Frame Alloy Paling Populer Sama Halnya Dengan Frame Steel

Tikum Bicycle – Frame (rangka) sepeda harus kokoh untuk menerima beban. Frame alloy dan frame steel adalah dua jenis rangka paling populer digunakan. Apa bedanya?

Karakter sepeda ditentukan oleh jenis material frame atau rangkanya. Saat ini, rangka sepeda yang populer di pasaran adalah yang terbuat dari bahan karbon, titanium, chromoly, alloy (logam), hingga steel (baja). Sebagai komponen penopang, rangka sepeda sudah tentu harus kuat menerima beban, nyaman digunakan, sekaligus menawarkan performa yang baik.

Dua jenis rangka yang paling umum digunakan adalah frame alloy paling populer sama halnya dengan frame steel. Apa perbedaan keduanya dan apa saja keunggulan serta kekurangan masing-masing? Simak ulasannya berikut.

Frame Steel

Steel atau baja sudah lama dipakai sebagai material rangka sepeda. Bahan ini merupakan logam besi yang kadar karbonnya lebih rendah. Agar lebih kuat dan anti karat, baja dicampur dengan logam jenis lain.

Ada stainless steel dan hi-ten steel. Komposisi baja stainless berbeda dari baja biasa, dan karakternya lebih kuat. Sedangkan baja hi-ten diklaim lebih kuat dari tipe biasa dan stainless, terutama dalam menahan tekanan. Rangka baja punya beberapa keunggulan dan kelemahan, di antaranya:

Kelebihan Frame Steel

  • Harga jualnya relatif terjangkau dan yang termurah dibandingkan rangka lain.
    Memiliki daya tahan yang baik terhadap tekanan.
  • Sifat lebih elastis. Sehingga, mampu menyerap getaran lebih baik sekaligus membuat laju sepeda Anda lebih stabil.
  • Tidak gampang patah. Bisa bengkok bila beban terlampau berat, tetapi mudah diperbaiki.

Kekurangan Frame Steel

  • Material ini lebih berat daripada jenis rangka lainnya. Frame baja kini kebanyakan dipakai pada sepeda yang bentuk rangkanya lebih kecil seperti sepeda anak dan sepeda lipat.
  • Tidak boleh disimpan di tempat atau area lembap dalam waktu lama, karena rangka baja rawan karat. Solusinya, harus rajin dibersihkan dan dikeringkan.
  • Sulit dibentuk.

Untuk membuat rangka baja lebih kuat, ketebalan tabungnya bisa ditambah. Namun, bobot keseluruhan bisa jadi makin berat.

Frame Alloy

Alloy merupakan logam campuran dengan karakter unik. Rangka ini lebih populer dengan nama rangka aluminium. Perbedaaan yang cukup mencolok antara frame alloy dan frame steel adalah material aluminium banyak dipakai oleh pabrik sepeda karena kualitasnya baik, yakni cukup kokoh, mudah dibentuk, murah, dan anti karat.

Sifat rangka ini adalah makin keras materialnya, maka makin rentan patah ketika menerima beban berat. Alloy biasanya didesain dengan ketebalan tube berbeda-beda pada beberapa titik. Apa saja kelebihan dan kekurangannya?

Kelebihan Frame Alloy

  • Lebih tahan karat.
  • Bobot lebih ringan daripada rangka jenis lain.
  • Mudah dibentuk. Ini adalah perbandingan frame alloy dan frame steel yang paling signifikan, membuat desain rangka alloy lebih bervariasi.
  • Harganya variatif, tergantung pada tingkat kesulitan saat proses pembuatan dan perakitan.
    Lebih efektif dalam menyerap tenaga.

Kekurangan Frame Alloy

  • Karakter rangkanya lebih kaku. Ini menyebabkannya lemah dalam menyerap getaran. Akibatnya, pengalaman bersepeda tidak maksimal karena menghasilkan tenaga yang kasar.
  • Rangka gampang patah jika menerima bobot terlampau berat atau melebihi kapasitas.
  • Batas pemakaian sepeda dengan rangka ini adalah maksimal 15 tahun. Namun, kembali pada pemeliharaan dan cara memakainya.
  • Komposisi logam yang dikandungnya bisa berubah. Suhu yang ekstrem adalah salah satu faktor penyebabnya.

Mana yang Lebih Bagus? Bila dilihat dari ulasan di atas, frame steel lebih unggul pada sisi fungsi dan kekuatan. Sedangkan frame alloy unggul pada segi bobot yang ringan dan desain lebih bagus karena lebih mudah dibentuk. Jadi, untuk memilih antara frame alloy dan frame steel, Anda harus mempertimbangkan, faktor yang mana yang lebih menguntungkan Anda?

Anda mungkin suka