Edouard Mendy Hampir Putus Asa, Kini Juara Piala Afrika 2021

Tikum Bola – Edouard Mendy dikenal sebagai kiper klub kenamaan Inggris, yakni Chelsea FC. Tak hanya itu, Mendy juga berprofesi sebagai penjaga gawang untuk Timnas Senegal. Ia memulai karier sebagai pesepak bola profesional sejak muda, yakni di usia 19 tahun, dengan bergabung ke klub AS Cherbourg. Mendy pun sempat mengalami fase naik-turun selama berkarier di dunia sepak bola. Pria kelahiran 1992 ini pernah hampir putus asa dan sempat jadi pengangguran selama beberapa tahun setelah dilepas Cherbourg.

<img data-lazyloaded=
Edouard Mendy Champion Afrique de Nation 2022

Kiprah Edouard Mendy di Berbagai Klub Sepak Bola

AS Cherbourg

Sebelum akhirnya bergabung dengan klub pertamanya sebagai pemain profesional, Mendy diketahui telah terjun ke dunia sepak bola sejak usianya masih belia—13 tahun. Ia masuk ke sekolah sepak bola yang berada di Prancis, yaitu Le Havre AC.

Kemudian, Edouard Mendy menandatangani kontrak dengan klub Cherbourg pada tahun 2011. AS Cherbourg sendiri adalah klub bola yang berbasis di Prancis. Mendy mulai berlaga bersama klub ini dalam ajang Championnat de France National atau lebih dikenal sebagai divisi ketiga Liga Sepak Bola Prancis.

Ketika bergabung dengan klub ini, ia juga pernah bermain di pertandingan Championnat National 2, suatu kompetisi sepak bola di divisi keempat liga Prancis. Namun, sangat disayangkan, perjalanan karier Mendy di klub ini hanya bertahan sampai musim panas tahun 2014.

Olympique de Marseille

Setelah kontraknya berakhir dengan AS Cherbourg dan tidak diperpanjang, Mendy harus menganggur alias berhenti menjadi pesepak bola. Kondisi finansialnya kian memburuk pada tahun 2015. Pasalnya, ia memiliki pasangan yang tengah mengandung dan harus melakukan persalinan anak pertamanya. Dengan terpaksa, Mendy mendaftarkan diri untuk mendapat pole emploi dari pemerintah Prancis, atau bisa disebut sebagai tunjangan pengangguran. Kendati demikian, kegigihannya untuk terus berkarier sebagai pesepak bola profesional tidak menyusut.

Di tahun 2015, Olympique de Marseille akhirnya memberi tawaran kepada Mendy untuk bermain sebagai tim cadangan. Meskipun tak bertahan lama karena ia kalah saing dengan kiper lain (Florian Escales), tetapi Mendy berhasil bertahan hingga tahun berikutnya.

Stade de Reims

Berkat konsistensi dan perjuangannya, Edouard Mendy berhasil mendapat tawaran baru sebagai tim utama di sebuah klub sepak bola Prancis Liga dua, Stade de Reims. Bahkan, ia berhasil membawa klub itu pada kemenangan Liga 2 Prancis, sehingga Reims mendapat promosi ke Liga 1.
Stade Rennais Football Club (Rennes). Di tahun 2019, Mendy pindah ke klub sepak bola yang bermain di Liga 1 Prancis, yaitu Rennes. Sejak bergabung dengan tim ini, performanya semakin menakjubkan, hingga mencuri perhatian raksasa klub Inggris, Chelsea.

Chelsea

Tak berselang lama, di tahun 2020, Mendy menandatangani kontrak dengan Chelsea untuk jangka waktu lima tahun dengan bayaran yang sangat fantastis. Selama menjadi penjaga gawang untuk Chelsea, ia berhasil membawa klub ini menjuarai Liga Champions 2020-2021. Mendy juga menorah prestasi sebagai kiper terbaik dan skuat terbaik di Liga Champions UEFA.

Tak lama setelah itu, ia dan The Blues berhasil menjuarai Piala Super Eropa. Selain itu, ia juga mendapat penghargaan sebagai kiper terbaik FIFA 2021 pada awal tahun 2022.

Karier Internasional

Sebelum akhirnya tergabung di tim nasional (timnas) Senegal, Afrika Barat, Mendy rupanya pernah mendapat tawaran dari timnas sepak bola Guinea-Bissau untuk main di pertandingan persahabatan. Ia melakukannya sebagai bentuk penghormatan pada sang ayah yang berdarah Guinea-Bissau dan tengah sakit keras saat itu.

Itulah sepenggal kisah perjalanan seorang Edouard Mendy yang bermain untuk timnas Senegal sejak tahun 2018 dan berhasil menjadikan timnya sebagai runner up Piala Afrika 2019, hingga akhirnya di tahun ini ia membawa Senegal menjadi juara di Piala Afrika 2021.