B2W Gowes Mudik 2022, Seru dan Menyenangkan

Bike 2 Work (B2W) kembali mengadakan ‘Gowes Mudik” setelah sempat tertunda akibat wabah pandemic Covid-19 beberapa tahun kebelakang.

Bike 2 Work (B2W) kembali mengadakan ‘Gowes Mudik” setelah sempat tertunda akibat wabah pandemic Covid-19 beberapa tahun kebelakang.

<img data-lazyloaded=

Sebagai inisiator dan penyelenggara yang turut bekerja sama dengan MTB Federal Indonesia, Bike 2 Work (B2W) Indonesia telah membuka pendaftaran peserta sejak tiga pekan lalu. Antusiasme terhadap kegiatan ini terhitung tinggi. Hingga hari terakhir pendaftaran, tercatat ada 174 orang yang berminat mengikutinya. Mereka berasal dari berbagai kota, Jakarta dan sekitarnya, ada juga yang datang dari kota-kota lain di luar itu. Tujuannya pun beraneka ragam kota tujuan yang terentang dari Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.

Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat bahwa sepeda adalah sarana transportasi dan mobilitas yang ramah lingkungan, bahwa sepeda mungkin saja dimanfaatkan untuk perjalanan jauh, jika mau. Sebelum pandemi, terakhir kali Gowes Mudik dilaksanakan secara resmi pada 2019 dan berhasil terkumpul 187 orang peserta gowes.

<img data-lazyloaded=
B2W Gowes Mudik 2022
<img data-lazyloaded=
B2W Gowes Mudik 2022

Jumlah peserta tahun ini mengalami kenaikan dari tahun-tahun sebelumnya. Peserta melakukan perjalanan yang sifatnya mandiri. Pendaftaran diadakan untuk keperluan pengorganisasian secara resmi dan menjadi bagian dari kegiatan B2W Indonesia. Selain itu, juga untuk mencatat peminat merchandise yang khusus dibuat untuk event ini.

Mudik pada Hari Raya merupakan tradisi yang tak bakal lekang oleh waktu. Ada dimensi spiritual di dalamnya, selain kegiatan fisik berupa perjalanan dari tempat perantauan menuju kampung halaman dan perjumpaan dengan sanak saudara untuk memperingati hari raya Idul Fitri.

B2W Indonesia mulai menyelenggarakan gowes mudik pada 2013. Kala itu baru ada lima peserta, namun seiring waktu ternyata jumlah peminat gowes mudik terus bertambah dari tahun ke tahun. Bahkan pada tahun 2018, jumlah peserta pernah mencapai hingga 150 orang.

Dari tahun ke tahun pihak-pihak yang ikut mendukung juga terus bertambah. Semoga di masa depan kegiatan rutin tahunan ini terus bertambah peserta dan mendapat dukungan dari berbagai pihak baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak swasta.

Anda mungkin suka