Hari Ini Sejarah 18 Agustus-duplicate-1

Sekarangsayatahu ada apa dengan sejarah umum dan paten, merek serta copyrights dimasa lalu sejarah 18 Agustus di tahun tahun sebelumnya hingga abad lalu

Helium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang He dan nomor atom 2. Helium tak berwarna, tak berbau, tak berasa, tak beracun, hampir inert, berupa gas monatomik, dan merupakan unsur pertama pada golongan gas mulia dalam tabel periodik

Tikum Sejarah – Sobattikum, sejarah mencatat kejadian-kejadian pada hari ini 18 Agustus di masa lalu yang akan selalu kita ingat dan kenang sebagai momentum penting dalam peradaban manusia yang hingga kini masih mempengaruhi kehidupan kita sehari hari.

Umum

Timeline Sejarah 18 agustus dari yang tertua ke paling baru

  • 1868 – Pierre Jules César Janssen menemukan helium.
  • 1877 – Asaph Hall menemukan Fobos, bulan terbesar Mars.
  • 1945 – Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia disahkan dalam sidang PPKI.
  • 2005 – Pemadaman serentak terjadi di Pulau Jawa, memberi dampak pada lebih dari 100 juta orang.
  • 2018 – Pembukaan Pesta Olahraga Asia 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Paten, Merk dan Copyright

  • 1949: Paten Tanaman Nomor 1 dikeluarkan untuk Henry Bosenberg dari New Brunswick, NJ, untuk mawar panjat.


Apa Itu Sejarah?

Sejarah adalah catatan dan kajian tentang kejadian di masa lalu, khususnya segala sesuatu yang terjadi berkaitan dengan kehidupan kita manusia. Dalam bahasa Indonesia ada beberapa istilah termasuk babad, hikayat, riwayat, tarikh, tawarik, tambo, atau histori dapat diartikan sebagai kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau berupa penemuan, koleksi, organisasi, dan penyajian informasi mencakup kosmik, geologi, dan makhluk hidup.

Linimasa Dunia

Catatan dunia adalah perjalanan umat manusia di seluruh dunia, semua daerah di Bumi, dirunut dari era Paleolitikum (zaman batu tua). Berbeda dengan Bumi (yang mencakup geologis Bumi dan era sebelum keberadaan manusia), dunia terdiri dari kajian rekam arkeologi dan catatan tertulis, dari zaman kuno hingga saat ini.

sejarah 23 juli
Timeline perdaban 6000 tahun

Pencatatan dimulai sejak aksara dan sistem tulisan diciptakan, tetapi asal mula peradaban bertolak dari periode sebelum penciptaan tulisan, atau zaman prasejarah. Prasejarah dimulai dari Paleolitikum (zaman batu tua), diikuti dengan Neolitikum (zaman batu muda) dan Revolusi Pertanian (antara 8000–5000 SM) di kawasan Hilal Subur. Revolusi tersebut merupakan titik perubahan besar dalam kisah perjalanan umat manusia karena sejak masa itu mereka telah mampu membudidayakan tumbuhan dan hewan.

Seiring dengan perkembangan pertanian, gaya hidup nomad berubah menjadi gaya hidup menetap sebagai petani. Kemajuan pertanian mengakibatkan pembagian strata pekerja dalam usaha panen. Strata pekerja menyebabkan munculnya strata masyarakat dan perkembangan kota-kota. Banyak kota kuno berkembang di tepi-tepi kumpulan air (danau dan sungai) yang dapat menyokong kehidupan. Pada masa 3000 tahun sebelum Masehi, telah muncul peradaban di lembah Mesopotamia (dataran di antara sungai Tigris dan Efrat) di Timur Tengah,di tepi Sungai Nil, Mesir, dan di lembah Sungai Indus.

Selain itu, peradaban juga muncul di lembah Sungai Kuning. Di tempat-tempat perkembangan peradaban kuno, pertumbuhan masyarakat yang semakin kompleks menyebabkan penciptaan aksara untuk mempermudah usaha administrasi dan niaga.

Dunia Lama (khususnya Eropa dan Mediterania) umumnya terbagi menjadi Abad Kuno, yang terhitung dari zaman sebelum 476 Masehi; Abad Pertengahan, dari abad ke-5 hingga abad ke-15, meliputi Zaman Kejayaan Islam (sekitar 750 M hingga sekitar 1258 M) dan Zaman Renaisans Eropa Awal (bermula sekitar 1300 M); Abad Modern Awal,dari abad ke-15 sampai akhir abad ke-18, mencakup Abad Pencerahan; dan Abad Modern Akhir, dari masa Revolusi Industri hingga sekarang, termasuk kontemporer.

Dalam sejarah Eropa Barat, “Kejatuhan Roma” tahun 476 M umumnya dipandang sebagai penanda akhir Zaman Kuno dan permulaan Abad Pertengahan. Sebaliknya, di Eropa Timur terjadi transisi dari Kekaisaran Romawi menjadi Kekaisaran Bizantium, yang tidak runtuh sampai berabad-abad kemudian. Pada pertengahan abad ke-15, teknik cetak modern yang ditemukan Johannes Gutenberg merevolusi metode komunikasi, dan berperan dalam mengakhiri Abad Pertengahan serta menjadi perintis dalam Revolusi Ilmiah. Pada abad ke-18, akumulasi pengetahuan dan teknologi—khususnya di Eropa.

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka