Fat Bike Indonesia, Komunitas Penggemar Sepeda Roda Besar

Tikum Bicycle  – Tren bersepeda Fatbike terus bertumbuh di Indonesia, ini terlihat dari menjamurnya komunitas pengguna sepeda roda besar, serta turut didukung oleh berbagai pabrikan sepeda Indonesia.

<img data-lazyloaded=

Fatbikes atau Sepeda Gemuk awalnya diciptakan untuk digunakan pada jalur bersalju dan berpasir. Olahraga ini kadang-kadang disebut sebagai fatbiking. Sepeda ini punya desain lebar rangka (fork) 135 mm antara roda dengan rangka dengan tujuan agar tumpukan salju di ban tidak mentok ke rangka. akan tetapi, ternyata sepeda ini juga mampu melintasi berbagai jenis medan seperti gurun, rawa, lumpur, trotoar, atau jalur bersepeda gunung tradisional.

Sepeda dengan ban gemuk memberikan cengkeraman dan gaya gesek maksimum yang lebih baik di medan yang paling sulit. Sehingga, Fatbikes sangat ideal untuk dikendarai di pantai berpasir yang tidak dapat disediakan oleh sepeda gunung (MTB) biasa, sebab Fatbikes tidak akan selip di permukaan yang licin.

Alam Indonesia yang beraneka ragam mulai dari pegunungan yang terhampar, hutan tropis, pantai berpasir, dll. Dirasa sangat cocok bagi para pengguna Fatbikes untuk berolahraga sekaligus memacu adrenalin.

Lalu seperti apa perkembangan sepeda ini di tanah air ? untuk menjawabnya, mari kita berkenalan dengan komunitas Fat Bike Indonesia.

Fat Bike Indonesia resmi terbentuk pada 27 November 2015 atas prakarsa Bapak Ibeng dan para penggemar sepeda jenis Fatbike.

<img data-lazyloaded=
(Founder Fatbike Indonesia)

VISI komunitas adalah ingin merangkul dan mengumpulkan seluruh Fatbiker (pengguna Fatbike) di seluruh Indonesia dalam wadah komunitas sekaligus berolahraga bersama dan menumbuhkan rasa persaudaraan.

MISI komunitas ingin memperkenalkan dan mengembangkan Fatbike di Indonesia, sekaligus memperkenalkan tempat-tempat bersepeda secara nasional agar turut mendukung sektor pariwisata Indonesia.

<img data-lazyloaded=
<img data-lazyloaded=

Fat bike Indonesia mempunyai ciri khas yaitu menggunakan sepeda dengan roda diameter berukuran 26 inci dan lebar 4-5 inci. Hal unik lainnya adalah komunitas ini tidak pernah mengangkat ketua umum nasional, dan hanya ada ketua Chapter/Kota.

Latar belakang para member sangat beragam dari usia dan profesi, mulai dari umur remaja hingga diatas 60 tahun dan sudah tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Jadi, jika dalam sebuah kota terdapat minimal 5 unit pemilik sepeda Fat bike, maka kota itu sudah bisa untuk membentuk Chapter baru.

Fat Bike Indonesia punya berbagai kegiatan rutin, yang terdiri dari Gowes bersama pada setiap hari minggu pagi, perayaan ulang tahun komunitas, kegiatan bakti sosial, dan gowes bersama komunitas sepeda lain.

<img data-lazyloaded=
<img data-lazyloaded=
<img data-lazyloaded=

Dengan terus bertumbuhnya komunitas penggemar sepeda Fatbike di Indonesia rasanya sudah saatnya mereka mendapat perhatian dari berbagai lembaga negara baik pusat dan daerah dalam pengembangan menuju olahraga prestasi. Karena potensi komunitas sepeda tidak hanya menguntungkan pihak swasta saja sebagai produsen.

Bagaimana Sobat Tikum, seru dan menarik bukan bermain sepeda Fatbike. Nah, jika Anda penggemar sepeda jenis ini dan ingin bergabung serta mengembangkan komunitas Fatbike di kota asal Anda, silahkan bergabung dengan cara follow akun sosial media resmi mereka @fatbikeindonesia (Instagram) dan Fatbike Indonesia (Facebook). Nantinya, pihak Admin akan membantu untuk proses pendaftaran untuk menjadi anggota resmi.

Kami bangga bisa memperkenalkan komunitas unik seperti Fat bike Indonesia. Semoga semangat mereka juga bisa menjadi contoh bagi banyak komunitas lain dalam mengeksplor keindahan Indonesia melalui sepeda.

“A Bad Day On The Mountain Bike Always Beats A Good Day In The Office.”

(Mike Brcic)

 

Anda mungkin suka