Motor Hildebrand & Wolfmüller, Brand Sepeda Motor Pertama di Dunia

Sebagai brand sepeda motor pertama di dunia, Hildebrand & Wolfmüller punya sejarah panjang. Simak kisah ringkasnya berikut ini

Hildebrand & Wolfmüller

Tikum.id Motor – Sebagai brand sepeda motor pertama di dunia, Hildebrand & Wolfmüller punya sejarah panjang. Simak kisah ringkasnya berikut ini.

<img data-lazyloaded=
Hildebrand & Wolfmüller Display

Semua kendaraan yang kita gunakan hari ini memiliki sejarahnya masing-masing, termasuk sepeda motor. Meski saat ini Yamaha dan Honda adalah brand paling populer di dunia untuk produk kendaraan bermotor roda empat, sejarah awalnya ternyata bermula dari Hildebrand & Wolfmüller, sebuah perusahaan asal Jerman. Bagaimana kiprah Hildebrand & Wolfmüller dari awal hingga saat ini? Simak kisahnya dalam ulasan berikut ini.

Perusahaan Pertama yang Memproduksi Sepeda Motor Secara Massal

Dikenal sebagai mesin bermotor roda dua pertama yang kita kenal sebagai sepeda motor, Hildebrand & Wolfmüller asal Jerman merupakan merek sepeda motor pertama di dunia yang diproduksi secara massal. Sepeda motor itu dibuat pertama kali pada tahun 1894 hingga tahun 1897.

Proyeknya sendiri dikerjakan oleh beberapa orang yakni dua bersaudara Heinrich dan Wilhelm Hildebrand (keduanya adalah insinyur uap) yang bergabung dengan penemu Alois Wolfmüller dan mekanik Hans Geisenhof. Mereka berempat kemudian merancang mesin 4 tak bertenaga bensin dengan silinder kembar. Mereka kemudian memproduksinya secara massal dan menjualnya kepada orang-orang yang sampai saat itu sama sekali belum pernah melihat kendaraan yang dalam bahasa Jerman disebut motorrad itu.

Mesin yang dibuat oleh Hildebrand & Wolfmüller bekerja mirip dengan lokomotif uap. Cara kerjanya adalah menggunakan piston horizontal dengan batang penghubung panjang, yang memanfaatkan putaran roda, untuk memutar poros engkol yang terpasang.

Roda belakang memutar poros engkol dan berfungsi sebagai flywheel, dengan karet gelang yang kuat menarik piston kembali ke silinder untuk melakukan langkah kompresi dan buang. Karet gelang juga membantu pengendara menyalakan sepeda motor, yang waktu itu dibuat tanpa kickstart dan pedal.

Untuk bisa bergerak, sepeda motor ini membutuhkan dorongan yang cukup agar dapat melaju. Rem kayu yang diterapkan pada ban depan digunakan untuk memperlambat dan menghentikan mesin jadul yang dapat menghasilkan 2,5 hp dan kecepatan hingga 30 mph ini. Sementara itu, sistem suspensi masih belum ada dan sepeda motor hanya bisa melaju dengan 1 kecepatan saja (single speed).

Perusahaan ini membuat kira-kira 2.000 unit sepeda motor model ini dengan harga yang cukup tinggi. Meski begitu, Hildebrand & Wolfmüller tidak dianggap sukses secara komersial. Pabriknya lalu ditutup pada tahun 1919 setelah Perang Dunia Pertama. Sepeda motor dengan model yang sama juga konon dirakit di Paris dengan menggunakan lisensi oleh Duncan & Superbike.

Beberapa Unit Masih Tersisa

Meski sudah lama diproduksi, sepeda motor Hildebrand & Wolfmüller tetaplah satu bagian penting dari sejarah otomotif dunia. Beberapa unitnya bahkan masih bisa ditemukan hingga hari ini. Misalnya saja di Deutsches Zweirad-und NSU-Museum di Neckarsulm, Jerman, National Technical Museum di Praha, The Henry Ford di Detroit, Michigan, Barber Vintage Motorsports Museum di Birmingham dan di Museum Lalu Lintas Surabaya, Indonesia.

Hildebrand & Wolfmüller memang tinggal sejarah. Namun apa yang dilakukan oleh para penemunya jelas menjadi dasar penting bagi para produsen sepeda motor yang lahir setelahnya. Dari kekurangan dan kegagalan di masa lalu inilah kita bisa melihat merek-merek sepeda motor muncul dengan beragam teknologi canggih dari berbagai belahan dunia. Tertarik untuk melihat atau mencoba sendiri sepeda motor pertama di dunia ini?

Anda mungkin suka