Hari Ini Sejarah 19 Juli

Sejarah Peradaban Manusia dimasa lalu dengan kejadian penting yang berkorelasi dengan masa sekarang. Hari ini 19 Juli tercatat dalam buku sejarah manusia.

1903 - Maurice Garin memenangkan Tour de France pertama

Tikum Sejarah – Sobattikum, sejarah mencatat kejadian-kejadian pada tanggal 19 Juli di masa lalu yang akan selalu kita ingat dan kenang sebagai momentum penting dalam peradaban manusia.

Sejarah adalah catatan dan kajian tentang kejadian di masa lalu, khususnya segala sesuatu yang terjadi berkaitan dengan kehidupan kita manusia. Dalam bahasa Indonesia ada beberapa istilah sejarah termasuk babad, hikayat, riwayat, tarikh, tawarik, tambo, atau histori dapat diartikan sebagai kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau berupa penemuan, koleksi, organisasi, dan penyajian informasi mencakup kosmik, geologi, dan sejarah makhluk hidup.

Hari ini dalam sejarah 19 Juli

Linimasa dari yang tertua hingga yang paling dekat kemasa sekarang.

  • 711 – Pertempuran Guadalete Pasukan Muslim Umayyah dipimpin Tariq bin Ziyad mengalahkan Vasigothic yang dipimpin oleh raja Roderic.
  • 1870 – Prancis menyatakan perang terhadap Prusia, sekaligus memulai Perang Prancis-Prusia.
  • 1903 – Maurice Garin memenangkan Tour de France pertama
  • 1943 – Perang Dunia II: Roma dibom pihak Sekutu untuk pertama kalinya.
  • 1950 – Uruguay menjuarai Piala Dunia FIFA 1950, juara dunia ke-2 kalinya.
  • 1976 – Taman Nasional Sagarmatha di Nepal diresmikan.
  • 1979 – Para pemberontak Sandinista menjatuhkan pemerintahan Somoza di Nikaragua.
  • 1999 – Awal kegiatan belajar-mengajar tahun ajaran 1999/2000 di Indonesia.
  • 2003 – Kasus Asaba: Direktur utama PT Aneka Sakti Bakti (Asaba) Boedyharto Angsono dan pengawalnya, Sersan Kepala Infanteri Edy Siyep ditembak oleh 4 orang prajurit Marinir di Penjaringan, Jakarta Utara.
  • 2004 – Awal kegiatan belajar-mengajar tahun ajaran 2004/2005 di Indonesia.

Linimasa Sejarah Dunia

Sejarah dunia adalah sejarah umat manusia di seluruh dunia, semua daerah di Bumi, dirunut dari era Paleolitikum (zaman batu tua). Berbeda dengan sejarah Bumi (yang mencakup sejarah geologis Bumi dan era sebelum keberadaan manusia), sejarah dunia terdiri dari kajian rekam arkeologi dan catatan tertulis, dari zaman kuno hingga saat ini.

sejarah 19 juli

Pencatatan sejarah dimulai sejak aksara dan sistem tulisan diciptakan, tetapi asal mula peradaban bertolak dari periode sebelum penciptaan tulisan, atau zaman prasejarah. Prasejarah dimulai dari Paleolitikum (zaman batu tua), diikuti dengan Neolitikum (zaman batu muda) dan Revolusi Pertanian (antara 8000–5000 SM) di kawasan Hilal Subur. Revolusi tersebut merupakan titik perubahan besar dalam sejarah umat manusia karena sejak masa itu mereka telah mampu membudidayakan tumbuhan dan hewan.

Seiring dengan perkembangan pertanian, gaya hidup nomad berubah menjadi gaya hidup menetap sebagai petani. Kemajuan pertanian mengakibatkan pembagian strata pekerja dalam usaha panen. Strata pekerja menyebabkan munculnya strata masyarakat dan perkembangan kota-kota. Banyak kota kuno berkembang di tepi-tepi kumpulan air (danau dan sungai) yang dapat menyokong kehidupan. Pada masa 3000 tahun sebelum Masehi, telah muncul peradaban di lembah Mesopotamia (dataran di antara sungai Tigris dan Efrat) di Timur Tengah,di tepi Sungai Nil, Mesir, dan di lembah Sungai Indus.

Selain itu, peradaban juga muncul di lembah Sungai Kuning. Di tempat-tempat perkembangan peradaban kuno, pertumbuhan masyarakat yang semakin kompleks menyebabkan penciptaan aksara untuk mempermudah usaha administrasi dan niaga.

Sejarah Dunia Lama (khususnya Eropa dan Mediterania) umumnya terbagi menjadi Abad Kuno, yang terhitung dari zaman sebelum 476 Masehi; Abad Pertengahan, dari abad ke-5 hingga abad ke-15, meliputi Zaman Kejayaan Islam (sekitar 750 M hingga sekitar 1258 M) dan Zaman Renaisans Eropa Awal (bermula sekitar 1300 M); Abad Modern Awal,dari abad ke-15 sampai akhir abad ke-18, mencakup Abad Pencerahan; dan Abad Modern Akhir, dari masa Revolusi Industri hingga sekarang, termasuk sejarah kontemporer.

Dalam sejarah Eropa Barat, “Kejatuhan Roma” tahun 476 M umumnya dipandang sebagai penanda akhir Zaman Kuno dan permulaan Abad Pertengahan. Sebaliknya, di Eropa Timur terjadi transisi dari Kekaisaran Romawi menjadi Kekaisaran Bizantium, yang tidak runtuh sampai berabad-abad kemudian. Pada pertengahan abad ke-15, teknik cetak modern yang ditemukan Johannes Gutenberg merevolusi metode komunikasi, dan berperan dalam mengakhiri Abad Pertengahan serta menjadi perintis dalam Revolusi Ilmiah. Pada abad ke-18, akumulasi pengetahuan dan teknologi—khususnya di Eropa.


Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka