

Kegiatan rutin KAKI di periode mingguan adalah kumpul bersama tukar menukar informasi dan pengetahuan terbaru seputar dunia unggas, sekaligus pertemuan para pengurus komunitas.

Bulanan, pertemuan seluruh anggota komunitas dan terkadang mengadakan event pra kontes.

Tahunan, mengadakan kontes ayam kate skala nasional dan syukuran ulang tahun komunitas.

<img decoding=
<img decoding=
<img decoding=
<img decoding=

Bagaimana Sobattikum, keren dan unik bukan komunitas ini, apakah Anda tertarik untuk bergabung? Cara untuk bergabung menjadi anggota resmi KAKI sangat mudah, Anda cukup punya minimal satu ekor ayam kate, kemudian silahkan berkunjung ke halaman sosial media resmi mereka di grup Facebook Komunitas Ayam Kate Indonesia (KAKI) atau Instagram @komunitasayamkate atau bisa turut datang ketika kegiatan Kopdar komunitas.

Ada 10 jenis Ayam Kate yang populer, Anda bisa memilih jenis apa yang ingin dipelihara. Berikut di antaranya: Ayam Serama, American Game Bantam, Ayam Kate Berbulu, Ayam Kate Pictave, Ayam Kate Burma, Ayam Kate Batik, Ayam Rosecomb Bantam, Ayam Kate Jepang, Ayam Kate Jambul Mekar, Belgian Bearded d’Anvers.

Tips tambahan untuk para pemula yang ingin mulai memelihara ayam kate, jagalah kebersihan kendang, pastikan ketersedian pakan ayam yang cukup seperti pelet unggas yang berkualitas baik. Selain itu, ayam ini juga membutuhkan nutrisi dari beberapa buah dan sayuran segar, seperti bok choy, semangka, bayam, stroberi, dan labu. Karena semuanya memberikan nilai gizi yang baik untuk ayam-ayam peliharaan agar penampilan mereka tetap sehat, prima, dan cemerlang penampilan saat kontes. Selamat mencoba Sobattikum.

“The key to everything is patience. You get the chicken by hatching the egg, not by smashing it.”

Arnold Glasow
Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.