Kangen Ke Cinema: You Are Not Alone

COVID-19 pandemi memberi dampak besar pada industri film , juga tercermin hampir ke seleruh sektor seni . Di seluruh dunia dan pada tingkat yang berbeda-beda, bioskop dan ruang pertunjukan ditutup, festival dibatalkan atau ditunda, dan rilis film telah dipindahkan ke tanggal mendatang atau ditunda tanpa batas waktu.

COVID-19 pandemi memberi dampak besar pada industri film , juga tercermin hampir ke seleruh sektor seni . Di seluruh dunia dan pada tingkat yang berbeda-beda, bioskop dan ruang pertunjukan ditutup, festival dibatalkan atau ditunda, dan rilis film telah dipindahkan ke tanggal mendatang atau ditunda tanpa batas waktu.

Ketika bioskop ditutup, pendapatan box office global turun bahkan hilang dalam jumlah miliaran dolar, streaming menjadi lebih populer, dan stok peserta pameran film turun secara dramatis.

Banyak blockbuster yang semula dijadwalkan akan dirilis antara Maret dan November ditunda atau dibatalkan di seluruh dunia. Demikian halnya dengan produksi film, juga terhenti.

Contohnya, Industri film Cina telah kehilangan US $ 2 miliar pada Maret 2020, setelah menutup semua bioskopnya selama periode Tahun Baru Imlek. Amerika Utara menyaksikan box office akhir pekan menunjukkan data income terendah sejak krisis 1998 antara 13-15 Maret. Pada awal Maret 2020, diprediksi bahwa box office global kehilangan US $ 5 miliar sebagai akibat dari pandemi.

So Sobat Tikum, secara pribadi ke pribadi, kita rindu nonton di Cinema atau bioskop. Ingin kembali ke Bioskop menyaksikan Box Office teranyar. Namun melihat tren perkembangan statistic Covid-19, siap-siap saja kalau Lockdown mungkin akan lebih lama dan kesempatan merasakan sensasi Cinema dan Sound Sistem glegar bakal semakin dirindukan.

Pasalnya apa?

For the sake of your Health dan perlu physical distancing dan perlu dicatat, yang paling rentan menyebarkan virus Corona, salah satunya termasuk Bioskop karena si virus mampu airborne mengambang dan bertahan hidup hingga 9 jam. Ditopup dengan kondisi bioskop yang dingin.

Hal lain, tempat duduk bioskop perlu diatur ulang untuk memenuhi requirement physical distancing dengan jarak 6 feet yang disarankan CDC. Ini mungkin jadi masalah karena jumlah penonton lebih sedikit.

Kapan Bioskop Buka?

Dibeberapa Negara khususnya UK dan EU, beberapa operator cinema atau bioskop sudah mulai menggeliat dengan tentunya dengan respek aturan Social Distancing. Diprediksi, binis cinema akan kembali ke level normal pada akhir bulan Juli 2020.

Untuk kita di Indonesia dan Negara tetangga di kawasan Asia, masih perlu menunggu kapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau lockdown akan longgar dan kita bebas untuk mengunjungi cinema.

So Sobat Tikum, untuk sementara bersabar dahulu dan selalu memprioritaskan kesehatan pribadi dan saudara-saudara kita dengan tidak saling menularkan, karena bagaimanapun Box Office tetap dapat menunggu.

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka