Hari Ini Sejarah 10 Juni

Pulpen dipatenkan di Argentina.

Sobattikum, sejarah mencatat kejadian-kejadian hari sejarah 10 Juni di masa lalu yang akan selalu kita ingat dan kenang sebagai momentum penting dalam sejarah dunia hari ini.

Hari ini dalam sejarah 10 Juni

Linimasa dari yang tertua hingga yang paling dekat kemasa sekarang.

  • 1574 – Raja Phillip II dari Spanyol memberi gelar Insigne y Siempre Leal Ciudad (“Kota yang Penting dan Selalu Setia”) pada Manila, Filipina; selanjutnya diperingati sebagai hari jadi kota tersebut.
  • 1786 – Bendungan yang terbentuk di Sungai Dadu akibat gempa bumi 10 hari sebelumnya runtuh dan menewaskan 100.000 orang di Sichuan, Tiongkok.
  • 1886 – Ludwig II dari Bayern dinyatakan tak waras oleh psikiater sehingga tidak mampu memerintah.
  • 1934 – Italia menjuarai Piala Dunia FIFA 1934 setelah mengalahkan Cekoslovakia 2-1 (perpanjangan waktu).
  • 1943 – Pulpen dipatenkan di Argentina.
  • 1947 – Perjanjian persahabatan Republik Indonesia – Mesir ditandatangani di Kairo. Indonesia diwakili Menteri Luar Negeri Agus Salim, Mesir diwakili Perdana Menteri/Menteri Luar Negeri Nokrashi Pasha. Langkah ini menandai munculnya pengakuan internasional atas Indonesia sebagai negara merdeka dan berdaulat.
  • 1967 – Perang Enam Hari berakhir. Uni Soviet menghentikan kerjasama diplomatik dengan Israel.
  • 1968 – Kabinet Pembangunan I dilantik sebagai kabinet pertama pada masa Orde Baru di Indonesia.
  • 1998 – Pembukaan Piala Dunia FIFA 1998.
  • 2009 – Peresmian Jembatan Suramadu antara Pulau Madura dan Pulau Jawa, yang merupakan jembatan terpanjang di Indonesia.

Linimasa Sejarah Dunia

Sejarah dunia adalah sejarah umat manusia di seluruh dunia, semua daerah di Bumi, dirunut dari era Paleolitikum (zaman batu tua). Berbeda dengan sejarah Bumi (yang mencakup sejarah geologis Bumi dan era sebelum keberadaan manusia), sejarah dunia terdiri dari kajian rekam arkeologi dan catatan tertulis, dari zaman kuno hingga saat ini.

Pencatatan sejarah dimulai sejak aksara dan sistem tulisan diciptakan, tetapi asal mula peradaban bertolak dari periode sebelum penciptaan tulisan, atau zaman prasejarah.Prasejarah dimulai dari Paleolitikum (zaman batu tua), diikuti dengan Neolitikum (zaman batu muda) dan Revolusi Pertanian (antara 8000–5000 SM) di kawasan Hilal Subur. Revolusi tersebut merupakan titik perubahan besar dalam sejarah umat manusia karena sejak masa itu mereka telah mampu membudidayakan tumbuhan dan hewan.

Seiring dengan perkembangan pertanian, gaya hidup nomad berubah menjadi gaya hidup menetap sebagai petani. Kemajuan pertanian mengakibatkan pembagian strata pekerja dalam usaha panen. Strata pekerja menyebabkan munculnya strata masyarakat dan perkembangan kota-kota. Banyak kota kuno berkembang di tepi-tepi kumpulan air (danau dan sungai) yang dapat menyokong kehidupan. Pada masa 3000 tahun sebelum Masehi, telah muncul peradaban di lembah Mesopotamia (dataran di antara sungai Tigris dan Efrat) di Timur Tengah,di tepi Sungai Nil, Mesir, dan di lembah Sungai Indus.

Selain itu, peradaban juga muncul di lembah Sungai Kuning. Di tempat-tempat perkembangan peradaban kuno, pertumbuhan masyarakat yang semakin kompleks menyebabkan penciptaan aksara untuk mempermudah usaha administrasi dan niaga.

Sejarah Dunia Lama (khususnya Eropa dan Mediterania) umumnya terbagi menjadi Abad Kuno, yang terhitung dari zaman sebelum 476 Masehi; Abad Pertengahan, dari abad ke-5 hingga abad ke-15, meliputi Zaman Kejayaan Islam (sekitar 750 M hingga sekitar 1258 M) dan Zaman Renaisans Eropa Awal (bermula sekitar 1300 M); Abad Modern Awal,dari abad ke-15 sampai akhir abad ke-18, mencakup Abad Pencerahan; dan Abad Modern Akhir, dari masa Revolusi Industri hingga sekarang, termasuk sejarah kontemporer.

Dalam sejarah Eropa Barat, “Kejatuhan Roma” tahun 476 M umumnya dipandang sebagai penanda akhir Zaman Kuno dan permulaan Abad Pertengahan. Sebaliknya, di Eropa Timur terjadi transisi dari Kekaisaran Romawi menjadi Kekaisaran Bizantium, yang tidak runtuh sampai berabad-abad kemudian. Pada pertengahan abad ke-15, teknik cetak modern yang ditemukan Johannes Gutenberg merevolusi metode komunikasi, dan berperan dalam mengakhiri Abad Pertengahan serta menjadi perintis dalam Revolusi Ilmiah. Pada abad ke-18, akumulasi pengetahuan dan teknologi—khususnya di Eropa.


Komunitas

Ingin bergabung dengan Komunitas Pencinta Sejarah, Baca dulu profilnya dibawah ini.

komunitas logoKOMUNITAS HISTORIA INDONESIA

Artikel Hari ini Dalam Sejarah adalah publikasi harian, Ikuti terus dengan mengunjungi tikum.id.


Anda tertarik untuk berbagi ide dan gagasan maupun informasi komunitas Life-style?
Baca Panduan dan daftar laman pada tautan dibawah ini.



Baca Buku Elektronik – ireader c6 color ebook reader audio listening touch screen 300pi e-ink read Wifi Comiccolor screen e-book Only Chinese language

Anda mungkin suka