Hadirnya Real Madrid dan Barcelona Di JIS Dibatalkan Karena Omicron

Tikum BolaReal Madrid dan Barcelona gagal hadir di soft opening Jakarta International Stadium (JIS) demi mencegah masuknya virus Omicron, salah satu varian COVID-19.

<img data-lazyloaded=
Under Construction Jakarta International Stadium View Night

Pecinta Real Madrid dan Barcelona pada akhirnya harus menelan pil pahit kekecewaan. Klub sepak bola internasional yang dijadwalkan menjajal Jakarta International Stadium di ajang International Youth Champion ternyata batal hadir terkait merebaknya Omicron, varian baru COVID-19 yang cukup ganas.

Sedihnya, pembatalan ini disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 3 Desember 2021 lalu, tepatnya sehari sebelum turnamen. Kebijakan ini dilakukan sebagai antisipasi untuk mencegah masuknya varian ini ke Indonesia.

Sekilas tentang Jakarta International Stadium

Bagi yang belum tahu, saat ini, pemerintah DKI Jakarta memang sedang merampungkan pembangunan Jakarta International Stadium (JIS). Stadium ini direncanakan memiliki kapasitas hingga 82 ribu penonton, dan saat ini proses pembangunan sudah mencapai 85 persen.

Pada pernyataan yang dirilis November lalu, kursi penonton telah terpasang hingga 500 buah, dengan desain single seat warna orange. Desainnya memang terinspirasi dari tone orange ala Persija, klub sepakbola kebanggaan DKI Jakarta.

Rencananya, stadium dengan standar internasional ini sudah memiliki 25.000 kursi terpasang hingga Desember ini, lengkap dengan fasilitas yang mendekati final. Lokasi ini didesain lebih baik dari Gelora Bung Karno (GBK) yang selama ini menjadi satu-satunya stadion kebanggaan Indonesia.

Rencana Awal: Jadi Tuan Rumah Ajang Internasional

Walaupun pembangunan masih belum benar-benar selesai, pemerintah berencana menggelar soft opening dengan menggelar pertandingan besar di dalamnya. Bertepatan dengan ajang International Youth Championship (IYC) di Bali dan Jakarta pada 4-11 Desember 2021, JIS direncanakan akan menjadi lokasi pertandingan di Jakarta.

Ada empat tim yang bertanding, dan semuanya akan bertanding lebih dulu di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada 4-8 Desember. Setelahnya, JIS direncanakan akan menjadi tuan rumah untuk partai final dan perebutan posisi ketiga pada 11 Desember 2021.

Hadirnya Real Madrid dan Barcelona

Pengumuman Anies Baswedan itu memang memberikan angin segar pada pecinta sepak bola Tanah Air. Tak hanya hadirnya pemain Real Madrid dan Barcelona, Indonesia juga akan kedatangan tamu dari Atletico Madrid.

Sementara itu, satu tim lagi yang akan berlaga adalah Indonesia Selection yang digawangi anak negeri. Kabar baik lain yang sempat disampaikan Anies adalah pertandingan itu bisa ditonton oleh khalayak, tetapi dengan protokol kesehatan dan persyaratan tertentu.

Sempat Ada Antisipasi Ledakan Penonton di Era Pandemi

Keputusan untuk menghadirkan penonton di ajang International Youth Championship (IYC) memang bukan tanpa pertimbangan. Dengan kapasitas JIS yang mencapai 82 ribu orang, penyelenggara berencana menerapkan social distancing pada pengunjung.

Sayangnya, hingga saat terakhir, Anies belum memberikan informasi apa pun tentang kemungkinan jumlah penonton dan persyaratannya. Sampai akhirnya, pengumuman yang muncul adalah pembatalan soft opening.

Persiapan Menuju Hari H

Sedihnya, pihak penyelenggara sebenarnya sudah berusaha melakukan persiapan sebelum para pemain dari klub luar negeri tiba. Pengerjaan stadion telah diusahakan untuk selesai lebih cepat dengan harapan semuanya bisa cukup memadai ketika hari H tiba. Kursi telah terpasang, dan direncanakan akan siap hingga 25.000 unik pada bulan Desember.

Harus Gagal karena Omicron

Sebagaimana diketahui, persiapan soft opening Jakarta International Stadium (JIS) ternyata harus dibatalkan karena anjuran pemerintah. Dalam pernyataannya, Anies Baswedan mengungkapkan bahwa hal ini dilakukan karena merebaknya virus Omicron di berbagai negara.

Dalam konferensi virtual pada Jumat (3/12/2021), Anies mengungkapkan bahwa pemerintah RI telah memutuskan bahwa segala bentuk kegiatan yang melibatkan orang asing, serta mengandung potensi mengundang kerumunan akan ditiadakan hingga waktu yang belum ditentukan. Hal ini dilakukan demi kebaikan masyarakat sendiri.

Ke depannya, belum diketahui apakah ada kelanjutan soal penyelenggaraan International Youth Championship yang melibatkan Real Madrid dan Barcelona di Indonesia. Pastinya, pemerintah saat ini belum mau ambil risiko terkait gawatnya kemungkinan yang terjadi jika penyebaran Omicron sampai ke Indonesia.

Tim sepakbola mana yang paling Sobat Tikum tunggu kehadirannya?

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka