Hari Bakti TNI Angkatan Udara

Untuk 2020, peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara yang ke-72 mengambil tema ”Bakti Pahlawan Udara Menjadi Tonggak Sejarah, Bakti Generasi Penerus Membangun Kejayaan Angkatan Udara”. Tema ini dipilih agar peristiwa heroik yang diperingati setiap tanggal 29 Juli ini, tidak sekedar menjadi nostalgia sejarah semata, namun terus menjadi kompas moral bagi generasi penerus untuk memberikan pengabdian yang terbaik kepada TNI Angkatan Udara.

Sobattikum, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (atau biasa disingkat TNI Angkatan Udara atau TNI-AU) adalah salah satu cabang angkatan perang dan merupakan bagian dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertanggung jawab atas pertahanan negara Republik Indonesia di udara.

Sejarahnya, TNI Angkatan Udara pada awalnya bernama Tentara Keamanan Rakyat (TKR Jawatan Penerbangan). TNI Angkatan Udara dibentuk dan mulai berdiri sendiri pada tanggal 9 April 1946 bersamaan dengan dibentuknya Tentara Republik Indonesia (TRI Angkatan Udara) sesuai dengan Penetapan Pemerintah Nomor 6/SD Tahun 1946.

TNI Angkatan Udara dipimpin oleh seorang Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) yang menjadi pemimpin tertinggi di Markas Besar Angkatan Udara (MABESAU). KASAU saat ini dijabat oleh Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Kekuatan TNI-AU saat ini memiliki tiga komando operasi yaitu Komando Operasi Angkatan Udara I (Koops AU I) yang bermarkas di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Komando Operasi Angkatan Udara II (Koops AU II) yang bermarkas di Makassar, dan Komando Operasi Angkatan Udara III (Koops AU III) yang bermarkas di Biak. TNI Angkatan Udara juga memiliki satuan pasukan darat, yang disebut dengan Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara (Paskhas TNI-AU). Pasukan ini terkenal dengan sebutan Korps Baret Jingga.

TNI Angkatan Udara saat ini memiliki 37.850 personel dan dilengkapi dengan 110 pesawat tempur. Pesawat tempur tersebut termasuk lima Su-27 dan sebelas Su-30 sebagai pesawat tempur utama (dari Rusia) ditambah dengan 33 F-16 Fighting Falcons (dari Amerika Serikat), Hawk 200, KAI T-50 dan Embraer EMB314.[3] TNI Angkatan Udara juga memiliki rencana untuk membeli 11 Sukhoi Su-35[4] dan sekitar 50 KF-X[5] sebagai pengganti dari F-5E Tiger yang sudah tua sebagai pesawat tempur ringan dalam alat utama sistem persenjataannya[6][7] tetapi kontrak pengiriman untuk Su-35 dan KF-X belum ditandatangani, dan tidak ada pengiriman kedua pesawat ke Indonesia, pada bulan Februari 2020

Untuk 2020, peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara yang ke-72 mengambil tema ”Bakti Pahlawan Udara Menjadi Tonggak Sejarah, Bakti Generasi Penerus Membangun Kejayaan Angkatan Udara”. Tema ini dipilih agar peristiwa heroik yang diperingati setiap tanggal 29 Juli ini, tidak sekedar menjadi nostalgia sejarah semata, namun terus menjadi kompas moral bagi generasi penerus untuk memberikan pengabdian yang terbaik kepada TNI Angkatan Udara.

Sejarah Hari Bakti juga merupakan jawaban paling fundamental dan rasional ketika bangsa Indonesia untuk membangun kekuatan TNI Angkatan Udara mengingat luas wilayah Indonesia yang besar.

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka