Hari Ini Sejarah 7 Juli

sejarah mencatat kejadian-kejadian hari dalam sejarah di masa lalu 7 Juli yang akan selalu kita ingat dan kenang sebagai momentum penting dalam sejarah dunia hari ini.

1683 - Sultan Sibori dari Ternate menandatangani perjanjian yang intinya menjadikan Kesultanan Ternate sebagai kerajaan vasal Belanda.

Tikum Sejarah – Sobattikum, sejarah mencatat kejadian-kejadian pada tanggal 7 Juli di masa lalu yang akan selalu kita ingat dan kenang sebagai momentum penting dalam peradaban manusia.

Sejarah adalah catatan dan kajian tentang kejadian di masa lalu, khususnya segala sesuatu yang terjadi berkaitan dengan kehidupan kita manusia. Dalam bahasa Indonesia ada beberapa istilah sejarah termasuk babad, hikayat, riwayat, tarikh, tawarik, tambo, atau histori dapat diartikan sebagai kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau berupa penemuan, koleksi, organisasi, dan penyajian informasi mencakup kosmik, geologi, dan sejarah makhluk hidup.

Hari ini dalam sejarah 7 Juli

Linimasa dari yang tertua hingga yang paling dekat kemasa sekarang.

  • 1607 – Ekspedisi Belanda dipimpin Koopman Gillis Michaelszoon tiba di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia.
  • 1683 – Sultan Sibori dari Ternate menandatangani perjanjian yang intinya menjadikan Kesultanan Ternate sebagai kerajaan vasal Belanda.
  • 1892 – Organisasi rahasia Katipunan dibentuk di Manila dengan tujuan memperoleh kemerdekaan Filipina dari Spanyol melalui revolusi.
  • 1898 – Amerika Serikat menganeksasi Hawai’i.
  • 1937 – Invasi tentara Jepang ke Beijing pada Insiden Jembatan Marco Polo menandai dimulainya Perang Tiongkok-Jepang Kedua.
  • 1978 – Kepulauan Solomon merdeka dari Inggris.
  • 1994 – Aden ditempati tentara Yaman Utara sehingga menyelesaikan penyatuan kembali negara Yaman.
  • 2005 – Empat ledakan bom bunuh diri terjadi di tiga jalur kereta bawah tanah dan sebuah bus di London, Inggris.
  • 2007 – Pembukaan Piala Asia AFC 2007.
  • 2012 – Regina Ivanova memenangi Indonesian Idol (musim ketujuh).

Linimasa Sejarah Dunia

Sejarah dunia adalah sejarah umat manusia di seluruh dunia, semua daerah di Bumi, dirunut dari era Paleolitikum (zaman batu tua). Berbeda dengan sejarah Bumi (yang mencakup sejarah geologis Bumi dan era sebelum keberadaan manusia), sejarah dunia terdiri dari kajian rekam arkeologi dan catatan tertulis, dari zaman kuno hingga saat ini.

Pencatatan sejarah dimulai sejak aksara dan sistem tulisan diciptakan, tetapi asal mula peradaban bertolak dari periode sebelum penciptaan tulisan, atau zaman prasejarah. Prasejarah dimulai dari Paleolitikum (zaman batu tua), diikuti dengan Neolitikum (zaman batu muda) dan Revolusi Pertanian (antara 8000–5000 SM) di kawasan Hilal Subur. Revolusi tersebut merupakan titik perubahan besar dalam sejarah umat manusia karena sejak masa itu mereka telah mampu membudidayakan tumbuhan dan hewan.

Seiring dengan perkembangan pertanian, gaya hidup nomad berubah menjadi gaya hidup menetap sebagai petani. Kemajuan pertanian mengakibatkan pembagian strata pekerja dalam usaha panen. Strata pekerja menyebabkan munculnya strata masyarakat dan perkembangan kota-kota. Banyak kota kuno berkembang di tepi-tepi kumpulan air (danau dan sungai) yang dapat menyokong kehidupan. Pada masa 3000 tahun sebelum Masehi, telah muncul peradaban di lembah Mesopotamia (dataran di antara sungai Tigris dan Efrat) di Timur Tengah,di tepi Sungai Nil, Mesir, dan di lembah Sungai Indus.

Selain itu, peradaban juga muncul di lembah Sungai Kuning. Di tempat-tempat perkembangan peradaban kuno, pertumbuhan masyarakat yang semakin kompleks menyebabkan penciptaan aksara untuk mempermudah usaha administrasi dan niaga.

Sejarah Dunia Lama (khususnya Eropa dan Mediterania) umumnya terbagi menjadi Abad Kuno, yang terhitung dari zaman sebelum 476 Masehi; Abad Pertengahan, dari abad ke-5 hingga abad ke-15, meliputi Zaman Kejayaan Islam (sekitar 750 M hingga sekitar 1258 M) dan Zaman Renaisans Eropa Awal (bermula sekitar 1300 M); Abad Modern Awal,dari abad ke-15 sampai akhir abad ke-18, mencakup Abad Pencerahan; dan Abad Modern Akhir, dari masa Revolusi Industri hingga sekarang, termasuk sejarah kontemporer.

Dalam sejarah Eropa Barat, “Kejatuhan Roma” tahun 476 M umumnya dipandang sebagai penanda akhir Zaman Kuno dan permulaan Abad Pertengahan. Sebaliknya, di Eropa Timur terjadi transisi dari Kekaisaran Romawi menjadi Kekaisaran Bizantium, yang tidak runtuh sampai berabad-abad kemudian. Pada pertengahan abad ke-15, teknik cetak modern yang ditemukan Johannes Gutenberg merevolusi metode komunikasi, dan berperan dalam mengakhiri Abad Pertengahan serta menjadi perintis dalam Revolusi Ilmiah. Pada abad ke-18, akumulasi pengetahuan dan teknologi—khususnya di Eropa.


Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka