Hari Ini Sejarah 15 Juni

sejarah mencatat kejadian-kejadian hari dalam sejarah di masa lalu 15 Juni yang akan selalu kita ingat dan kenang sebagai momentum penting dalam sejarah dunia hari ini.

Raja John dari Inggris mengesahkan piagam Magna Carta (the Great Charter) di Runnymede.

Sobattikum, sejarah mencatat kejadian-kejadian hari sejarah 15 Juni di masa lalu yang akan selalu kita ingat dan kenang sebagai momentum penting dalam sejarah dunia hari ini.

Hari ini dalam sejarah 15 Juni

Linimasa dari yang tertua hingga yang paling dekat kemasa sekarang.

  • 1215 – Raja John dari Inggris mengesahkan piagam Magna Carta (the Great Charter) di Runnymede.
  • 1836 – Arkansas menjadi negara bagian Amerika Serikat ke-25.
  • 1844 – Charles Goodyear menerima hak paten atas penemuannya dalam proses memperkuat karet.
  • 1885 – Sejarah minyak di Indonesia: Untuk pertama kalinya ditemukan tambang minyak bumi yang cukup komersial di Telaga Said, Sumatra Utara, Hindia Belanda (sekarang Indonesia), di mana sampai dengan 1911, satu-satunya perusahaan minyak yang beroperasi hanyalah BPM (Bataafsche Petroleum Maatschappij) milik Belanda.
  • 1944 – Pertempuran Saipan: Tentara Amerika Serikat memulai invasi yang sukses di Saipan, dalam Perang Dunia II. Pesawat pengebom B-29 Superfortress melakukan serangan pertama ke Jepang.
  • 1954 – UEFA (Asosiasi Sepak bola Eropa) didirikan di Basel, Swiss.
  • 1978 – Raja Hussein dari Yordania menikahi Lisa Halaby, warga Amerika Serikat yang saat itu berusia 26 tahun yang kemudian diberi gelar Ratu Noor.
  • 1994 – Israel dan Vatikan menjalin hubungan diplomatik.
  • 2001 – Organisasi Kerjasama Shanghai dideklarasikan oleh Republik Rakyat Tiongkok, Rusia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, dan Uzbekistan.
  • 2013 – Pesawat pabrikan Eropa, Airbus A350, melakukan penerbangan uji coba perdana dari kota Toulouse ke Paris, Prancis.
  • 2013 – Pembukaan Piala Konfederasi FIFA 2013, dilaksanakan di Stadion Nasional Mané Garrincha, Brasília, Brasil.

Linimasa Sejarah Dunia

Sejarah dunia adalah sejarah umat manusia di seluruh dunia, semua daerah di Bumi, dirunut dari era Paleolitikum (zaman batu tua). Berbeda dengan sejarah Bumi (yang mencakup sejarah geologis Bumi dan era sebelum keberadaan manusia), sejarah dunia terdiri dari kajian rekam arkeologi dan catatan tertulis, dari zaman kuno hingga saat ini.

Pencatatan sejarah dimulai sejak aksara dan sistem tulisan diciptakan, tetapi asal mula peradaban bertolak dari periode sebelum penciptaan tulisan, atau zaman prasejarah.Prasejarah dimulai dari Paleolitikum (zaman batu tua), diikuti dengan Neolitikum (zaman batu muda) dan Revolusi Pertanian (antara 8000–5000 SM) di kawasan Hilal Subur. Revolusi tersebut merupakan titik perubahan besar dalam sejarah umat manusia karena sejak masa itu mereka telah mampu membudidayakan tumbuhan dan hewan.

Seiring dengan perkembangan pertanian, gaya hidup nomad berubah menjadi gaya hidup menetap sebagai petani. Kemajuan pertanian mengakibatkan pembagian strata pekerja dalam usaha panen. Strata pekerja menyebabkan munculnya strata masyarakat dan perkembangan kota-kota. Banyak kota kuno berkembang di tepi-tepi kumpulan air (danau dan sungai) yang dapat menyokong kehidupan. Pada masa 3000 tahun sebelum Masehi, telah muncul peradaban di lembah Mesopotamia (dataran di antara sungai Tigris dan Efrat) di Timur Tengah,di tepi Sungai Nil, Mesir, dan di lembah Sungai Indus.

Selain itu, peradaban juga muncul di lembah Sungai Kuning. Di tempat-tempat perkembangan peradaban kuno, pertumbuhan masyarakat yang semakin kompleks menyebabkan penciptaan aksara untuk mempermudah usaha administrasi dan niaga.

Sejarah Dunia Lama (khususnya Eropa dan Mediterania) umumnya terbagi menjadi Abad Kuno, yang terhitung dari zaman sebelum 476 Masehi; Abad Pertengahan, dari abad ke-5 hingga abad ke-15, meliputi Zaman Kejayaan Islam (sekitar 750 M hingga sekitar 1258 M) dan Zaman Renaisans Eropa Awal (bermula sekitar 1300 M); Abad Modern Awal,dari abad ke-15 sampai akhir abad ke-18, mencakup Abad Pencerahan; dan Abad Modern Akhir, dari masa Revolusi Industri hingga sekarang, termasuk sejarah kontemporer.

Dalam sejarah Eropa Barat, “Kejatuhan Roma” tahun 476 M umumnya dipandang sebagai penanda akhir Zaman Kuno dan permulaan Abad Pertengahan. Sebaliknya, di Eropa Timur terjadi transisi dari Kekaisaran Romawi menjadi Kekaisaran Bizantium, yang tidak runtuh sampai berabad-abad kemudian. Pada pertengahan abad ke-15, teknik cetak modern yang ditemukan Johannes Gutenberg merevolusi metode komunikasi, dan berperan dalam mengakhiri Abad Pertengahan serta menjadi perintis dalam Revolusi Ilmiah. Pada abad ke-18, akumulasi pengetahuan dan teknologi—khususnya di Eropa.


Komunitas

Ingin bergabung dengan Komunitas Pencinta Sejarah, Baca dulu profilnya dibawah ini.

komunitas logoKOMUNITAS HISTORIA INDONESIA

Artikel Hari ini Dalam Sejarah adalah publikasi harian, Ikuti terus dengan mengunjungi tikum.id.


Anda tertarik untuk berbagi ide dan gagasan maupun informasi komunitas Life-style?
Baca Panduan dan daftar laman pada tautan dibawah ini.



Baca Buku Elektronik – ireader c6 color ebook reader audio listening touch screen 300pi e-ink read Wifi Comiccolor screen e-book Only Chinese language

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka