Jenis-jenis Pengguna Sepeda yang ‘Wara-wiri’ di Indonesia

Tikum.id Bicycle – Selain road bicycle, masih banyak jenis sepeda yang beredar di Indonesia. Yuk, kenalan dengan beberapa di antaranya!

<img data-lazyloaded=

Beberapa tahun terakhir trend bersepeda sedang naik daun. Banyak orang membeli sepeda karena berbagai alasan. Kita pun semakin sering melihat berbagai jenis dan merek sepeda berkeliaran di jalanan. Saat ini, roadster bicycle memang salah satu yang paling sering terlihat, namun masih banyak jenis sepeda lain yang ‘wara-wiri’ di Indonesia. Kenalan dengan beberapa di antaranya, yuk!

Onthel

Sepeda ini pertama kali muncul di Indonesia di masa kolonial Belanda, kemungkinan besar di sekitar Yogyakarta pada awal abad ke-20. Pada masa itu, orang-orang Belanda yang pindah dan menetap di Hindia Belanda membawa serta berbagai macam barang dari negara asal mereka ke wilayah koloni. Salah satu yang dibawa adalah moda transportasi berupa sepeda.

Sejatinya, onthel adalah tipe roadster bicycle standar dari berbagai dengan ukuran ban 28 inci dari berbagai merek yang dijual pada kurun waktu sekitar abad ke-20. Di Indonesia, sepeda onthel menjadi primadona di masyarakat bahkan setelah merdeka hingga 1970-an. Meskipun popularitasnya menurun, hingga saat ini onthel tetap memiliki basis penggemar sendiri, terutama di kalangan penggemar pernak-pernik vintage.

Road Bicycle

Roadster atau road bicycle adalah jenis sepeda yang dibuat untuk digunakan di medan keras seperti beton atau aspal. Sepeda jenis ini memiliki karakteristik roda yang tipis dan bertekanan tinggi (100 psi atau lebih), stang sejajar dengan sadel, dan memiliki rangka yang ringan. Secara umum, road bike dibuat untuk bisa dikendarai dengan kecepatan tinggi. Sejatinya, sepeda onthel dikategorikan ke dalam road bike. Hanya saja, istilah ‘sepeda onthel’ identik dengan masa kolonial Belanda, khususnya di Jawa.

Mountain Bike

Mountain bike atau mountain bicycle (MTB) atau sepeda gunung adalah jenis sepeda yang umum digunakan di medan offroad. Berbeda dengan road bike yang mengutamakan kecepatan dan kelincahan, MTB mengutamakan daya tahan dan kemampuan menerjang medan yang berat.
Perbedaan antara MTB dengan jenis sepeda lain adalah adanya sistem suspensi di kedua roda. Ukuran ban juga lebih lebar dengan ulir yang lebih kasar. MTB juga memiliki sistem persneling yang bisa disesuaikan dengan medan yang dilalui.

BMX

Sepeda BMX adalah jenis sepeda offroad yang digunakan dalam olahraga BMX (bicycle motocross). Sesuai namanya, BMX adalah versi sepeda dari motocross. Sepeda jenis ini jarang difungsikan sebagai alat transportasi, melainkan untuk balapan atau melakukan trik-trik freestyle.

Secara tampilan, sepeda BMX terlihat seperti MTB. Perbedaan paling mencolok ada pada ukuran rangka dan diameter ban yang kecil. BMX juga tidak dilengkapi dengan sistem suspensi atau persneling yang rumit seperti MTB. Karena lebih sering digunakan di area tertutup, tidak jarang atlet BMX tidak memasang rem pada sepedanya agar lebih mudah melakukan trik-trik yang rumit.

Fixie

Istilah ‘fixie’ merujuk kepada jenis road bike yang hanya memiliki satu gear pada roda belakang dan tidak dilengkapi dengan mekanisme freewheel. Tanpa mekanisme ini, sepeda fixie tidak bisa meluncur tanpa dikayuh (coasting). Karena hal ini pula beberapa pemilik fixie merasa tidak perlu memasang rem.

Sepeda Lipat

Trend sepeda lipat yang sempat naik beberapa tahun lalu menjadikannya salah satu jenis sepeda yang paling sering terlihat di jalanan, terutama di daerah perumahan. Sesuai namanya, sepeda lipat adalah sepeda yang bisa dilipat. Desain ini memudahkan pemilik untuk membawa atau menyimpan sepedanya. Oleh karena itu, sepeda ini lebih cocok digunakan untuk kegiatan rekreasi.

Jenis sepeda dengan trend yang sedang naik saat ini memang roadster bicycle, namun bukan tidak mungkin dalam beberapa waktu trend akan bergeser ke jenis sepeda lainnya. Jadi, Anda tertarik dengan jenis yang mana?

Anda mungkin suka