Hari Ini Sejarah 26 Juli

Sejarah Peradaban Manusia dimasa lalu dengan kejadian penting yang berkorelasi dengan masa sekarang. Hari ini 26 Juli tercatat dalam buku sejarah manusia.

1949 - Penerbangan perdana de Havilland Comet, pesawat bertenaga jet pertama.

Tikum Sejarah – Sobattikum, sejarah mencatat kejadian-kejadian pada tanggal 26 Juli di masa lalu yang akan selalu kita ingat dan kenang sebagai momentum penting dalam peradaban manusia.

Hari ini dalam sejarah 26 Juli

Linimasa dari yang tertua hingga yang paling dekat kemasa sekarang.

  • 1139 – Afonso menjadi raja pertama Portugal.
  • 1822 – Perdana Menteri Argentina José de San Martín bertemu dengan pejuang legendaris Simón Bolívar di Guayaquil untuk merencanakan masa depan Amerika Selatan.
  • 1847 – Liberia menyatakan kemerdekaannya.
  • 1887 – L. L. Zamenhof menerbitkan buku yang memperkenalkan bahasa Esperanto, Unua Libro.
  • 1950 – KNIL secara resmi dibubarkan pada pukul 00.00 setelah markas besarnya secara resmi diserahkan pada TNI oleh Dirk Cornelis Buurman van Vreeden hari sebelumnya.
  • 1953 – Fidel Castro memimpin sebuah serangan yang gagal terhadap Barak Moncada. Serangan ini memulai Revolusi Kuba.
  • 1965 – Maladewa menyatakan kemerdekaan.

Apa Itu Sejarah

Sejarah adalah catatan dan kajian tentang kejadian di masa lalu, khususnya segala sesuatu yang terjadi berkaitan dengan kehidupan kita manusia. Dalam bahasa Indonesia ada beberapa istilah sejarah termasuk babad, hikayat, riwayat, tarikh, tawarik, tambo, atau histori dapat diartikan sebagai kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau berupa penemuan, koleksi, organisasi, dan penyajian informasi mencakup kosmik, geologi, dan sejarah makhluk hidup.

Linimasa Sejarah Dunia

Sejarah dunia adalah sejarah umat manusia di seluruh dunia, semua daerah di Bumi, dirunut dari era Paleolitikum (zaman batu tua). Berbeda dengan sejarah Bumi (yang mencakup sejarah geologis Bumi dan era sebelum keberadaan manusia), sejarah dunia terdiri dari kajian rekam arkeologi dan catatan tertulis, dari zaman kuno hingga saat ini.

sejarah 22 Juli

Pencatatan sejarah dimulai sejak aksara dan sistem tulisan diciptakan, tetapi asal mula peradaban bertolak dari periode sebelum penciptaan tulisan, atau zaman prasejarah. Prasejarah dimulai dari Paleolitikum (zaman batu tua), diikuti dengan Neolitikum (zaman batu muda) dan Revolusi Pertanian (antara 8000–5000 SM) di kawasan Hilal Subur. Revolusi tersebut merupakan titik perubahan besar dalam sejarah umat manusia karena sejak masa itu mereka telah mampu membudidayakan tumbuhan dan hewan.

Seiring dengan perkembangan pertanian, gaya hidup nomad berubah menjadi gaya hidup menetap sebagai petani. Kemajuan pertanian mengakibatkan pembagian strata pekerja dalam usaha panen. Strata pekerja menyebabkan munculnya strata masyarakat dan perkembangan kota-kota. Banyak kota kuno berkembang di tepi-tepi kumpulan air (danau dan sungai) yang dapat menyokong kehidupan. Pada masa 3000 tahun sebelum Masehi, telah muncul peradaban di lembah Mesopotamia (dataran di antara sungai Tigris dan Efrat) di Timur Tengah,di tepi Sungai Nil, Mesir, dan di lembah Sungai Indus.

Selain itu, peradaban juga muncul di lembah Sungai Kuning. Di tempat-tempat perkembangan peradaban kuno, pertumbuhan masyarakat yang semakin kompleks menyebabkan penciptaan aksara untuk mempermudah usaha administrasi dan niaga.

Sejarah Dunia Lama (khususnya Eropa dan Mediterania) umumnya terbagi menjadi Abad Kuno, yang terhitung dari zaman sebelum 476 Masehi; Abad Pertengahan, dari abad ke-5 hingga abad ke-15, meliputi Zaman Kejayaan Islam (sekitar 750 M hingga sekitar 1258 M) dan Zaman Renaisans Eropa Awal (bermula sekitar 1300 M); Abad Modern Awal,dari abad ke-15 sampai akhir abad ke-18, mencakup Abad Pencerahan; dan Abad Modern Akhir, dari masa Revolusi Industri hingga sekarang, termasuk sejarah kontemporer.

Dalam sejarah Eropa Barat, “Kejatuhan Roma” tahun 476 M umumnya dipandang sebagai penanda akhir Zaman Kuno dan permulaan Abad Pertengahan. Sebaliknya, di Eropa Timur terjadi transisi dari Kekaisaran Romawi menjadi Kekaisaran Bizantium, yang tidak runtuh sampai berabad-abad kemudian. Pada pertengahan abad ke-15, teknik cetak modern yang ditemukan Johannes Gutenberg merevolusi metode komunikasi, dan berperan dalam mengakhiri Abad Pertengahan serta menjadi perintis dalam Revolusi Ilmiah. Pada abad ke-18, akumulasi pengetahuan dan teknologi—khususnya di Eropa.


Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka