Destinasi Wisata Sejarah Sumedang, Jawa Barat. Seru dan Edukatif

Terdapat beberapa destinasi wisata sejarah di Sumedang yang seru dan edukatif untuk mengisi liburan. Simak ulasannya.

Destinasi Wisata Sejarah Sumedang

Tikum.id Travel – Terdapat beberapa destinasi wisata sejarah di Sumedang yang seru dan edukatif untuk mengisi liburan. Simak ulasannya.

Selama ini, Sumedang mungkin lebih dikenal akan kuliner tahu gorengnya yang lezat. Namun di balik itu, Sumedang juga menyimpan banyak cerita sejarah dalam berbagai bangunan dan monumen yang kini dijadikan tempat wisata. Berikut pembahasan mengenai beberapa wisata sejarah di Sumedang yang seru dan edukatif.

Museum Prabu Geusan Ulun

Museum ini berlokasi di Regol Wetan, Kabupaten Sumedang, dan merupakan tempat penyimpanan berbagai benda bersejarah peninggalan Kerajaan Sumedang Larang. Museum yang diambil dari nama penguasa terakhir Kerajaan Sumedang Larang ini terdiri dari beberapa gedung yang menyimpan jenis-jenis benda berbeda, yakni Gedung Gendeng, Gedung Gamelan, Gedung Srimangati, Gedung Pusaka, Gedung Kereta, dan Gedung Bumi Kaler.

<img data-lazyloaded=
Destinasi Wisata Sejarah Sumedang Prabu Geusan

Gedung Gendeng dan Gedung Pusaka menyimpan beberapa senjata dan pusaka seperti Makuta Binokasih, keris, dan pedang. Gedung Gamelan digunakan untuk menyimpan gamelan-gamelan pusaka, seperti Gamelan Sari Oneng Parakan Salak dari abad ke-19, Gamelan Sari Oneng Mataram yang ditinggalkan Pangeran Panembahan di abad ke-17, serta beberapa gamelan dari abad ke-18.

Gedung Bumi Kaler menyimpan naskah-naskah kitab kuno seperti Al-Qur’an tulisan tangan dan Kitab Riwayat dari abad ke-19. Di Gedung Srimangati, terdapat baju-baju besar peninggalan bupati jaman dulu dan tempat tidur Pangeran Kornel. Sementara itu, Gedung Kereta menyimpan replika kereta kencana dengan rancangan unik bernama Naga Barong.

Benteng Gunung Kunci

<img data-lazyloaded=
Destinasi Wisata Sejarah Sumedang Benteng Gunung Kunci

Benteng Gunung Kunci terletak di daerah dataran tinggi Sumedang. Dulu bangunan ini digunakan sebagai tempat beroperasinya pasukan Belanda. Karena posisinya yang strategis, benteng ini juga dijadikan pos observasi untuk mengamati pergerakan musuh. Pengunjung dapat menelusuri ruangan-ruangan yang ada di dalam benteng untuk melihat-lihat.

Benteng Gunung Palasari

<img data-lazyloaded=
Destinasi Wisata Sejarah Sumedang Benteng Gunung Palasari

Berlokasi di seberang Gunung Kunci, Gunung Palasari memiliki benteng yang terdiri dari delapan bangunan dengan dinding beton. Gunung Palasari juga merupakan kawasan hutan lindung bernama Taman Hutan Rakyat. Di masa lalu, destinasi wisata sejarah di Sumedang ini digunakan sebagai pos observasi sekaligus tempat penyimpanan mesiu.

Cadas Pangeran

Pada pembangunan jalan raya Anyer-Panarukan yang digagas oleh Daendels dulu, banyak pekerja pribumi menjadi korban karena beban kerja yang berat. Melihat hal tersebut, Pangeran Kornel sangat kesal dan menentang Daendels. Untuk menunjukkannya, Pangeran Kornel menjabat Daendels dengan tangan kiri, sementara tangan kanannya memegang keris seolah tengah menantang.

<img data-lazyloaded=
Destinasi Wisata Sejarah Sumedang Cadas Pangerang

Untuk mengenang keberaniannya, sebuah patung dengan pose demikian dibangun di sana. Terdapat pula sebuah prasasti yang memuat informasi pembuatan jalan jalur Parakanmuncang ke Sumedang.

Menara Loji

<img data-lazyloaded=
Destinasi Wisata Sejarah Sumedang Menara Loji

Terletak di dekat ITB Jatinangor dan Universitas Padjadjaran, menara bergaya gothic ini dulunya digunakan sebagai penanda waktu bekerja para buruh pribumi. Terdapat lonceng yang akan berdentang pada waktu yang ditentukan. Namun kini, lonceng itu sudah tidak ada dan hanya menyisakan menara.

Bekas Rumah Tinggal Cut Nyak Dien

Karena perlawanannya, pahlawan Cut Nyak Dien pernah dibuang ke Sumedang oleh Belanda. Tujuannya supaya tidak bisa berkomunikasi lagi dengan para pejuang Aceh yang lain. Di rumah yang kini berada di Kelurahan Regol Wetan, Semarang inilah Cut Nyak Dien menghabiskan sisa umurnya.

<img data-lazyloaded=
Destinasi Wisata Sejarah Sumedang Rumah Tjut Nyak Din

Bangunan ini tidak asli lagi karena harus direnovasi akibat gempa Tasikmalaya. Namun, desainnya yang sederhana dengan nuansa cokelat dari kayu dan anyaman bambu masih tetap dipertahankan. Di ruang tamu, pengunjung akan disambut dengan potret wajah jadul berukuran besar dari sang pahlawan Aceh.

Setelah mengetahui tempat-tempat wisata sejarah di Sumedang, diharapkan Anda yang bingung ingin merencanakan liburan ke mana dapat memperoleh inspirasi. Selamat berlibur!

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka