Kerennya Jakarta International Stadium (JIS) yang Butuh 14 Tahun Hingga Rampung

Seperti apa penampilan Jakarta International Stadium yang disebut-sebut akan menjadi basis dari Persija ini?

Tikum.id Bola – Seperti apa penampilan Jakarta International Stadium yang disebut-sebut akan menjadi basis dari Persija ini?

<img data-lazyloaded=
Jakarta International Stadium In

Setelah 14 tahun, akhirnya pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) selesai juga. Soft launching dari stadion yang berlokasi di kawasan Tanjung Priuk ini telah dilaksanakan pada 19 April silam. Pada saat itu, soft launching stadion ini berbarengan dengan final International Youth Championship (IYC) antara Atletico Madrid U-18 dan Barcelona U-18.

Stadion ini juga jadi viral di media sosial setelah digunakan sebagai lokasi salat Idulfitri (2 Mei) dan liga eksibisi Persija pada 7 Mei silam.

Bagaimana detail stadion yang disebut-sebut sebagai stadion berstandar FIFA ini? Yuk, kita intip bagaimana megahnya stadion ini!

Pembangunan Lebih dari Satu DekadePembangunan Jakarta International Stadium ini disebut-sebut memakan waktu lebih dari satu dekade, yaitu sekitar 14 tahun. Menurut sumber, pembangunan stadion ini sudah direncanakan sejak 2008 di era kepemimpinan Fauzi Bowo.

Sayangnya, di era kepemimpinan Fauzi Bowo pembangunan stadion ini terhalang kasus sengketa lahan. Padahal, Pemprov DKI sudah menggusur bangunan-bangunan liar yang berdiri di kawasan tersebut.

Pembangunan stadion ini kembali terdengar di era kepemimpinan Joko Widodo. Waktu itu, Pemprov DKI Jakarta berencana mencari pengganti Stadion Lebak Bulus yang dirombak menjadi depo Mass Rapid Transit (MRT) Lebak Bulus-Bundaran HI.

Akhirnya, pada Mei 2014, pembangunan stadion tersebut ditegaskan Jokowi harus segera dimulai. Meski begitu, pembangunan stadion ini lagi-lagi tidak kunjung terealisasikan.

Hingga pada Maret 2019, Anies Baswedan akhirnya menginisiasi pembangunan stadion tersebut. BUMD PT Jakpro-lah yang didapuk untuk menggarap proyek ini. Tiga tahun berlalu, JIS pun rampung pada 2022 dan siap digunakan oleh publik.

Multifungsi

Dalam soft launching yang diselenggarakan pada 19 April silam, gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan bahwa stadion ini merupakan bangunan yang dapat digunakan untuk berbagai macam kegiatan.

Kegiatan-kegiatan yang dimaksud tidak hanya kegiatan olahraga semata. Kegiatan budaya, keagamaan, dan kegiatan sosial bisa dilakukan di stadion ini.

Selain itu, sang gubernur juga berharap stadion JIS dapat menjadi tempat wisata baru di kawasan Jakarta Utara.

Sejauh ini, JIS sudah digunakan untuk beberapa event olahraga. Event yang dimaksud adalah laga final International Youth Championship (IYC) yang mempertemukan Atletico Madrid U-18 dan Barcelona U-18. Selain itu, ada juga pertandingan antara Indonesia All Star U-20 vs Bali United U-18. Persija pun pernah menggelar laga eksibisi bertajuk Trofeo Silaturahmi Jakarta pada 7 Mei silam.

Stadion ini juga menjadi lokasi salat Idulfitri pada 2 Mei 2022. Popularitas stadion ini pun makin meroket karena masifnya liputan media akan hal ini. Salat Idulfitri di JIS ini sendiri dihadiri sekitar 23.000 jemaah.

Standar FIFA dengan Kapasitas Besar

Stadion ini merupakan stadion yang disebut-sebut berstandar internasional (standar FIFA). Memiliki tribun dengan tiga tingkatan, stadion ini memiliki kapasitas sebanyak 82.000 penonton. Sebanyak 200 kursi disediakan untuk kaum difabel dan disediakan juga kursi untuk pendampingnya.

Rumput yang digunakan pada stadion ini merupakan gabungan antara rumput alami dan sintetis. Perawatan rumput ini pun direncanakan untuk dilakukan tanpa menggunakan pestisida sama sekali.
Dari segi atap, JIS menggunakan jenis atap retractable yang dapat dibuka dan ditutup dengan kontrol khusus. Hal ini tentu makin membuat nyaman pengguna stadion terutama jika ada event yang dilangsungkan saat cuaca kurang bersahabat.

Atap retractable ini pun masuk rekor MURI karena beratnya yang fantastis, yaitu 3.900 ton dengan panjang 270 meter. Belum ada stadion di Asia yang mampu mengalahkan ukuran atap yang megah seperti yang dimiliki JIS ini.

JIS juga merupakan stadion pertama yang memiliki sertifikat Greenship level Platinum. Sertifikat ini diberikan pada gedung/bangunan yang tidak memberikan dampak bagi lingkungan sekitar. Penggunaan panel surya dan pengelolaan sumber daya air berkonsep zero runoff merupakan dua contoh penerapan konsep ramah lingkungan yang diterapkan dalam pengelolaan stadion ini.

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka